Media Bisnis Online | by APPKEY

Blog Bisnis Sistem Software ERP Dapat Membantu Perusahaan Mengembangkan Bisnis di...

Sistem Software ERP Dapat Membantu Perusahaan Mengembangkan Bisnis di Tengah Pandemi

-

Semakin mendekati penghujung tahun, semakin banyak bisnis yang berjatuhan dikarenakan pandemi COVID-19. Sebanyak 82% bisnis di tanah air berjatuhan dikarenakan pandemi COVID-19.

Badan Pusat Statistik mencatat lebih dari 82% bisnis di tanah air berjatuhan dikarenakan COVID-19. Sektor akomodasi dan kuliner, contohnya.

Namun, banyak juga bisnis yang justru berkembang hingga mendekati akhir 2020, sektor logistik contohnya. Dikarenakan banyaknya pelanggan yang mengalihkan aktivitasnya ke rumah masing-masing.

Hal tersebut tentunya dikarenakan kesempatan yang terbuka untuk jenis bisnis tersebut di tengah COVID-19.

Namun untuk justru bisnis tertentu, strategi untuk dapat mengembangkan diri alias proses scaling  di tengah pandemi COVID-19 adalah hal yang penting.

Berikut akan dibahas strategi-strategi bisnis dalam mengembangkan diri di tengah masa pandemi COVID-19!

Scaling Up di Masa Pandemi!

Apa yang dimaksud dengan proses scaling up?

Scaling up adalah suatu proses membuat suatu perusahaan kecil menjadi besar, sebagai contoh, dengan memiliki sistem yang mapan yang tentunya dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak.

Dan hal ini harus tetap dilakukan sekalipun di tengah masa pandemi seperti ini.

Masa pandemi COVID-19 telah mempengaruhi bisnis di segala aspek, mulai dari bentuk hingga ukurannya. Bahkan telah menjibakukan mereka hingga ke batas kemampuan mereka untuk terus selamat di tengah masa pandemi yang keras ini.

OVO, contohnya. Layanan keuangan digital ini sampai memiliki tiga aspek fundamental agar dapat terus bertahan di tengah masa pandemi yang keras.

Startup Linkedin memberikan tiga tips utama untuk dapat bertahan di tengah masa pandemi COVID-19.

Semua Masalah Tidak Perlu Dihadirkan Solusinya, Pilih Satu yang Paling Krusial

Poin ini dapat dicontohkan dari kasus Manny Medina, CEO Outreach.

CEO Outreach ini mengelola platform untuk aktivitas engagement aktivitas penjualan perusahaan.

Ia pernah berupaya untuk membangun layanan yang hanya berfokus untuk membantu pekerjaan para pemberi kerja.

Medina memaparkan, saat para klien mereka mengatakan bahwa mereka tidak dapat bekerja dikarenakan suatu layanan bermasalah dan Medinna dan tim-nya harus bergadang sepanjang malam demi memperbaiki persoalan tersebut, maka disaat itulah ia dan tim-nya mengetahui bahwa mereka telah mencapai product-market fit.

Hingga kini, Outreach hanya berfokus untuk menghadirkan solusi hanya pada masalah inti yang paling ingin ditanganinya, yaitu engagement aktivitas penjualan.

Kesimpulannya adalah jibakukan hanya pada satu problem yang paling krusial, kemudian problem-problem lainnya yang menjadi turunan dari problem tersebut akan terselesaikan juga.

Artikel terkait  6 Teknologi Sistem Peredaran Darah Manusia

Siap Melakukan Pivot Kapan Saja

sistem-erp-1

Di masa ini, dimana konsumen banyak mengalami pergeseran kebutuhan, perusahaan perlu melakukan pivot, alias perubahan model bisnis.

Alasan dilakukannya perubahan model bisnis ini adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang tentunya juga berubah dikarenakan masa pandemi ini.

Sebagai contoh, Curative, sebuah startup bioteknologi yang bertujuan untuk menciptakan alat pendeteksi untuk mendiagnosis infeksi. Startup ini tergolong berhasil melakukan pivot di tengah masa pandemi.

Ketika COVID-19 terjadi, startup ini menyadari bahwa akses mereka kepada konsumen menjadi terbatas, dikarenakan banyak orang mengalami COVID-19 dibandingkan infeksi. Karena hal itu, mereka kemudian memutuskan untuk mengembangkan alat tes pendeteksinya.

Pivot yang dilakukan Curative ini pun terbukti tepat!

Alat tes ciptaannya tersebut kini sudah mendapat persetujuan dari badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat.

Hal penting yang dapat disimpulkan melalui fenomena ini adalah, pivot penting sekali dilakukan di tengah pandemi ini, dan dibutuhkan banyak-banyak pihak yang dapat mendukung pivot ini.

Seperti yang dipaparkan oleh Isaac Turner, co-founder Curative. Ia memaparkan bahwa proses transisi perusahaan untuk mendukung proses pivot perusahaan dapat berhasil dikarenakan bantuan dan dukungan dari rekan-rekannya, yang berani memberikan arahan di sepanjang proses peralihan.

Jangan Pernah Menganggap Remeh Budaya Perusahaan

Nilai-nilai dan budaya perusahaan kerapkali dipandang sebagai hal normatif saja oleh para karyawan perusahaan, namun para founder perusahaan yang tergabung dalam daftar Top Startup LinkedIn setuju bahwa nilai-nilai dan budaya perusahaan sangatlah penting dalam mengembangkan bisnis.

Nilai-nilai dan budaya perusahaan harus dihormati oleh seluruh orang yang menjadi anggota dari suatu perusahaan, sehingga memiliki anggota tim yang cocok dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan membuat seseorang dapat bekerja dengan nyaman dan pada akhirnya membuat perusahaan bisa beroperasi dengan lancar, meskipun banyak rintangan menghadang.

Sebagai contoh, di tengah masa pandemi seperti ini.

Sekalipun banyak karyawan yang bekerja dari rumah, mereka yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai perusahaan dan memiliki misi yang sama dengan perusahaan, mereka akan cepat beradaptasi dengan keadaan sulit tersebut dan terus mengejar visi yang ditetapkan oleh perusahaan.

Memanfaatkan Solusi Teknologi yang Mendukung Scaling

Selain tiga strategi seperti yang dipaparkan sebelumnya, LinkedIn juga menyarankan sebuah perusahaan untuk menerapkan teknologi pendukung yang dapat bermanfaat di tengah pandemi ini.

Salah satu teknologi pendukung yang dapat dipilih adalah Enterprise Resource Planning alias ERP, yaitu sebuah sistem yang dapat mengintegrasikan seluruh aspek bisnis dalam perusahaan, mulai dari manajemen pesanan, urusan sumber daya manusia, rantai pasokan, hingga integrasi informasi keuangan.

Menurut Bart Perkins, Managing Partner, Partner Inc., sebuah konsultan bisnis dan teknologi informasi yang berbasis di Amerika Serikat, sistem ERP memungkinkan sebuah perusahaan untuk dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan oleh suatu operasi bisnis untuk menyelesaikan hampir setiap proses bisnis.

Sistem Enterprises Resource Planning (ERP) dan Sejarahnya

sistem-erp-2

Sistem ERP adalah paket sistem sekaligus software yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola kegiatan bisnis harian mereka, mulai dari proyek, pengadaan, produksi, Sumber Daya Manusia, dan sebagainya.

Sistem ini dapat memudahkan suatu bisnis dengan memberikan data yang real time lagi akurat, sehingga seseorang dapat membuat sebuah keputusan bisnis yang baik, dengan hanya berdasarkan data yang dihasilkan dari sistem ini.

Dengan mengumpulkan data transaksi bersama dengan berbagai sumber data, Sistem ERP mencegah adanya duplikasi data dengan cara memberikan integritas data.

Sistem ERP diciptakan pertama kali di tahun 1990 oleh Gartner Group. Namun konsepnya sudah ada sejak tahun 1960-an. Kemudian pengembang software ERP menciptakan program untuk memantau inventaris, merekonsiliasi saldo, atau hanya sekedar melaporkan status.

Kemudian Gartner Group terus mengembangkan sistem ini.

Di tahun 2000-an, Gartner Group kembali mengembangkan sistem ERP dengan mengeluarkan sistem ERP II.

Sistem ERP II merupakan sistem ERP berbasis Cloud pertama. Sistem ini memiliki fleksibilitas tingkat tinggi, dikarenakan dapat melampaui batas wilayah dan waktu, asalkan terhubung dengan fasilitas internet.

Pada umumnya sistem ini diminati oleh perusahaan besar, namun juga terdapat Sistem ERP yang dapat dinikmati oleh bisnis pada umumnya, terutama UKM, yang disebut dengan Sistem ERP SaaS (Software-as-a-Service).

Mengapa sistem ini banyak diminati oleh bisnis pada umumnya, terutama UKM?

Karena memiliki tingkat mobilitas tinggi juga harga yang lebih terjangkau.

Bagaimana Sistem ERP dapat Membantu Perusahaan Melakukan Scaling di Tengah COVID-19

Salah satu contoh perusahaan yang memanfaatkan sistem ERP di masa pandemi adalah perusahaan asal Hongkong, Solar Time. Perusahaan yang mendesain sekaligus memproduksi jam tangan ini mulai menghadapi masalah pelik ketika COVID-19 mulai mewabah.

Awalnya, untuk mengelola lebih dari 18.000 stock-keeping unit (SKU) atau biasa disebut dengan jenis inventori, Solar Time mengandalkan pihak ketiga untuk mengurus masalah pergudangan, pemenuhan, juga distribusi.

Ketika COVID-19 terjadi, Solar Time terpaksa menghentikan aktivitas promosi-nya. Mereka memutuskan mengeksekusi proyek yang telah lama mereka  pertimbangkan, membangun sistem logistik in-house demi memangkas biaya, dan memberikan kendali penuh terhadap rantai pasokan juga distribusi.

Dikarenakan mereka dipersulit oleh pandemi COVID-19, Solar Time menggandeng Odoo yang mampu menyediakan software ERP.

Hal pertama yang Odoo lakukan untuk Solar Time adalah mengatur sistem, migrasi data, juga pelatihan karyawan.

Atas yang mereka lakukan tersebut, Solar Time menganggap software dari Odoo telah memberikan mereka kemudahan dalam hal penggunaan, fleksibilitas          dalam penyesuaian, serta fitur yang intiutif yang dapat membantu perusahaan dalam mengatasi masalah bisnis yang kompleks dalam waktu yang singkat.

Selain yang dapat dilakukan untuk Solar Time tersebut, ERP juga dapat melakukan hal-hal lain seperti meningkatkan kolaborasi antar departemen, menghemat biaya operasional, hingga meningkatkan keamanan data dikarenakan ERP memiliki firewall juga kontrol pembatasan untuk mencegah pelanggaran data.

Selain itu, ERP juga mampu prakiraan (forecast) bisnis yang akurat.

Tentunya ERP merupakan software yang bermanfaat bukan?

Artikel terkait  Cara Memulai Bisnis Online Dropship untuk Pemula

Kapan Sebaiknya Memutuskan Menggunakan ERP?

Kapan sebaiknya memutuskan menggunakan ERP?

Terdapat sejumlah parameter yang dapat dipertimbangkan sebelum memutuskan menggunakan ERP.

Sebagai contoh:

  • Karyawan banyak menghabiskan waktu pada tugas-tugas yang seharusnya tidak perlu lagi dilakukan secara manual;
  • Tidak adanya akses data yang cepat dan mudah yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan, atau tidak dapat mengakses data atau informasi penting saat berada diluar kantor;
  • Menghabis, akan terlalu banyak waktu untuk mencari informasi, mencoba meningkatkan produktivitas juga efisiensi, dan mengintegrasikan berbagai fungsi dalam bisnis.
  • Keterlambatan dalam mengatasi masalah, alias tidak bisa bersikap proaktif dalam mengidentifikasi masalah dalam proses bisnis.
  • Memiliki banyak aplikasi berbeda yang diterapkan dalam bisnis selama bertahun-tahun, tetapi semuanya tidak terhubung satu sama lain.

Ada banyak parameter-parameter lain yang dapat dipertimbangkan dalam menggunakan ERP, termasuk hal-hal yang sepele, seperti tidak dapat memonitor tingkat inventaris setiap hari, atau banyaknya vendor atau supplier di wilayah yang berbeda yang perlu ditangani.

Tentunya ERP memiliki fitur-fitur bermanfaat yang dapat memfasilitasi kebutuhan suatu perusahaan.

Memilih ERP yang Tepat untuk Bisnis

ERP pada awalnya dirancang hanya untuk industri manufaktur saja, namun sekarang perangkat lunak tersebut telah berkembang ke berbagai sektor, seperti retail & grocire, real estate, food & beverage, kesehatan bahkan pemerintah.

Pemanfaatan sistem ini di Indonesia semakin meluas.

Menurut perusahaan riset pasar InkWood Research, total nilai pasar aplikasi untuk kalangan korporasi pada tahun 2020 diperkirakan akan mencapai US$1,8 milliar atau setara dengan Rp 25 trilliun, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 14,07% sejak tahun 2017.

Software ERP memiliki banyak manfaat, ERP pun dapat menyumbang nilai untuk pertumbuhan nilai pasar aplikasi di tanah air.

Salah satunya adalah solusi ERP dari Odoo.

Director of Odoo APAC, Matts Fieves, memaparkan, selama dan sesudah pandemi, setiap peluang penjualan menjadi lebih berharga dibandingkan tahun lalu (saat ekonomi berkembang pesat). Alat manajemen seperti Customer Relationship Management (CRM) yang dapat membantu  membangun hubungan pelanggan dan pelacakan lead, merupakan alat yang dibutuhkan untuk mengelola penjualan dengan cara yang seefektif mungkin.

ERP pun memiliki jenis-jenis pengembangan yang tentunya bermanfaat untuk suatu bisnis. Sebagai contoh, On-Premise ERP, Cloud ERP, dan Hybrid ERP.

On-Premise ERP atau biasa disebut juga dengan ERP Konvensional memungkinkan perusahaan untuk menangani data-datanya sendiri sehingga dapat memastikan keamanan data. Sistem ini juga menawarkan kemudahan penyesuaian juga memberikan lebih banyak kontrol atas proses implementasi. Solusi ERP ini lebih populer di kalangan perusahaan berskala besar.

Sistem ERP berbasis Cloud (Cloud ERP), atau SaaS merupakan tipe ERP yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola data secara terpusat melalui koneksi internet. ERP jenis ini populer di bisnis berskala kecil hingga menengah.

Kemudian, yang terakhir, Hybrid ERP, yang merupakan kombinasi antara On-Premise ERP, Cloud ERP, dan Solusi ERP.

Hybrid ERP merupakan solusi logis bagi perusahaan yang ingin meningkatkan sistem ERP Konvensional tanpa harus mengubahnya. Hybrid ERP juga memisahkan fungsi antara ERP Konvensional dan ERP berbasis Cloud, selain ini sistem ini membantu perusahaan mengintegrasikan atau menambahkan fungsi ke ERP dengan biaya yang minimum.

Artikel terkait  Ciri-Ciri Perusahaan Terbatas (PT) | Kekurangan dan Kelebihan Jenis Perusahaan Ini

Software ERP dari Odoo

Software ERP dari Odoo membuat perusahaan dapat mengintegrasikan seluruh keperluan bisnisnya (all-in-one).

Odoo menyediakan berbagai tools, mulai dari Customer Relationship Management (CRM), human resources management, finance, payroll, juga berbagai tool-tool lainnya.

Fievez menjelaskan, Odoo juga memiliki fitur E-Faktur yang dirancang khusus untuk bisnis Indonesia. Spreadsheet MS. Excel dapat diciptakan dengan mudah lewat transaksi Odoo, tanpa harus melakukan input ganda di Odoo ataupun MS.Excel.

Sejumlah bisnis di Indonesia telah mempercayakan manajemen operasional bisnisnya pada sistem ERP yang dimiliki Odoo. Bisnis kuliner Abuba Steak dan retail daging Meat ‘N’ Fresh, contohnya.

Demikian informasi mengenai software ERP yang menjadi solusi untuk membantu sistem perusahaan di tengah masa pandemi ini. Banyak manfaat yang dapat diambil melalui software ERP, salah satunya melalui modul-modul seperti Human Resource Management (HRM) dan Customer Relationship Management (CRM).

Selamat mencoba ERP!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing


Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

7 Dasar Belajar Komputer dengan Cepat Untuk Pemula

Apakah Anda ingin belajar komputer? Rasanya agak ketinggalan jika kita belum menguasai komputer di era modern yang serba digital...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya