Yuk Investasi Saham! Panduan Investasi Saham bagi Pemula

Salah satu investasi terbaik yang dapat Anda coba ialah investasi saham. Namun hingga saat ini jumlah investor di Indonesia masih rendah. Padahal dalam banyak kajian literatur investasi saham ini sering disebut sebagai salah satu bentuk investasi terbaik. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, per Desember 2019 hanya ada 97.688 investor di Indonesia. Untuk ukuran jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah ratusan juta penduduk, jumlah investornya tidak mencapai 100 ribu.

Salah satu penyebabnya ialah karena kurangnya pemahaman akan pentingnya melakukan investasi. Oleh karena itu, dalam artikel kali ini kami akan menyajikan berbagai informasi terkait investasi saham yang harus diketahui bagi Anda yang baru mulai berinvestasi.

Pengertian Investasi Saham

analisis-saham

Sebelumnya kita ketahui dulu apa itu investasi dan saham. Investasi adalah suatu kegiatan menempatkan dana dalam rentang waktu tertentu dengan harapan penggunaan dana ini nantinya akan menghasilkan keuntungan dan dapat meningkatkan nilai investasi tersebut. Sementara saham adalah penyertaan modal baik perorangan atau badan usaha dalam suatu perseroan terbatas atau perusahaan, di mana dengan menyertakan modal maka pihak tersebut berhak mengklaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset yang dimiliki perusahaan, serta berhak menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham.

Maka investasi saham adalah kegiatan berinvestasi yang dilakukan dengan cara menempatkan dana dalam suatu perusahaan untuk mendapatkan keuntungan serta hak-hak lainnya bagi investor juga memberikan keuntungan berupa modal kepada perusahaan. Ini akan memberikan keuntungan baik bagi investor maupun pemilik perusahaan.

Adapun bentuk keuntungan yang akan diperoleh ialah:

  1. Dividen, adalah pembagian laba atau keuntungan yang diberikan oleh perusahaan dan berasal dari

laba yang didapatkan oleh perusahaan.

  1. Capital Gain, merupakan selisih harga beli dan harga jual yang terbentuk aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Pahami Hal-hal Berikut Sebelum Mulai Berinvestasi

contoh-investasi

1. Pahami Investasi Saham

Seringnya seseorang gagal dalam melakukan sesuatu karena tidak memahami hal yang dilakukan. Begitu pula dalam investasi saham. Anda harus memahami betul esensi dari investasi, bukan sekedar ingin untung lalu terburu-buru tanpa belajar dan akhirnya mengalami kerugian.

Esensi investasi saham pada dasarnya adalah investasi dalam suatu bisnis sebuah perusahaan. Sama halnya dengan Anda melakukan kongsi ketika membantu menambah modal teman Anda yang membuka warung makan atau tempat cuci motor.

Saham ialah bukti kepemilikan Anda atas suatu perusahaan. Sekecil apapun investasi yang Anda lakukan, Anda memiliki bagian atas perusahaan tersebut. Dengan membeli saham Anda adalah pemilik (pemegang saham) perusahaan tersebut dan menyerahkan segala urusan operasional perusahaan kepada orang yang ahli atau professional yang mampu mengelola perusahaan agar dapat berkembang dengan baik.

Dengan memahami esensi di atas, ini akan mempengaruhi cara Anda berinvestasi. Anda akan lebih tenang meski harga saham tengah anjlok karena Anda mengetahui kinerja perusahaan tetap baik. Serta melakukan pembelian saham besar-besar saat market crash terjadi sebab harga saham terlihat murah, sementara itu kinerja perusahaan tidak terpengaruh buruk.

2. Coba Reksadana

Jika Anda adalah pemula untuk urusan investasi, cara yang dapat Anda lakukan untuk memilih saham ialah dengan mengintip saham yang dipegang Manajer Investasi yang dalam hal ini mengelola saham dalam reksadana. Ini karena manajer investasi memiliki kewajiban untuk menyampaikan 10 perusahaan dengan portofolio terbaik. Anda dapat mengetahui informasi ini dalam laporan bulanan reksadana saham yang dikeluarkan manajer investasi. Dengan melakukan ini, Anda bisa mencoba investasi kepada perusahaan-perusahaan di mana manajer investasi menanamkan saham.

3. Saham Blue-Chip

Jika Anda berniat melakukan investasi saham jangka panjang namun masih pemula, Anda dapat fokus ke saham blue-chip. Saham blue-chip adalah saham dari perusahaan yang memiliki kualitas terbaik dan dijual di bursa. Ini adalah jenis saham dengan risiko paling minim dan menjanjikan keuntungan yang stabil. Agar lebih jelas, berikut contoh saham perusahaan dengan blue-chip di Bursa Efek Indonesia yang bisa menjadi pilihan Anda ialah:

  1. Bank BCA dengan kode BBCA, merupakan bank terbaik di Indonesia, memiliki jaringan ATM terbesar dengan nasabah berjumlah jutaan serta telah menghasilkan profit besar bagi pemegang saham.
  2. Unilever Indonesia dengan kode UNVR, adalah perusahaan consumer goods terbaik dengan berbagai macam brand berbagai prduk rumah tangga yang tentunya sudah tidak asing dengan Anda. Di Bursa Efek Indonesia, kinerja keuangan UNVR adalah yang terbaik dengan kemampuan saham mencetak laba yang terus konsisten.

4. Diversifikasi Investasi

Melakukan investasi pastinya memiliki berbagai risiko yang tidak kecil di saham. Cara agar risiko ini tidak membuat Anda mengalami kerugian besar dengan melakukan diversifikasi investasi. Artinya Anda tidak hanya berinvestasi di instrument saham.

Dengam begitu, ketika terjadi krisis di saham, Anda masih punya simpanan lain di instrument yang berbeda yang aman dari krisis. Dalam perencanaan keuangan, sangat penting memiliki dana darurat karena akan membantu Anda saat terjadi krisis. Walaupun hal ini menurunkan potensi keuntungan Anda, setidaknya tidak mengelami kerugian besar yang dapat menjatuhkan Anda.

5. Investasi Saham itu Jangka Panjang

Ingin memiliki keuntungan dengan jangka waktu cepat adalah keinginan setiap orang. Begitu juga dalam berinvestasi saham, Anda pasti ingin segera mendapatkan keuntungan. Namun investasi saham adalah investasi jangka panjang, karena sebuah bisnis butuh proses dan waktu untuk berkembang sampai mendapatkan keuntungan dan dapat membagi hasil dengan investor.

Anda tidak akan mendapatkan hasil dalam waktu harian atau mingguan, setidaknya butuh waktu setahun untuk melihat perkembangan bisnis. Begitu juga dengan investasi saham yang memerlukan waktu untuk mengembangkan uang yang Anda investasikan.

6. Hati-hati pada Trading Saham Online

Menjanjikan mampu memberikan keuntungan besar dalam jangka waktu singkat merupakan daya Tarik tersendiri. Trading saham adalah satunya. Trading saham ini ialah kegiatan  jual beli saham dengan tujuan mendapatkan  keuntungan dari selisih harga pembelian di awal terhadap harga jual terakhir, ini disebut juga capital gain. Keuntungan akan di dapat jika nilai jual akhir lebih tinggi dibandingkan harga pembelian awal.

Jika Anda melakukan trading saham Anda harus memperhatikan berbagai hal. Pertama, trading saham membutuhkan tenaga dan waktu sebab Anda harus memantau perdagangan setiap saat, tidak boleh ditinggal. Ini tentu berbeda dengan investasi normal di mana ada tenaga ahli yang memanajemen perusahaan sehingga Anda tidak perlu khawatir. Namun dalam trading, Anda harus membantu setiap pembelian dan mengharapkan naiknya nilai perusahaan perharinya.

Kedua, trading saham bergantung pada keuntungan dari pergerakan harga setiap harinya, ini adalah yang diharapkan dalam trading saham. Ketiga, tujuan trading saham ialah market-timing dengan upaya penentuan kapan harga termurah untuk membeli dan kapan harga termahal untuk menjual.

7. Ketika Harga Saham Turun, Segera Beli!

Stress yang mungkin akan Anda alami ketika investasi saham adalah ketika terjadi market crash di mana harga saham menurun sehingga nilai uang saham tergerus. Pergerakan fluktuasi saham dapat mencapai 1% sampai 2% perhari jika pasar tengah mengalami fluktuatif. Tentunya ini akan benar-benar menguji nyali investasi Anda. Apakah tetap bertahan atau berhenti.

Namun, ada hal yang perlu Anda ketahui terkait market crash. Pertama, market crash sebenarnya merupakan kesempatan yang sangat bagus membeli saham dengan harga murah. Namun, Anda harus memastikan perusahaan memiliki kinerja dan keuangan baik. kedua, sedrastis apapun penurunan saham, harga saham akan kembeli naik bahkan lebih tinggi dari sebelumnya.

8. Perbanyak Informasi dan Ikut RUPS

Infromasi memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan keputusan jual beli saham. Yang harus Anda perhatikan ialah sumber informasi yang valid. Anda dapat medapatkan informasi valid melalui pengelola BEI, dalam hal ini PT. Bursa Efek Indonesia.

Bahkan Anda yang bukan pemegang sahampun bisa mengakses informasi. Dalam investasi saham, informasi yang Anda perlukan ialah informasi laporan keuangan, laporan tahunan, corporate action, dan public expose. Ini akan membantu Anda menemukan perusahaan yang tepat untuk berinvestasi. Anda juga dapat memperoleh informasi di atas dengan mengikuti RUPS yang paling tidak dilakukan setahun sekali.

Sekian informasi terkait investasi saham bagi pemula yang perlu Anda pelajari sebelum memulai investasi. Jangan ragu untuk mulai berinvestasi dan dapatkan keuntungan!

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol