Media Bisnis Online | by APPKEY

Pemasaran Marketing strategy 10 Keyword Ampuh untuk Meningkatkan Omset Penjualan Online

10 Keyword Ampuh untuk Meningkatkan Omset Penjualan Online

-

10 jenis keyword online ini adalah cara meningkatkan omset penjualan online shop yang sudah terbukti manjur. Penggunaannya pun cukup mudah. Anda hanya perlu memasang keyword-keyword online ini di deksripsi produk, caption postingan olshop atau iklan.

Keyword online adalah kata-kata kunci yang digunakan untuk menelusuri informasi di internet (misalnya di Google Search). Otomatis, keyword jugalah yang menghubungkan konsumen dengan produk, jasa atau olshop Anda di dunia maya.

Semakin tepat keyword yang dipakai untuk mempromosikan produk, maka akan semakin gampang pula postingan bisnis Anda dijangkau masyarakat. Kira-kira apa saja jenis keyword online yang cocok untuk strategi promosi penjualan online Anda? Berikut jawabannya.

Artikel terkait  10 Pelayanan Customer Service Olshop untuk Maksimalkan Omset

10 Keyword Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Shop

online-shop-3

Strategi promosi penjualan online Anda dijamin akan lebih maksimal jika Anda mulai menggunakan 10 jenis keyword online berikut ini.

Jenis 1: Branded Keyword

Branded keyword atau keyword brand/merek merupakan kata kunci yang paling sering digunakan dalam strategi promosi penjualan online. Keyword online ini memuat nama perusahaan Anda disertai jenis produk yang dijual.

Contoh branded keyword adalah sebagai berikut.

  • Tablet Samsung.
  • Kaos Erigo.
  • Buku Gramedia.

Perhatikan bahwa kata-kata yang tebal (bold) pada contoh di atas merujuk pada merek bisnis. Branded keyword mempunyai tingkat pencarian dan klik (konversi) yang sangat tinggi dibanding keyword lain.

Hal tersebut bisa disebabkan oleh dua hal berikut.

  • Bagusnya reputasi, citra, dan branding perusahaan sehingga masyarakat selalu mengingat toko tersebut.
  • Ada kelompok-kelompok di masyarakat yang menggemari produk dari brand tertentu (pelanggan setia).

Namun ada baiknya bagi Anda untuk tetap membuat branded keyword sedari awal, sembari membangun branding bisnis.

Jenis 2: Keyword Pertanyaan

Tidak semua orang tahu persis apa yang ingin mereka telusuri di Google atau search engine lainnya. Hal tersebut mungkin pernah Anda alami sendiri.

Saking bingungnya bagaimana cara terbaik untuk mencari informasi, akhirnya Anda justru menuliskan pertanyaan sebagai kata kunci seperti contoh berikut.

  • Berapa harga pemasangan kawat gigi di dokter gigi?
  • Bagaimana cara memulai bisnis dropship tanpa modal?
  • Bagaimana cara bermain Crypto untuk pemula?

Nah, pertanyaan-pertanyaan di atas pun sebenarnya sudah menjadi keyword tersendiri, lho. Dalam dunia SEO, keyword-keyword di atas dikenal sebagai keyword pertanyaan.

Anda boleh memasang keyword pertanyaan untuk “mengarahkan” calon konsumen beserta permasalahannya ke website atau sosial media Anda untuk mencari jawaban. Jangan lupa tawarkan produk atau jasa bisnis Anda sebagai solusi atas masalah yang dihadapi.

Misalnya Anda menggunakan keyword “Berapa harga pemasangan kawat gigi di dokter gigi?” untuk artikel. Maka pembahasan selanjutnya pastilah seputar harga layanan tersebut disertai ajakan untuk mencoba layanan klinik gigi terbaik punya Anda sendiri.

Jenis 3: Update Keyword

Update keyword merupakan kata-kata kunci terkait beragam trend yang sedang populer di dunia maya saat ini. Anda bisa menyelipkan beberapa update keyword pada iklan atau caption postingan produk di sosmed. Dengan keyword ini, konten Anda otomatis lebih mudah dilihat masyarakat.

Namun Anda harus jeli dan sering-sering melakukan riset update keyword. Sebab, dunia internet punya pergerakan yang sangat dinamis. Apa yang sedang trend diperbincangkan hari ini bisa jadi langsung hilang di keesokan harinya.

Contoh update keyword bisa Anda temukan pada laman “trending topik” di sosial media seperti Twitter, Facebook dan Instagram.

Jenis 4: Product Keyword

Memakai product keyword juga termasuk salah satu cara meningkatkan omset penjualan online shop yang baik. Sekilas, product keyword tampak agak mirip dengan branded keyword karena bisa sama-sama mengandung nama brand di dalamnya.

Contoh product keyword adalah sebagai berikut.

  • Hape Android Samsung Galaxy A01
  • Buku tulis sekolah
  • Hape iPhone 12 Pro Max

Kata-kata “hape” dan “buku tulis” pada contoh di atas merupakan nama produk yang ditelusuri konsumen di Google atau ecommerce. Agar makin spesifik, Anda bisa memperjelas keterangan produk dengan menambahkan merek.

Jenis 5: Keyword Kompetitor

Jenis keyword lain yang marak di ecommerce adalah keyword kompetitor. Mungkin Anda pernah menelusuri keyword produk A, tapi produk B dan C juga ikut muncul di hasil penelusuran. Bisa jadi penyebabnya karena terdapat nama produk A di dalam deskripsi produk B dan C.

Beberapa konsumen juga sering sengaja menyelipkan dua keyword sekaligus saat menelusuri sesuatu. Cara ini bermanfaat untuk membandingkan keunggulan dan kelemahan dari beberapa item yang hendak dibeli.

Contoh keyword kompetitor yang disandingkan: Smartphone Samsung Z30 dan iPhone 13.

Jenis 6: Specific Keyword

Keyword spesifik juga dikenal sebagai “long-tail keyword”. Pada dasarnya ada dua jenis keyword yang dikenal dalam dunia SEO, yaitu short-tail keyword dan long-tail keyword.

Short-tail keyword memuat informasi yang umum dan singkat. Contohnya: “Novel fiksi”, “Bisnis online”, “Drama korea”.

Sedangkan long-tail keyword memiliki informasi yang lebih spesifik dan mendetil. Contohnya: “Novel Indonesia fiksi terbaik 2021”, “Strategi memulai bisnis online untuk pemula”, “Rekomendasi drama Korea komedi romantis terbaru”.

Terlihat sekali bukan perbedaannya?

Keyword spesifik pun lebih menguntungkan karena punya tingkat kompetisi yang lebih rendah dibandingkan keyword umum (short-tail). Alhasil, konsumen lebih mudah untuk menemukan produk atau jasa Anda di internet.

Tips menulis keyword spesifik untuk produk online: padukan kode barang, harga, model, nama produk dan ukuran. Contoh: Kaos lilac cotton combed 30s under 30k.

Jenis 7: Seasonal Keyword

Sesuai namanya, seasonal keyword (musiman) adalah kata-kata kunci yang hanya digunakan saat momen penjualan tertentu. Misalnya saat Hari Raya Lebaran, Natal dan Tahun Baru, atau Black Friday Sale.

Keyword ini tidak bisa digunakan pada hari biasa, sebab ia mengikuti momen-momen penjualan yang bersifat musiman saja.

Contoh seasonal keyword adalah sebagai berikut.

  • Hampers Hari Raya Lebaran
  • Kado Unik Khusus Hari Natal
  • Paket Wisata Liburan Tahun Baru
  • Smartphone Black Friday Sale

Jenis 8: Keyword Alternatif

Keyword alternatif bisa disebut juga sebagai keyword sinonim. Sering kali konsumen menyebut sebuah produk dengan berbagai nama. Untuk itu Anda wajib mencoba menyisipkan keyword sinonim agar produk tetap muncul di hasil penelusuran.

Contohnya adalah sebagai berikut.

  • Produk: baju kaos
  • Keyword utama: baju kaos
  • Keyword alternatif: kaos rumahan, kaos santai, kaos oblong, tshirt.

Jenis 9: Symptom Keyword

Berikutnya ada symptom keyword. Keyword ini paling banyak dipakai untuk penelusuran di bidang kesehatan. Namun bukan berarti Anda tidak bisa memanfaatkannya untuk bisnis.

Symptom keyword berisi hal-hal yang menjadi “permasalahan” atau “dilema” yang dirasakan konsumen. Contohnya sebagai berikut.

  • Cara instan mengempiskan perut yang buncit.
  • Cara mudah berbisnis online tanpa modal untuk pemula.
  • Cara membedakan produk asli dengan yang palsu di ecommerce.

Dan masih banyak lagi. Keyword-keyword symptom cukup sering digunakan karena konsumen ingin segera tahu jawaban atas masalah yang ia hadapi.

Jenis 10: Keyword Komplementer

Tipe keyword online yang terakhir adalah keyword komplementer (kata ganti). Kata kunci ini cocok dipakai jika olshop Anda menjual cukup banyak jenis barang.

Keyword komplementer berfungsi untuk menyebut produk secara tidak langsung dalam postingan. Misalnya Anda menjual lemari pakaian, maka Anda bisa menggunakan serangkaian keyword yang menggambarkan lemari. Misalnya: “tempat penyimpanan pakaian”, “perabot rumah tangga”, “furnitur fashion”, “furnitur penata celana dan baju”.

Keyword komplementer memiliki kegunaan yang sama dengan keyword alternatif. Keyword ini pun merupakan solusi menghindari spam kata kunci akibat pemakaian jenis keyword yang sama dalam artikel.

4 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Shop dengan Keyword Online

Kita sudah melihat jenis-jenis keyword yang baik untuk menunjang strategi promosi penjualan online. Tapi bagaimana cara memanfaatkan keyword-keyword tersebut?

Tidak perlu panik, begini 4 cara pakai keyword untuk meningkatkan omset penjualan online shop:

Padukan Short dan Long Keyword

Tips pertama, padukan short-tail dan long-tail keyword dalam caption atau artikel Anda. Perpaduan ini penting supaya artikel Anda bisa dijangkau lebih banyak orang di internet – baik mereka yang ingin tahu informasi secara umum maupun khusus (spesifik).

Namun pastikan short dan long keyword yang Anda campur dalam artikel masih berkaitan dengan topik pembicaraan, ya. Semisal Anda menulis artikel promosi produk kosmetik herbal, maka pastikan keyword-keyword yang digunakan berkaitan dengan topik tersebut.

Contohnya adalah sebagai berikut.

  • Topik: promosi produk kosmetik herbal.
  • Short keyword: skincare organik, skincare herbal, obat jerawat herbal.
  • Long keyword: rekomendasi skincare organik murah, cara memilih skincare herbal yang benar, obat jerawal herbal murah best-seller 2021.

Sisipkan di Judul dan Badan Teks

Keyword-keyword yang sudah disiapkan harus disisipkan sebaik mungkin ke dalam teks caption atau artikel. Umumnya penulis memasukkan keyword-keyword di judul, heading lalu menyebarkannya di badan teks artikel.

Yang terpenting usahakan keyword selalu masuk di judul artikel, iklan atau caption postingan produk Anda. Ini karena sistem Google selalu mendeteksi keyword-keyword yang ada di judul terlebih dahulu. Artikel yang judulnya tak memuat keyword sudah pasti akan dieliminasi dari hasil pencarian konsumen.

Hindari Spam

Selalu hindari spam keyword saat menulis deskripsi atau artikel. Yang dimaksud dengan spam keyword adalah mencantumkan keyword berulang-ulang dalam paragraf. Selain tidak nyaman dan jelas untuk dibaca konsumen, spam keyword sekarang dinilai sebagai aksi pelanggaran SEO oleh Google.

Jumlah keyword yang ideal untuk sebuah artikel saat ini hanya 5 sampai 6 kali saja. Terlalu banyak memakai keyword bisa dianggap spam, namun terlalu sedikit penggunaannya juga tidak akan memunculkan artikel di halaman 1 Google.

Buat Senatural Mungkin

Cara meningkatkan omset penjualan online shop dengan keyword yang terakhir adalah dibuat senatural mungkin. Sebisa mungkin susun keyword ke dalam kalimat dan paragraf yang padu supaya enak dibaca konsumen.

Jangan paksakan sebuah keyword ke kalimat jika memang dirasa kurang pas atau janggal. Tidak ada salahnya juga untuk menggunakan sinonim atau selipan kata-kata pemanis supaya keyword tampil lebih natural.

Menjaga kenaturalan alur tulisan sangat penting. Dalam aturan SEO 2021 pun, Google lebih merekomendasikan artikel-artikel yang nyaman dibaca sekaligus informatif kepada masyarakat.

5 Rekomendasi Keyword Tool Gratis

online-shop-4

Bingung bagaimana cara menentukan keyword online terbaik untuk bisnis Anda? Kabar gembira, sekarang Anda bisa menemukan ratusan keyword bisnis dengan praktis memakai 5 keyword tool gratis berikut ini.

Keywordtool.io

Keywordtool.io adalah keyword tool gratis terbaik untuk menemukan keyword long-tail yang spesifik. Cukup masukkan sebuah topik ke browser khusus di Keywordtool.io dan klik enter. Lalu Anda sudah bisa memperoleh banyak saran kata kunci terkait topik, lengkap dengan volume pencariannya di Google.

Ubersuggest

Nama Ubersuggest sangat terkenal di kalangan praktisi SEO karena menyediakan banyak tools lengkap untuk mendongkrak SEO web bisnis. Mulai dari keyword tool gratis, explorer analisis SEO on page web, dan fitur pelacak performa olshop pesaing. Semua fiturnya pun bisa digunakan gratis!

Google Keyword Planner

Tak mau ketinggalan, Google menyediakan keyword tool gratis bernama Keyword Planner. Fitur ini sering digunakan bersamaan dengan Google Ads. Jadi Anda bisa mencari keyword terbaik dengan Keyword Planner sebelum membuat konten Google Ads.

Banyak pengguna merekomendasikan Keyword Planner karena data-data insight-nya yang terupdate dan relevan untuk strategi marketing.

Wordtracker

Wordtracker juga bisa dipakai mencari ratusan keyword gratis dalam 1x klik. Tampilan Wordtracker sangat mudah dipahami, bahkan untuk pemula. Di sini Anda bisa menemukan banyak keyword terkait topik, ataupun menurut rekomendasi Google dan SERP.

KWFinder

Rekomendasi terakhir adalah KWFinder. Tool satu ini banyak direkomendasikan untuk pemula di bidang SEO karena cara pemakaiannya yang simpel. Anda bisa menemukan keyword apa saja di sini, gratis!

 

Demikianlah pembahasan artikel kali ini seputar jenis-jenis keyword online terbaik untuk memaksimalkan promosi. Ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ atau download aplikasinya (Google Play dan Apple Store) supaya tak ketinggalan info-info bermanfaat tentang dunia bisnis online. Sampai jumpa lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing


Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

7 Dasar Belajar Komputer dengan Cepat Untuk Pemula

Apakah Anda ingin belajar komputer? Rasanya agak ketinggalan jika kita belum menguasai komputer di era modern yang serba digital...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya