Media Bisnis Online | by APPKEY

Pemasaran Marketing strategy Sering Dilakukan, 9 Kesalahan Cara Membuat Hashtag di Promosi...

Sering Dilakukan, 9 Kesalahan Cara Membuat Hashtag di Promosi Sosial Media

-

Hashtag adalah elemen penting dalam aktivitas promosi sosial media. Sayangnya, masih banyak lho orang yang tidak tahu cara membuat hashtag promosi yang benar.

Kebanyakan orang khususnya pengguna sosial media pastinya sudah familiar dengan penggunaan hashtag. Hashtag adalah kata-kata kunci, ataupun kalimat pendek yang Anda tulis tanpa spasi dan dibumbui tanda # di bagian depan kata. Contoh hashtag adalah #tipsbisnis #onlineshop #promodiskon dan lain-lain.

Meskipun tampak mudah dibuat, nyatanya banyak orang masih bingung bagaimana cara pakai hashtag di Instagram, Twitter, FB dan sosmed lainnya. Agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, berikut ini kami paparkan 9 kesalahan umum saat menjalankan trik hashtag marketing. Selamat membaca!

Sekilas Review: Mengenal Hashtag Marketing

the-power-of-hashtag

Sebelum melompat ke kesalahan umum cara membuat hashtag, mari pahami terlebih dahulu definisi dan fungsi hashtag di Instagram, Twitter, dan sosmed lain.

Hashtag adalah kata-kata singkat yang ditulis dengan lambang # di depannya. Elemen ini diciptakan dan digunakan pertama kali pada tahun 2000 secara anonim. Tidak ada yang tahu siapa pencetus ide pemakaian hashtag pertama kali. Akan tetapi sejak itu kegunaan dan kepopuleran hashtag langsung tersebar luas di dunia maya.

Sampai hari ini pun, fungsi hashtag di Instagram, FB, Pinterest dan sosmed lainnya masih sangat penting. Hashtag berperan untuk mengumpulkan konten dengan topik serupa dalam satu kategori. Tujuannya tak lain untuk mempermudah audiens menemukan postingan sosmed sesuai minatnya.

Bayangkan situasinya seperti di laut lepas. Satu sosial media mempunyai jutaan konten yang beredar di dalamnya, bukan? Nah, hashtag berperan sebagai “pelampung” supaya konten Anda tidak tenggelam dan sulit ditemukan masyarakat pengguna sosmed.

Hashtag biasanya dibubuhkan pada caption atau deskripsi konten. Tetapi untuk beberapa platform seperti Instagram, hashtag juga bisa dibubuhkan pada video Stories.

Artikel terkait  Menghasilkan Uang dari Youtube Selain dengan Cara Monetize, Bisa?

Fungsi Hashtag di Instagram, Twitter, FB dan Lain-Lain untuk Marketing

Khusus dunia bisnis online sendiri, taktik hashtag marketing trik promosi dengan menggunakan hashtag terbukti ampuh meningkatkan vibilitas perusahaan di kalangan pengguna sosmed. Fungsi hashtag di Instagram, Twitter, FB dan sosmed bisnis lainnya adalah:

  • Meningkatkan visibilitas brand. Masyarakat umum bisa menemukan postingan Anda dengan mudah sesuai hashtag.
  • Menarik banyak calon pembeli baru. Postingan dengan hashtag yang lebih mudah dijangkau masyarakat secara otomatis akan menarik lebih banyak calon pembeli baru.
  • Menjadi sarana kampanye iklan yang menarik. Beberapa brand menggunakan hashtag untuk kampanye iklan yang seru di sosmed. Semisal brand Tokopedia yang sempat mempopulerkan #TokopediaXBTS bersama pada followersnya.
  • Media berinteraksi dengan followers. Perkuat keakraban brand dengan masyarakat melalui interaksi seru dengan hashtag.

9 Kesalahan Umum Hashtag Marketing

cara-buat-hashtag-1

Jangan diulangi, inilah 9 kesalahan umum hashtag marketing yang harus Anda hindari saat berpromosi di sosmed:

1. Terlalu Mengandalkan Hashtag

Banyak orang keliru dengan terlalu mengandalkan kekuatan hashtag sebagai poin utama trik marketing sosmed mereka. Hashtag hanya berperan sebagai alat bantu supaya konten Anda bisa ditemukan dengan mudah di sosmed. Namun sebagian orang justru menulis caption postingan full dengan hashtag saja.

Jangan pernah “mengganti” kualitas konten dan caption dengan rangkaian hashtag. Mungkin Anda sendiri pernah menemukan postingan sosmed yang deskripsinya hanya hashtag. Misalnya: #bajubaru #tokobajuonline #promobaru #katalogwanita #kausbranded dan lain-lain. Postingan yang captionnya hanya berisi hashtag saja jelas tidak menarik untuk disimak.

Tips cara membuat hashtag yang benar:

Tetap buat konten seperti biasa dengan maksimal. Sertakan gambar atau video produk yang terbaik, lengkap dengan caption menggugah rasa penasaran pembaca. Baru pada bagian akhir caption Anda memasukkan sejumlah hashtag yang relevan.

2. Buat Sendiri Hashtag Anda

Kesalahan cara pakai hashtag di Instagram, FB, Twitter dan lain-lain untuk promosi berikutnya adalah menggunakan hashtag milik brand lain (kompetitor).

Beberapa perusahaan mempunyai hashtag khusus yang menjadi ciri khas mereka. Semisal Tokopedia #SelaluAdaSelaluBisa; Mizan Fantasi dengan #MinBin dan #MizanFantasi; Gojek Indonesia #PastiAdaJalan; dan sebagainya.

Hashtag tersebut tidak boleh Anda pakai untuk bisnis sendiri karena sudah menjadi ciri khas mereka dan bisa dituduh sebagai plagiat. Di samping itu, jika Anda memasarkan produk dengan hashtag bisnis kompetitor, hal tersebut sama saja dengan Anda ikut membantu mempromosikan bisnis mereka.

Anda sendiri pun bisa membuat kreasi hashtag sendiri yang kira-kira cocok dengan keunggulan atau visi misi bisnis. Buat hashtag yang mudah diingat/dikenal, singkat dan tetap bermakna. Pilihlah juga kata kunci terbaik yang belum digunakan orang-orang sebagai hashtag. Jangan ragu untuk bermain dengan kata-kata, bahkan memasukkan ungkapan/kata-kata gaul demi menciptakan hashtag yang unik.

Tips hashtag marketing:

Tidak tahu bagaimana cara terbaik membuat hashtag unik? Tenang, Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan dengan internet untuk mengetahui isu-isu yang sedang trend. Pelajari juga bagaimana pola pikir atau strategi kompetitor dalam membuat hashtag mereka.

Pastikan hashtag Anda memenuhi 4 elemen ini supaya hasilnya bagus:

  • Relevan dengan inti dari bisnis (baik produk yang dijual atau jasa yang ditawarkan).
  • Mudah diingat.
  • Informatif tapi singkat.
  • Unik, belum pernah digunakan sama sekali oleh bisnis lain.

3. Menggunakan Hashtag di Setiap Kata

Kesalahan ketiga sekaligus yang paling umum dilakukan masyarakat adalah menggunakan hashtag di setiap kata dalam captionnya. #Contohnya #seperti #kalimat #ini #yang #sedang #Anda #baca. Sangat tidak nyaman untuk dibaca, bukan?

Penelitian memang menunjukkan bahwa pemakaian hashtag bisa meningkatkan interaksi (engagement) postingan dengan audiens hingga 2x lipat dari biasa. Tapi hal tersebut tetap bukan berarti Anda menyelipkan hashtag terlalu banyak di setiap kata. Tindakan ini juga bisa dianggap sebagai bentuk spam serta menjadikan konten Anda tidak jelas masuk kategori mana di sosial media.

Artikel terkait  Mudah Jadi Reseller Modal 0 dengan Meesho | Aplikasi Reseller No 1 Se-Indonesia

Tips cara pakai hashtag di Instagram, FB, Twitter dan lain-lain:

Tulis caption/deskripsi/pesan yang ingin disampaikan lewat postingan seperti biasa. Setelahnya, kumpulkan hashtag di bagian bawah postingan atau akhir caption agar tampak rapi.

4. Memakai Hashtag yang Salah

hashtag-3

Tidak hanya untuk mengelompokkan postingan Anda ke kategori tertentu, hashtag bisa membantu Anda mempertegas maksud dan tone (nada) dari tulisan caption. Ada beberapa hashtag yang memang dimaksudkan untuk tujuan tertentu, semisal mempopulerkan sebuah isu negatif, hashtag hoax, dan sebagainya.

Pun banyak hashtag mempunyai makna ganda yang ambigu. Jadi, Anda perlu waspada dan cermat memilah hashtag yang sesuai untuk ditulis ke percakapan online. Jika asal memilih hashtag, bukan tidak mungkin dampaknya justru membahayakan reputasi bisnis online Anda.

Tips jitu:

Selalu cek kembali apakah hashtag yang Anda hendak pakai sesuai dengan informasi dari postingan, bermakna positif, tidak ambigu dan tidak memihak isu-isu tertentu. Jika memang tidak tahu apa arti sebuah hashtag, jangan menebak-nebak dan lakukan penelusuran untuk mengetahui makna aslinya.

Berikut ini juga ada sejumlah alat bantu riset hashtag online gratis yang bisa Anda pakai untuk setiap sosmed:

  • org: alat bantu menemukan hashtag baru yang relevan dengan bisnis.
  • Ritetag: aplikasi untuk mengumpulkan hashtag yang ngetrend di Twitter, lengkap dengan uji coba statistik performa keyword pilihan.
  • com: memudahkan mencari hashtag populer di Instagram berdasarkan kategori/topik tertentu.
  • Tagboard: membantu memperlihatkan tipe-tipe konten yang populer dan pas dengan hashtag tertentu.

5. Terlalu Banyak Memakai Hashtag Trending

Secara logika, memakai hashtag yang sedang trending untuk postingan promosi memang bagus. Postingan Anda berkesempatan untuk ikut populer dengan cepat karena hashtagnya yang sedang banyak diperbincangkan.

Namun hal itu bukan berarti Anda boleh lakukan spam terlalu banyak hashtag yang sedang trend dalam 1 postingan. Sebisa mungkin cobalah untuk menggunakan hashtag populer yang tidak terlalu umum (general) dan masuk/relevan dengan bisnis Anda.

Contoh hashtag yang terlalu umum misalnya #fashion #buku #lagu dan lain-lain. Hashtag seperti ini masih terlalu luas jangkauannya dan tidak punya target konsumen yang spesifik.

Tips cara pakai hashtag di Instagram, FB, Twitter dan lain-lain yang benar:

Anda tidak perlu khawatir kekurangan stok hashtag trending, sebab dalam satu hari bisa ada lebih dari satu hashtag yang populer. Jadi Anda bisa memilah-milah hashtag mana yang cocok dengan isi postingan. Pilih hashtag yang paling bisa menonjolkan isi konten dan menyasar target konsumen yang tepat.

Jika hashtag yang sedang trend tidak sesuai dengan domain bisnis atau isi postingan, jangan dipaksakan untuk memasukkannya ke caption.

6. Tidak Memantau  Perkembangan Hashtag

Setelah membuat dan menggunakan hashtag, jangan lupa memantau kinerjanya secara berkala. Ini adalah kesalahan cara membuat hashtag yang masih sering dilakukan. Kebanyakan orang berpikir hashtag tidak perlu diapa-apakan lagi setelah dicantumkan ke caption.

Memantau perkembangan kinerja hashtag akan memberitahu Anda kata kunci mana yang membawa kesuksesan atau traffic terbanyak ke postingan. Akhirnya Anda bisa tahu kata kunci apa saja yang cocok untuk dipakai sebagai hashtag dan yang tidak.

Tips cara membuat hashtag yang mempunyai performa baik:

Pastikan Anda rutin mengecek komponen-komponen ini saat membuat hashtag:

  • Darimana wilayah/domisili followers Anda?
  • Siapa sajakah orang-orang yang difollow oleh followers bisnis Anda?
  • Apa minat, kesukaan dan kebutuhan dari followers Anda?
  • Pada pukul berapa biasanya postingan Anda banyak dilihat orang-orang?
  • Apa tipe feedback yang Anda dapatkan selama ini, apakah likes, share atau komentar?
  • Berapa persen pencapaian impresi dari setiap postingan Anda?

7. Menyamaratakan Hashtag di Semua Sosmed

Kesalahan berikutnya adalah menyamaratakan hashtag di semua sosmed. Beberapa orang yang malas melakukan riset cenderung akan membuat satu hashtag saja dan menempelkannya di semua sosmed. Padahal setiap sosmed mempunyai karakteristik dan kinerja masing-masing.

Itulah mengapa ada pedoman cara pakai hashtag di Instagram, Twitter, Facebook, LinkedIn, dan lain-lain. Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari hashtag marketing, Anda harus bisa menyisipkan hashtag sesuai dengan tipe platformnya. Contohnya seperti ini:

  • Twitter: tweet dengan hashtag mendapatkan lebih banyak engagement. Jumlah hashtag ideal biasanya 2 buah untuk 1 tweet.
  • Instagram: cara pakai hashtag di Instagram hanya untuk “melengkapi” caption saja. Letakkan hashtag di bagian bawah/akhir caption, dan Anda bisa mencantumkan hingga 30 keyword berbeda.
  • Facebook: hashtag tidak terlalu populer di Facebook. Malah terkadang beberapa post tanpa hashtag lebih populer. Jadi kekuatan utama FB Marketing adalah isi konten, bukan hashtag.

8. Pasif Menunggu Hasil

Kalau Anda mau hashtag benar-benar membuahkan hasil nyata, maka jangan berdiam pasif menunggu hasil datang sendiri. Anda harus aktif mengolah hashtag supaya bisa benar-benar mendatangkan konsumen. Bukan hanya sekadar menuliskannya di post dan memposting sekali saja.

Tips:

  • Jangan atur akun bisnis ke mode privat. Anda tidak akan bisa melihat perkembangan hashtag dalam mode ini. Biarkan akun bisnis terbuka untuk publik.
  • Gunakan hashtag lokal. Hashtag lokal lebih cepat naik populer karena audiens cenderung melihat notifikasi trend lokal di sekitar mereka.
  • Aktif lakukan kampanye. Populerkan hashtag Anda dengan mengadakan kampanye bersama orang-orang di sosmed. Anda bisa mencantumkan hashtag untuk giveaway, kontes dan lain-lain.

9. Tidak Pakai Hashtag Sama Sekali

Sudah tahu kegunaan hashtag dan cara membuatnya yang benar, tapi Anda malas mempraktekkan trik hashtag marketing tersebut. Duh, segera hilangkan kebiasaan buruk tersebut! Rasa malas tidak akan mendatakan kesuksesan apapun.

Semua tips yang Anda pelajari jelas tidak akan berguna kalau tidak dipraktekkan. Jadi mau tunggu apa lagi? Segera mulai strategi promosi dengan hashtag Anda sekarang juga!

Demikianlah pembahasan artikel tips kali ini tentang hashtag marketing. Semoga pedoman di atas mampu menambah pencerahan terkait cara membuat hashtag yang baik dan benar, ya.

Yuk ikuti terus seri artikel informatif seputar bisnis online dari MARKEY. Follow websitenya di sini agar kamu tak ketinggalan update. Untuk versi lebih simpel, kamu bisa mendownload aplikasi MARKEY di Google Play (Android) ataupun Apple Store (iOS).

Sampai jumpa lagi di pembahasan selanjutnya hanya di markey https://markey.id/ sayonara!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya