Media Bisnis Online | by APPKEY

Pembuatan Desain Inilah Kegunaan Empathize Design Thinking untuk Meningkatkan UX

Inilah Kegunaan Empathize Design Thinking untuk Meningkatkan UX

-

Penjualan di toko online Anda belakangan ini menurun? Yuk coba dongkrak kembali penjualan di toko Anda dengan mengubah desain produk agar lebih memikat dengan empathize design thinking process!

Untuk Anda yang mengelola toko online, tentunya Anda pernah menemukan saran konsumen terkait produk agar bisa menjadi lebih baik dan memuaskan, bukan? Namun sering kali para pebisnis merasa kebingungan bagaimana cara mengaplikasikan saran-saran konsumen kepada produk.

Jika Anda juga tengah mengalami permasalahan yang sama, maka Anda beruntung karena menemukan jawabannya pada artikel kali ini.

Empathize design thinking adalah trik mendesain produk agar sesuai dengan keinginan pembeli. Pun, empathize design thinking adalah cara yang sudah terbukti ampuh untuk meningkatkan UX (user experience) terhadap brand.

Penasaran seperti apa empathize design thinking process beserta contoh design thinking? Yuk langsung saja kita meluncur menyimak pembahasannya pada artikel berikut ini seputar empathize design thinking process. Selamat membaca!

Apa Itu Empathize Design Thinking?

design-thinking-1

Mungkin empathize design thinking adalah istilah yang masih asing di telinga Anda. Namun aktivitas yang satu ini terbukti sangat penting dalam bisnis online, khususnya soal mengembangkan produk. Masih tidak begitu banyak pebisnis yang menyadari bahwa “empati” adalah elemen utama untuk mendesain produk yang baik dan mudah memikat masyarakat.

Singkatnya, empathize design thinking adalah teknik desain yang menggunakan elemen utama berupa rasa empati. Sesuai namanya pula, empathize design thinking adalah tipe desain yang berbasis human-centered design.

Jika selama ini Anda pernah menemukan produk yang terasa sangat memahami segala kebutuhan Anda sebagai konsumen, besar kemungkinan perusahaan tersebut sudah mengaplikasikan contoh design thinking di produk mereka.

Mungkin sampai di sini Anda bertanya-tanya mengapa unsur empati yang dipilih sebagai fokus dalam desain. Pemilihan unsur empati ini sesungguhnya tidak dilakukan secara sembarangan, lho.

Manusia mempunyai cukup banyak emosi. Salah satunya adalah empati. Empati adalah kemampuan manusia untuk melihat dunia dari sisi lawan bicaranya atau orang lain. Dengan adanya empati, manusia bisa seolah ikut merasakan perasaan orang lain, mendapatkan pengalaman yang serupa, dan bisa memahami situasi dan orang lain secara lebih baik.

Dari segi marketing, empati mempunyai kekuatan tersendiri untuk menggaet perhatian masyarakat. Mengaplikasikan empathize design thinking adalah jalan mudah bagi brand untuk menunjukkan rasa empati mereka terhadap apa yang mungkin dirasakan oleh masyarakat (calon konsumen). Sehingga, masyarakat akan lebih mudah terpancing dan menerima produk yang dijual.

Empathize design thinking adalah hal yang harus Anda pertimbangkan dengan sungguh-sungguh jika ingin bisnis menjadi lebih sukses sekaligus berbeda dari para pesaing Anda yang lain. Pun empathize design thinking mempunyai perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan trik riset marketing biasa.

Empathize design thinking adalah strategi desain yang tidak berfokus pada fakta dan data, tetapi juga pola pikir, emosi dan motivasi yang dianut oleh calon konsumen. Dengan begini, produk dapat lebih mudah untuk dipasarkan dan menjangkau konsumen.

Artikel terkait  Free Website Templates WordPress & Blogspot Terbaik

Bagaimana Cara Mengaplikasikan Empathize Design Thinking?

Jika Anda ingin mengaplikasikan empathize design thinking, maka tahap pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami sisi pandang konsumen produk. Usahakan untuk memosisikan diri sebagai konsumen, kemudian cari tahu hal-hal apa yang dirasa masih menyulitkan dari produk jika dari sisi konsumen.

Hati-hati, jangan menyalahartikan empathize design thinking adalah asumsi Anda tentang pengguna. Untuk bisa mencapai empathize design thinking ini, maka Anda perlu fokus mendengar, memerhatikan hingga menganggap diri sebagai konsumen yang memakai produk.

Jika Anda sudah bisa melihat kesulitan yang dihadapi oleh konsumen, maka Anda sudah bisa menumbuhkan rasa empati untuk diaplikasikan ke desain produk.

Ada beberapa proses yang biasa dilakukan oleh desainer produk saat mengaplikasikan empathize design thinking, yakni mengobservasi keinginan konsumen, berinteraksi (engaging) dengan konsumen, hingga akhir empathizing alias menumbuhkan rasa empati.

Anda yang mencari titik permasalahan konsumen, maka Anda jugalah yang harus tahu bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dengan kata lain, empathize design thinking adalah proses “menyatunya” batin sang desainer dengan konsumen untuk memahami keinginan terhadap produk.

Pakar desain profesional membagi tahapan empathize design thinking ke dalam 4 tahapan yang berurutan. Keempat tahap dalam empathize design thinking adalah:

1. Observation/Discovery

Tahap awal dalam empathize design thinking adalah melakukan observation atau discovery. Di sini Anda berkenalan dengan konsumen, mengetahui siapa saja mereka, apa saja yang mereka suka, dan lain-lain. Anda bisa melakukan observasi dengan cara melihat kolom review milik toko Anda sendiri.

2. Immersion

Tahap kedua adalah immersion. Immersion adalah tahap pendekatan ke posisi konsumen yang lebih intens. Di sini Anda harus berusaha lebih keras lagi untuk masuk ke kehidupan konsumen serta memosisikan diri sebagai mereka.

3. Connection

Connection adalah fase ketiga di mana Anda memahami konsumen dari dekat. Apa saja masalah yang dihadapi oleh konsumen? Apa juga yang mereka sedang butuhkan saat ini? Semua jawaban yang Anda butuhkan bisa Anda peroleh dari sini.

4. Detachment

Proses terakhir adalah detachment, yakni melepaskan diri dari posisi konsumen dan kembali menjadi seorang desainer produk. Setelah memahami kebutuhan konsumen, maka akan jauh lebih mudah bagi rasa empati untuk tumbuh dalam diri Anda.

Pun Anda bisa otomatis menemukan inspirasi perbaikan desain produk berbekalkan jawaban yang sudah didapatkan pada proses connection.

Artikel terkait  Panduan Belajar Desain Grafis Mudah dan Menyenangkan Bagi Pemula

3 Teknik dan Metode Empathize Design Thinking

design-thinking-2

Meskipun terdengar abstrak dan rumit, sesungguhnya mempraktekkan empathize design thinking adalah hal yang mudah. Ada beberapa teknik serta metode empathize design thinking yang bisa dicoba, yakni:

1. Menganalisis 2W+1H (What, Why and How)

Teknik empathize design thinking pertama adalah menganalisis 2W+1H dari data-data perilaku konsumen. 2W+1H adalah what (apa), why (mengapa) dan how (bagaimana). What adalah tingkah laku user yang menjadi perhatian.

Why adalah alasan mengapa mereka bersikap demikian. How adalah bagaimana persisnya tindakan atau ekspresi mereka kala itu saat dihadapi dengan persoalan.

2. Interview Empati

Cara kedua, Anda bisa melakukan interview / wawancara hati ke hati yang sering juga disebut dengan interview empati. Ajak konsumen untuk ngobrol yang hangat dan terbuka. Tanya apa saja kelebihan dan kekurangan produk, serta kritik dan saran dari mereka terhadap brand.

Jangan lupa untuk sungguh-sungguh menyimak obrolan konsumen agar kita bisa menangkap sepenuhnya pesan dan saran mereka.

3. Memakai Peta Empati

Apa itu peta empati? Peta empati adalah alat empathize design yang mengelompokkan masukan konsuen dari hasil wawancara atau observasi menjadi 4 kelompok utama yakni: think (pikiran konsumen ketika memakai produk), say (perkataan konsumen saat wawancara), feels (perasaan konsumen saat memakai produk) dan does (kelakuan konsumen ketika terjadi masalah dengan produk yang mereka pakai).

Demikianlah pembahasan artikel edisi kali ini tentang design thinking process dan contoh design thinking. Semoga pembahasan di atas bisa menambah wawasan Anda, ya!

Jangan lupa untuk selalu stay tune di Markey agar tidak ketinggalan banyak artikel menarik dan informatif seputar dunia martech. Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Pemasaran Internal : Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya

Dalam dunia bisnis, pihak-pihak yang terlibat di dalamnya harus mengetahui dan mengerti mengenai strategi pemasaran. Dengan demikian, setiap pihak...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya