Media Bisnis Online | by APPKEY

Pemasaran ASO Pedoman Terbaik untuk App Store Optimization di Tahun Ini

Pedoman Terbaik untuk App Store Optimization di Tahun Ini

-

Toko aplikasi mobile adalah salah satu industri yang populer di era sekarang ini. Sejak kemunculan pertama mereka di masyarakat, aplikasi smartphone telah mengalami evolusi besar-besaran selama beberapa tahun terakhir, menjadikan mereka lebih menarik dan dibutuhkan oleh masyarakat luas. Terlepas dari kesuksesan toko aplikasi, ada 1 isu yang menjadi umum dihadapi oleh semua kalangan pengembang aplikasi kemudahan masyarakat menemukan aplikasi di toko online.

Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tuntas pedoman terbaik untuk optimisasi toko aplikasi 2020. Anda akan melihat bagaimana cara terbaik untuk mengatasi tantangan visibilitas di masyarakat, mempermudah aplikasi ditemukan oleh pengguna, dan meningkatkan konversi aplikasi untuk meningkatkan jumlah download.

Optimisasi Toko Aplikasi – Strategi Kunci untuk Aplikasi dan Game

mobile-app (3)

Apa itu ASO?

Setidaknya ada lebih dari 8.000.000 aplikasi dan game di toko aplikasi. Dengan adanya begitu banyak kompetitor, jelas mustahil untuk aplikasi Anda bisa menjadi terkenal tanpa memanfaatkan App Store Optimization (dalam Bahasa Indonesia yakni Optimisasi Toko Aplikasi; bisa disingkat ASO atau disebut sebagai App Store SEO).

ASO ini merupakan proses mengoptimalkan aplikasi mobile untuk memaksimalkan visibilitas aplikasi tersebut di Apple App Store dan Google Play Store, meningkatkan traffic, dan meningkatkan tingkat konversi untuk memaksimalkan jumlah download.

Proses optimisasi toko aplikasi ini merupakan suatu kegiatan yang tidak pernah putus. Setidaknya terdapat 3 tahapan dari ASO:

  1. Pencarian kata kunci dan optimisasi;
  2. Optimisasi tingkatan konversi dan pengujian A/B
  3. Pelacakan dan pengimprovisasian (+ lokalisasi)

Jika Anda masih belum tahu mengapa ASO memegang peranan yang penting, mari simak sejumlah keuntungan ASO untuk aplikasi Anda:

  1. Peningkatan visibilitas aplikasi: Halaman aplikasi yang dioptimalkan akan menduduki peringkat lebih tinggi dalam kolom hasil pencarian di mesin pencari atau toko aplikasi. Hal ini menyebabkan visibilitas aplikasi yang meningkat dan pengguna dapat menemukan aplikasi Anda lebih mudah.
  2. Peningkatan instalasi organik: Istilah instalasi organik mengacu pada aktivitas download aplikasi yang terjadi tanpa memerlukan upaya dari pihak ketiga (pengiklan). Dengan meningkatnya ASO, akan ada lebih banyak pengguna yang bisa menemukan aplikasi tanpa repot-repot melalui iklan. Otomatis hal ini akan meningkatkan jumlah instalasi organik aplikasi Anda (jadi, Anda tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk memasang iklan!).
  3. Meningkatkan tingkat konversi instalasi: Meningkatnya ASO akan memberikan Anda lebih banyak pengguna yang mengunjungi listing aplikasi Anda lalu men-download aplikasi. Dengan demikian, Anda dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan dari trafik aplikasi.
  4. Biaya akuisisi yang lebih rendah: Lebih banyak jumlah penginstalan organik terjadi akan menurunkan eCPI (biaya efektif per instalasi) saat Anda memutuskan memasang iklan berbayar.
  5. Monetisasi aplikasi yang stabil: Peningkatan jumlah pengguna otomatis menaikkan kemungkinan mereka membelanjakan uang di aplikasi Anda (seperti pembelian dalam aplikasi, item berlangganan, atau memasang iklan).

Artikel terkait  Cara Memasarkan Aplikasi Anda dengan Media Sosial

Faktor-Faktor Utama ASO

aso-1 (3)

App Store Optimization dipengaruhi oleh 2 faktor utama:

Faktor-faktor pada metadata (On-metadata factor)

Faktor-faktor pada metadata (On-metadata factor) adalah faktor-faktor yang berada langsung di bawah kontrol pengembang aplikasi dan dapat dengan mudah dimodifikasi dari Google Play Console atau App Store Connect.

Faktor-faktor langsung pada metadata ini meliputi: nama aplikasi/judul, subjudul, kata kunci dan teks promosi (hanya untuk App Store), deskripsi, URL/paket (hanya untuk Google Play), ikon, screenshot, fitur-fitur grafis (untuk Google Play saja), hingga ukuran video dan aplikasi.

Faktor-faktor di luar metadata (Off-metadata factor)

Sementara ini adalah faktor-faktor yang tidak dapat dikontrol, tetapi masih bisa diperbaiki dan dioptimalisasi oleh pengembang aplikasi sehingga menjadi lebih baik. Faktor di luar metadata ini meliputi: kecepatan dan volume dari instalasi, volume peringkat dan ulasan, dan nilai rata-rata aplikasi.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang faktor-faktor App Store Optimization beserta efeknya dalam peringkat pencarian dan tingkat konversi, Anda bisa mempelajari hasil survei faktor ASO yang diperoleh dari pengalaman serta wawasan lebih dari 60 ahli di bidang marketing aplikasi mobile.

Langkah-Langkah dan Pedoman App Store Optimization

aso-3 (1)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, App Store Optimization terdiri dari 3 tahap berbeda. Di bagian ini, Anda akan belajar lebih dalam terkait pengertian dan proses kerja di setiap tahapan ASO. Tunggu apa lagi? Let’s check this out!

Pencarian Kata Kunci dan Optimisasi

Pencarian kata kunci adalah langkah penting pertama dalam ASO guna mendapatkan visibilitas aplikasi. Jadi, Anda perlu menargetkan kata kunci yang tepat untuk aplikasi Anda. Mulailah dengan brainstorming kata kunci aplikasi. Anda bisa menuliskannya ke dalam bentuk suatu daftar. Pikirkan nilai-nilai yang dimiliki oleh aplikasi Anda dan fungsi utama ia diciptakan. Cari tahu, kira-kira masalah apa yang dapat dipecahkan oleh aplikasi untuk membantu para konsumen target?

Untuk langkah berikutnya, Anda bisa melakukan riset pasar. Siapakah pesaing utama Anda? Kategori apa yang aplikasi mereka miliki? Kata kunci apa yang mereka gunakan untuk mencapai peringkat? Untuk menjawab persoalan tersebut, Anda bisa jadi memerlukan peranan ASO seperti TheTool.

Pencarian Ekstensif untuk Kata Kunci

Ada sejumlah tips yang harus Anda perhitungkan agar mampu melakukan pencarian mendalam dan optimal terhadap kata kunci aplikasi. Tips tersebut antara lain:

1. Melakukan brainstorming saat merumuskan rincian deskripsi produk dan fungsinya yang dapat dimanfaatkan pengguna

Apakah aplikasi Anda memiliki nilai sosial di dalamnya? Ataukah aplikasi Anda bergerak di ranah bisnis, seperti membantu proses berbelanja? Apakah aplikasi Anda berupa game mobile? Apa sajakah gameplay, level permainan, dan karakter utama dalam permainan Anda? Saat mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini, percayalah nantinya Anda sudah akan memiliki seperangkat kata kunci yang baik untuk disematkan pada aplikasi.

2. Pikirkan pengguna aplikasi

Pikirkan target pengguna aplikasi Anda beserta bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Poinini akan memberikan gambaran tentang kata kunci yang mungkin mereka gunakan untuk mencari aplikasi Anda di toko aplikasi.

3. Mengecek kata kunci milik para pesaing

Identifikasi istilah serta kata kunci yang digunakan oleh aplikasi kompetitor. Setelah menemukan kata kunci dan deskripsi apa saja yang mereka gunakan, Anda bisa memilih untuk menggunakan strategi serupa atau membangun jalan sendiri yang berbeda.

4. Mencari saran kata kunci

Perluas daftar kata kunci Anda dengan melihat saran-saran terkait kata kunci. Anda dapat membrowsing sejumlah saran kata kunci dengan fitur AutoComplete di toko aplikasi atau menggunakan sebuah peralatan milik ASO itu sendiri. Masukkan kata kunci yang panjang atau singkat namun spesifik, mengingat urutan perankingan aplikasi baru dengan kata kunci umum (generik) lebih sering anjlok dan kalah di pasaran.

Artikel terkait  Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Iklan Promosi Aplikasi

Menentukan Set Final Kata Kunci

Ketika Anda telah membangun satu set besar kata kunci untuk aplikasi Anda, kini saatnya untuk menganalisa dan mengurutkan mereka berdasarkan skala prioritas. Kemudian, lakukan proses identifikasi untuk menemukan kata kunci terpenting dari kelompok tersebut. Tetapi bagaimana cara melakukannya? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ingat:

1. Perkiraan Traffic dan Tingkat Kesulitan

Pilihlah kata kunci yang akan membantu Anda mendapatkan visibilitas tinggi dalam proses pencarian masyarakat. Pilih kata kunci yang memiliki keseimbangan baik antara traffic dan tingkat kesulitan medium (alias, tidak terlalu mudah sekaligus tidak terlalu kompetitif). Menggunakan target kata kunci dengan level terlalu kompetitif atau sulit biasanya akan mempersulit visibilitas aplikasi baru.

Sebagai gantinya, Anda bisa mendapatkan lebih banyak visibilitas dengan menggunakan kombinasi kata kunci yang bersifat jangka panjang. Akan lebih baik jika aplikasi Anda menjuarai di kelompok kata kunci yang umum, ketimbang menggunakan kata kunci level atas dan rumit tetapi mendapatkan peringkat yang rendah karena susah dicari. Ingat, visibilitas adalah kuncinya!

2. Rangking dari Pesaing

Mengawasi pesaing Anda merupakan langkah yang bijak. Mengawasi pesaing di sini berarti memantau peringkat kata kunci mereka untuk mengidentifikasi keberadaan niche potensial serta kesempatan untuk mengungguli pesaing.

3. Iklan Penelusuran Apple

Jika Anda mengaktivasi iklan penelusuran Apple untuk aplikasi atau game iOS buatan Anda, maka Anda akan bisa menggunakan metrik ASA sebagai indikator kinerja untuk mengevaluasi kata kunci aplikasi. Iklan penelusuran Apple memungkinkan Anda membandingkan rasio konversi dan volume penelusuran pada kata kunci yang berbeda. Selain itu, Anda bisa melihat kata kunci mana yang paling relevan untuk digunakan di aplikasi iOS Anda. Berita bagusnya lagi, saat ini iklan penelusuran Apple telah tersedia di lebih banyak negara di dunia!

Catatan tambahan : penting untuk Anda mencoba gunakan daftar kata kunci yang panjang, semisal 60-120 untuk setiap negara. Sering kali pengguna lebih suka melakukan pencarian dengan kata kunci spesifik alih-alih general. Jadi, bekerja dengan menggunakan saran kata kunci yang relevan menjadi kunci utama: di mana ada saran yang muncul, otomatis di situ akan ada potensial traffic juga. Pilih semua kombinasi kata kunci yang relevan dan bisa membantu mengarahkan masyarakat untuk men-download aplikasi Anda.

Mengoptimasi Elemen Tekstual di Halaman Produk / Daftar Toko Aplikasi

Sekarang, setelah Anda membangun set kata kunci aplikasi, tiba saatnya untuk memasukkan kata kunci tersebut ke listing aplikasi Anda dan melihat efek kerjanya.

App Store dan Google Play memiliki algoritma yang berbeda sehingga dengan demikian, masing-masing toko aplikasi ini menggunakan elemen yang berbeda sebagai penentu peringkat pencarian aplikasi. Yuk baca terus untuk mempelajari cara mengoptimalkan elemen tekstual halaman produk Anda di kedua toko aplikasi!

Nama Aplikasi / Judul

Elemen ini menjadi salah satu faktor penentu peringkat terkuat di kedua toko aplikasi. Nama aplikasi / judul memegang peranan penting dalam menentukan peringkat pencarian serta tingkat konversi download.

Di Google Play Store, Anda dapat menggunakan hingga 50 karakter untuk judul aplikasi. Anda juga bisa menambahkan beberapa kata kunci terkuat setelah nama aplikasi Anda. Namun ingatlah untuk membuat nama aplikasi Anda pendek dan menarik. Apabila memilih untuk menyertakan kata kunci, pilihlah kata kunci yang paling cocok menggambarkan tujuan atau nilai utama aplikasi Anda.

Sementara di App Store, sayangnya, jumlah karakter untuk nama aplikasi cukup terbatas, yakni hanya 30 karakter. Jadi buatlah nama aplikasi yang pendek dan ringkas saja. Terdengar mudah, namun pada faktanya, hal ini adalah tantangan yang cukup sulit! Anda harus pintar-pintar merumuskan nama aplikasi yang pendek, mengesankan dan mencakup beberapa kata kunci inti aplikasi.

Sub Judul  App Store

Sub judul telah diperkenalkan oleh iOS 11 dan juga memiliki jumlah karakter yang pendek (30 karakter). Meski begitu, sub judul memiliki efek tidak hanya pada peringkat pencarian aplikasi, tetapi juga pada rasio klik per tayang (CTR) dan rasio konversi (CR) dari aplikasi Anda. CTR berfungsi untuk mengukur jumlah pengguna yang menemukan aplikasi Anda di laman pencarian serta orang-orang yang mengunjungi laman aplikasi Anda. Sedangkan CR mengukur jumlah pengunjung laman yang mengunduh aplikasi.

Tujuan utama dari sub judul adalah untuk menambahkan informasi tambahan tentang aplikasi. Gunakan elemen ini untuk menyoroti fitur atau fungsi terbaik aplikasi Anda dan menambahkan kata kunci penting. Ingat, tetap gunakan ruang tambahan ini dengan bijak sesuai keperluan.

Artikel terkait  ASO vs SEO 2020 : Mana yang Terbaik untuk Memaksimalkan Aplikasi Bisnis?

Deskripsi Singkat  Google Play Store

Deskripsi singkat adalah kolom yang bisa diisi dengan 80 karakter. Kolom ini digunakan untuk menekankan nilai aplikasi Anda dan menawarkan hal-hal menarik aplikasi ke calon pengguna. Selain itu  juga, Anda harus menyertakan kata kunci utama aplikasi dalam elemen satu ini! Di Google Play Store sendiri, bagian deskripsi singkat aplikasi juga memengaruhi peringkat pencarian dan tingkat konversi download. Alhasil, penting untuk Anda menjaga keseimbangan antara optimasi pencarian aplikasi dan upaya optimasi CR.

Ranah Kata Kunci App Store

Di App Store, Anda bisa menemukan elemen yang memuat hingga 100 karakter untuk memperkenalkan kata kunci aplikasi Anda. Elemen kata kunci ini mempengaruhi peringkat pencarian aplikasi Anda, tetapi tidak akan dapat dilihat oleh pengguna atau masyarakat.

Masukkanlah kata kunci Anda di bagian ini tanpa menggunakan spasi. Jadi untuk memisahkan setiap kunci, Anda harus menggunakan  tanda koma. Apple akan mencampur dan mencocokkan setiap kata kunci dan menciptakan semua kemungkinan kombinasi kata kunci untuk pencarian aplikasi Anda. Selain itu, ingatlah untuk tidak menambahkan kata kunci yang sudah Anda tambahkan di nama aplikasi atau sub judul.

Deskripsi

Dibandingkan deskripsi pendek, deskripsi panjang memiliki peranan yang jauh berbeda di masing-masing toko aplikasi. Untuk aplikasi Android di Google Play, deskripsi panjang adalah elemen yang sangat penting untuk menjaga kepadatan penggunaan kata kunci aplikasi (2-3%). Di sini, Anda harus memasukkan kombinasi kata kunci aplikasi dan menyebutkan kata kunci terpenting beberapa kali.

Pada elemen ini, Anda memiliki 4.000 karakter yang dapat digunakan untuk menghasilkan deskripsi yang rapi dan terstruktur dengan baik. Idealnya, deskripsi ini mencakup semua informasi berharga dan penawaran yang bersifat persuasif untuk mendorong pengguna menginstal aplikasi Anda.

Hanya saja dalam kasus App Store, elemen deskripsi tidak mempengaruhi peringkat kata kunci aplikasi (tapi, kolom deskripsi masih mempengaruhi visibilitas dalam pencarian di website).

Satu lagi, ingatlah bahwa kalimat pertama deskripsi (3 baris pertama) harus menjadi yang paling menarik untuk mendorong pengguna menginstal dan mencoba aplikasi. Jadi berusalah untuk menjadi lebih kreatif dalam menulis deskripsi!

Artikel terkait  7 Metode Dasar dalam Promosi Aplikasi | Contoh Promosi Aplikasi yang Sukses

Optimisasi Tingkat Konversi (Conversion Rate Optimization / CRO) dan Uji Coba A/B

Setelah mengoptimalisasi elemen-elemen tekstual dari halaman aplikasi Anda, kini waktunya belajar cara terbaik mengoptimalisasi tangkat konversi pengunduhan (Conversion Rate). Tak sedikit pengembang aplikasi yang menemui kesulitan di tahap ini karena halaman aplikasi mereka mendapatkan banyak jumlah pengunjung, namun sedikit sekali orang yang benar-benar berakhir mengunduh aplikasi tersebut.

Unsur visual dan penilaian pengguna terhadap aplikasi menjadi elemen utama yang mempengaruhi rasio konversi untuk masing-masing toko aplikasi. Selain itu, Anda juga harus memberi perhatian khusus terhadap ukuran aplikasi. Sebab bukan tidak ukuran aplikasi yang terlalu besar (seperti lebih dari 100MB) menyebabkan kegagalan pengunduhan aplikasi dengan menggunakan data layanan seluler.

icon-aplikasi-1-2 (2)

Ikon aplikasi yang menarik, unik dan eye-catching dapat dengan mudah menarik minat dan fokus orang-orang saat aplikasi Anda muncul di laman pencarian mereka. Jangan bebani ikon Anda dengan terlalu banyak warna berbeda ataupun detail lain. Alih-alih, buatlah ikon yang sederhana tapi unik. Selain itu, jangan lupa untuk membuat ikon yang scalable, alias, memungkinkan setiap pengguna dengan beragam gadget untuk melihat versi terbaik dari ikon aplikasi Anda.

Screenshots Tampilan Aplikasi

Screenshot tampilan aplikasi bisa membantu Anda menyoroti fitur-fitur aplikasi unggulan guna lebih meyakinkan pengguna untuk mendownload aplikasi Anda. Gunakan beberapa screenshot untuk membuat suatu “alur cerita” tentang kerja aplikasi yang menarik perhatian! Di Google Play Store, Anda dapat menambahkan hingga 8 screenshot per aplikasi, sedangkan di App Store bisa mencapai 10 screenshot per aplikasi.

Selain itu, padukan gambar dengan teks berisi ajakan kepada pengguna untuk mencoba sendiri fitur-fitur terbaik aplikasi guna memancing rasa penasaran mereka. Ingat, 2-3 gambar screenshot pertama adalah yang paling penting. Jadi, jangan asal menempatkan screenshot, ya!

Fitur Grafis  Google Play Store

Selain screenshot, laman aplikasi dan game di Google Play Store juga dilengkapi dengan fitur grafis berupa gambar atau video. Elemen ini juga memainkan peran penting dalam mempengaruhi tingkat konversi download aplikasi. Jika Anda memilih menggunakan video yang memperkenalkan aplikasi, maka thumbnail video akan bertindak sebagai fitur grafis Anda.

Video

Video adalah salah satu elemen andalan yang dapat digunakan untuk mempersuasi konsumen agar mengunduh aplikasi Anda. Video ditampilkan secara berbeda di masing-masing toko aplikasi. Di App Store, Anda dapat menambahkan hingga 3 pratinjau video tanpa suara yang akan diputar otomatis. Video ini juga biasa muncul di laman hasil penelusuran dan halaman produk. Sedangkan di Google Play Store, Anda hanya dapat menambahkan 1 video berupa tautan YouTube. Video ini akan ditampilkan di bagian atas halaman produk. Ketika membuat video untuk aplikasi, ingatlah sejumlah poin penting berikut ini:

  • Jangan membanjiri para pemirsa dengan terlalu banyak fitur aplikasi. Pilihnya 3-5 fitur terbaik untuk ditampilkan dalam video.
  • Jaga agar durasi viddeo tetap pendek. Detik-detik pertama sangat penting untuk meyakinkan pengguna tentang nilai aplikasi. Selain itu, bagian ini juga berguna dalam menumbuhkan minat terhadap aplikasi. Sedangkan untuk App Store, video hanya dapat berdurasi sepanjang 30 detik.
  • Periksa persyaratan format video lebih lanjut dari masing-masing toko aplikasi (App Store dan Google Play Store) agar video Anda dapat ditayangkan dengan sesuai.

Pengujian A/B untuk Meningkatkan Tingkat Konversi

Setelah mengetahui cara mengoptimalkan elemen visual pada laman aplikasi Anda di toko, kini saatnya melakukan tes A/B guna mencari tahu elemen visual versi manakah yang bekerja paling baik dalam menaikkan tingkat konversi.

Google Play menyediakan pengujian A/B di konsol pengembang (dengan Google Eksperimen), sementara di App Store, Anda akan memerlukan bantuan alat penguji dari pihak ketiga. Ikuti tips berikut untuk memaksimalkan pengujian A/B:

  • Mengubah satu elemen pada kurun waktu tertentu. Jika tidak, Anda tidak akan dapat mempelajari elemen mana yang menyebabkan efek tertentu.
  • Fokus melakukan pengujian A/B pada elemen kreatif yang berbeda alih-alih pada perubahan kecil yang terjadi.
  • Lakukan pengujian sekitar 5-7 hari dengan laju traffic yang konsisten untuk melihat opsi mana yang memiliki tingkat konversi terbaik.
  • Mulailah pengujian dengan ikon aplikasi Anda, sebagaimana elemen ini mempengaruhi baik CTR pada daftar maupun pada tingkat konversi download. Kemudian, lakukan pengujian pada ragam kombinasi screenshot yang berbeda (semisal mencoba mode portrait atau landscape) dan elemen-elemen lainnya.

Setelah mengenal dan mempelajari tips-tips yang kami sajikan sebelumnya, sekarang Anda sudah siap untuk meneruskan ke langkah selanjutnya dan mulai melacak ASO KPI (Key Performance Indicator) utama.

Pelacakan dan Peningkatan

Setiap langkah dalam strategi ASO aplikasi Anda memiliki proporsi kepentingan yang sama. Oleh sebab itu, saat menjalaninya, Anda harus mencurahkan segenap perhatian dan dedikasi penuh. Sekarang, Anda harus rutin melacak App Store Optimization Anda sekaligus mempertahankan tumbuh dan kembangnya. Berikut ini adalah sejumlah indikator kinerja utama yang harus Anda lacak secara rutin

Metrik Visibilitas Aplikasi

 

  • Peringkat kata kunci: melacak posisi aplikasi Anda di hasil pencarian.
  • Peringkat “Top Charts”: posisi aplikasi menurut Top Charts (aplikasi gratis, berbayar, dan terlaris).
  • Peringkat berdasar kategori: posisi aplikasi atau game Anda menurut kategori utama.
  • Featured: mengecek apakah aplikasi Anda ditampilkan pada laman featured (sejenis “rekomendasi”) di toko aplikasi.

Metrik Tingkat Konversi

 

  • Rasio Tayang per Klik (Click-Through Rate / CTR) atau Rasio Tayang per Ketuk (Tap-Through Rate / TTR). Metrik ini mengacu pada jumlah orang yang melihat aplikasi Anda di laman penelusuran, Top Charts dan aplikasi unggulan, serta jumlah orang-orang yang “mengetuk” membuka laman aplikasi untuk melihat produknya.
  • Tingkat Konversi Untuk Download (Convention Rate / CR). Metrik ini berkaitan dengan jumlah orang yang mengunjungi halaman aplikasi Anda dan akhirnya men-download aplikasi/game.

Mobile Growth

Tanpa diragukan lagi, salah satu tujuan utama berpromosi di toko aplikasi adalah untuk menunjang pertumbuhan aplikasi. Pertumbuhan ini nantinya berimbas pada kenaikan jumlah, volume dan kecepatan instalasi aplikasi. Selalu perhatikan jumlah dan jenis instalasi (organik dan non-organik). Anda juga bisa menggunakan bantuan pelacak seperti AppsFlyer atau Adjust yang sudah otomatis memisahkan jenis instalasi organik dan non-organik. Namun Anda juga bisa memeriksa data instalasi aplikasi di App Store Connect dan Google Play Console.

Selain itu, ada KPI penting lainnya yang dihasilkan dari hubungan antara instalasi organik dan non-organik: instalasi organic uplift (organic multiplier) yang mengilustrasikan rasio antara instalasi organik dan non-organik aplikasi.

Penilaian dan Ulasan Pengguna

Umpan balik pengguna merupakan faktor ASO yang terpenting. Di satu sisi, pemberian peringkat dan ulasan aplikasi dari pengguna memberi dampak pada tingkat konversi. Sementara di sisi lain, aplikasi menyimpan algoritma yang memperhitungkan peringkat penelusuran untuk suatu aplikasi.

Jadi, sering-seringlah melakukan perhitungan dan pengamatan dari ulasan pengguna aplikasi. Hal ini berguna untuk menciptakan kesan terbaik dari aplikasi. Berikut ini beberapa tips untuk Anda:

  • Pertama-tama, buat aplikasi yang sempurna tanpa cela. Pastikan aplikasi Anda bekerja dengan baik sebelum Anda meluncurkannya ke toko. Dalam rangka mewujudkan aplikasi yang bisa bekerja maksimal, maka lebih baik untuk meluncurkannya ke toko setelah seluruh persiapan matang dan tidak terburu-buru. (Penting! Baik toko aplikasi maupun pengguna menyukai aplikasi yang bebas bug).
  • Buat aplikasi asli dan orisinil sekaligus mendorong terjadinya pemberian umpan balik saat penggunaan berlangsung. Hal ini penting untuk memudahkan pengguna memberi penilaian dan ulasan aplikasi Anda di toko aplikasi. Selain itu, Anda harus mempertimbangkan alokasi waktu yang tepat—kapan waktu terbaik untuk meminta feedback pengguna? Mungkin Anda bisa melakukannya setelah pengguna menyelesaikan suatu pesanan barang atau menamatkan level permainan.
  • Selalu menjawab umpan balik pengguna, terutama umpan balik negatif. Menjawab umpan balik hanya memakan waktu yang sedikit, bahkan kurang dari satu menit. Selain itu, kegiatan ini dapat membantu Anda mengubah umpan balik negatif menjadi positif!

Metrik Monetisasi

  • Rata-Rata Pendapatan per Pengguna (Average Revenue per User / ARPU). Metrik ini diperoleh dengan membagi total pendapatan aplikasi dengan jumlah pengguna.
  • Nilai Seumur Hidup (Lifetime Value / LTV). Ini adalah prediksi jumlah pendapatan yang bisa dihasilkan oleh pengguna tertentu.
  • Pendapatan Total – Jumlah total yang dihasilkan oleh sebuah aplikasi atau game.

Saat membahas monetisasi, pertimbangan kualitas pengguna jauh lebih penting daripada sekadar kuantitas. Pengguna yang menghabiskan lebih banyak uang dan waktu pemakaian aplikasi jauh lebih berharga daripada pengguna yang hanya mencoba aplikasi Anda dan kemudian pergi. Umpan balik dari pengguna sangat penting untuk suatu monetisasi yang stabil. Jadi, selalu dengarkan kritik dan saran dari pengguna Anda serta penuhi kebutuhan mereka, ya! Pengguna yang puas akan terus bertahan menggunakan aplikasi Anda.

Artikel terkait  Sukses Mempraktekkan ASO di Google Play | Bikin App Anda Ranking 1 di Toko App

Bonus: Coba Terapkan Trik Unggulan untuk ASO Berikut Ini!

Kami tidak ingin menyelesaikan artikel ini tanpa membagikan trik-trik UNGGULAN yang akan sangat berperan dalam strategi App Store Optimization Anda. Apa sajakah trik-trik tersebut? Yuk dicatat!

  • Mendukung pertumbuhan aplikasi melalui proses lokalisasi. Ada hampir 5 milyar pengguna smartphone di dunia. Mengapa tidak menggunakan kesempatan ini untuk mengubah para penggguna smartphone tersebut menjadi pelanggan aplikasi?
  • Memeriksa ulasan pengguna untuk menemukan ide kata kunci yang menarik. Di Google Play, kata kunci dalam ulasan juga diperhitungkan untuk algoritma peringkat aplikasi.
  • Memperkenalkan kata kunci dalam URL / Paket dalam nama Developer.
  • Video aplikasi Anda di Google Play Store dapat menaikkan aplikasi ke posisi teratas dalam penelusuran website Google. Selain itu, penayangan video dari Google Play Store juga dihitung sebagai penayangan di YouTube.
  • Mengubah daftar aplikasi secara berkala dan mengimprovisasi tingkat konversi (CR).
  • Memberikan update aplikasi atau game secara teratur. Hal ini akan membantu menjaga kesetiaan pengguna terhadap aplikasi, sebab mereka akan selalu menunggu perbaikan fitur-fitur yang Anda guna memperoleh manfaat penggunaan maksimal.
  • Membangun backlink (tautan balik). Efek backlink dari jangkar teks pada ASO dapat mengejutkan Anda, lho!
  • Pilih kategori yang tepat untuk aplikasi Anda. Bisa jadi aplikasi Anda mendapatkan peringkat yang lebih tinggi untuk salah satu kategori dibandingkan yang lainnya. Hal ini sangat mungkin terjadi jika aplikasi Anda memiliki fungsi-fungsi yang bisa masuk ke dalam beberapa kategori. Seperti misalnya Twitter. Kategori utama aplikasi ini adalah media sosial. Akan tetapi, Twitter juga masuk ke dalam kategori “berita”.

Kesimpulan

Sampai di sini kami berharap “Pedoman Terbaik untuk Optimisasi Toko Aplikasi 2020” ini dapat membantu Anda merasa siap meraih tujuan ASO dengan menggunakan strategi pemasaran terbaik! Ingatlah bahwa App Store Optimization adalah proses yang berkesinambungan. ASO tidak pernah terjadi sekali saja, melainkan terus-menerus selayaknya marathon. Jadi selaku pengembang aplikasi, teruslah melacak, mengoptimalisasi dan menguji strategi Anda untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan pertumbuhan aplikasi yang konsisten.

Jika Anda ingin aplikasi buatan Anda menang dan unggul di pasar, maka tujuan pertama Anda haruslah merancang aplikasi unik dengan nilai yang jelas. Luangkan waktu untuk menyusun konsep serta mengembangkan aplikasi Anda. Jangan terburu-buru; jangan meng-upload aplikasi atau permainan Anda ke toko sebelum yakin 100% bahwa produk Anda sudah sempurna.

Tunggu apa lagi? Mulailah strategi ASO Anda sesegera mungkin dan jangan lupa beritahu kami jika panduan ini sukses membantu Anda, ya!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya