Investasi Adalah: Jenis & Kiat investasi | Kaum Milenial Wajib Tahu

Apa itu investasi? Pernahkah Anda mendengar kata investasi?

Perkembangan ekonomi melejit dengan cepat belakangan ini. Berkat kemajuan teknologi digital, selain aktivitas jual-beli, dunia investasi pun ikut berkembang menjadi semakin mudah dan menguntungkan. Tidak ada salahnya bagi anak muda dan kaum milenial mulai melakukan investasi sedini mungkin, sebab investasi adalah cara termudah untuk mendapatkan keuntungan besar. Tidak percaya? Yuk kita kupas tuntas terlebih dahulu apa itu investasi, jenis-jenis investasi, contoh investasi, dan tujuan investasi!

Apa itu Investasi?

apa-itu-investasi

Pada hakikatnya, investasi adalah cara mendapatkan keuntungan melalui proses penanaman dana, uang atau aset terhadap suatu perusahaan atau perorangan dalam kurun waktu tertentu. Secara sederhana, investasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan suatu pasif income. Maka dari itu, banyak orang menganggap investasi adalah sebuah cara mudah untuk mendapatkan pendapatan sampingan.

Anda harus memiliki pemahaman yang baik terkait pengertian investasi sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia investasi. Hal ini penting karena ada banyak kasus penipuan terkait investasi atau investasi bodong yang pernah terjadi di Indonesia. Pengetahuan terkait investasi pun nantinya akan sangat berguna kala Anda memilih jenis investasi yang tepat untuk dilakukan.

Meskipun menjanjikan, masyarakat Indonesia sebenarnya masih memandang investasi adalah sesuatu yang sulit dan berbahaya. Salah satu faktor pendukung hal ini adalah ketidakpahaman masyarakat terkait investasi itu sendiri. Padahal, investasi adalah cara yang tepat untuk memiliki uang dengan jumlah berlipat ganda ketimbang hanya mengandalkan sistem menabung secara tradisional.

Investasi adalah diibaratkan seperti menabung. Bedanya, saat berinvestasi, Anda “menabung” di suatu perusahaan alih-alih bank.  Anda menanamkan sejumlah modal di setiap bulan kepada suatu perusahaan, kemudian mendapatkan kembali modal Anda ditambah sebagian persen penghasilan dari perusahaan. Itulah sebabnya investasi adalah jalan terbaik bagi Anda untuk menyiapkan tabungan dengan dana besar seperti biaya pendidikan anak, bekal di hari tua, atau membeli rumah.

Tiga Besar Jenis Investasi

jenis-investasi

Jenis-jenis investasi dapat dibagi menjadi tiga kelompok besar, yakni investasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Jenis-jenis investasi ini dibedakan berdasarkan waktu dan tujuan investasi. Apa saja perbedaan di antara ketiganya?

Investasi Jangka Pendek (< 1 tahun)

Dari segi waktu, investasi jangka pendek berlangsung selama 0 sampai kurang dari 12 bulan atau satu tahun. Sebab waktunya yang singkat, maka tidak heran kalau hasil investasi jangka pendek adalah yang paling sedikit. Tetapi kalau dibandingkan dengan sistem tabungan biasa, hasil investasi jangka pendek masih terhitung lebih unggul.

Investasi jangka pendek biasanya dipilih oleh seseorang yang memiliki tujuan dalam kurun waktu dekat, seperti merenovasi rumah, melakukan jalan-jalan ke luar negeri, atau melangsungkan pernikahan. Yang termasuk investasi jangka pendek adalah deposito dan saham.

Investasi Jangka Menengah (1-5 tahun)

Durasi investasi jangka menengah berkisar antara 1 sampai 5 tahun. Dengan waktu yang lebih lama, maka pendapatan investasi tipe ini lebih banyak dari tipe sebelumnya. Investasi ini patut dipilih jika Anda memiliki tujuan seperti membeli kendaraan atau properti, membuka usaha, atau menyiapkan dana pendidikan anak. Investasi sukuk ritel dan obligasi ritel Indonesia (ORI) termasuk ke dalam investasi jangka menengah.

Investasi Jangka Panjang (> 5 tahun)

Investasi jangka panjang adalah yang terlama dibandingkan jenis investasi lainnya. Investasi jangka panjang dilakukan lebih dari 5 tahun. Tentunya dengan jangka waktu terlama, keuntungan investasi jangka panjang adalah yang terbesar. Investasi ini cocok untuk dilakukan apabila Anda memiliki tujuan seperti mempersiapkan bekal di hari tua alias dana pensiun. Investasi jangka panjang melingkupi investasi emas dan reksadana.

Beragam Contoh Investasi

contoh-investasi

Ada banyak jenis investasi yang bisa Anda pilih. Di bawah ini adalah 5 jenis investasi yang bisa mendatangkan keuntungan besar bagi Anda.

Saham

Siapa yang tidak pernah mendengar kata saham? Saham adalah bentuk investasi yang paling dikenal oleh masyarakat. Cara berinvestasi dengan saham juga tergolong mudah. Untuk menjadi pemilik saham suatu perusahaan, Anda cukup membeli saham perusahaan yang dijual di pasar Bursa Efek. Sistem ini memberi keuntungan secara bulanan sebesar persentase saham yang Anda pegang. Hal ini pula dikenal sebagai hak atas dividen.

Saham juga dikenal sebagai alat investasi yang fleksibel sebab Anda bisa menjualnya kembali saat harga saham naik dan meraih keuntungan. Sayangnya, kelemahan saham adalah harga pasarnya yang bisa berubah sewaktu-waktu. Akan ada masanya saat harga saham turun tajam. Ini dikarenakan harga saham ditentukan oleh banyak faktor eksternal seperti situasi ekonomi dan politik. Oleh karena itu, Anda harus memantau perkembangan saham setiap hari.

Emas dan Logam Mulia

Investasi emas dan jenis logam mulia lainnya sudah dilakukan dari zaman dahulu hingga saat ini. Investasi emas bisa tetap bertahan dari tahun ke tahun sebab risiko kerugiannya yang lebih kecil dibandingkan saham. Hal ini dikarenakan emas dan logam mulia memiliki harga yang jauh lebih stabil dibandingkan saham. Investasi ini cocok dilakukan untuk jangka panjang di atas 5 tahun, sebab harga emas akan naik setiap tahun.

Reksadana

Reksadana bisa jadi pilihan yang tepat untuk investor pemula sebab ada pihak ketiga yang membantu proses investasi. Pihak ketiga tersebut dikenal dengan sebutan manajer investasi. Secara mudahnya, Anda selaku investor hanya perlu “menabung” modal rutin di setiap bulan.

Kemudian, uang Anda akan diubah menjadi investasi portofolio efek oleh sang manajer investasi. Portofolio efek merupakan produk-produk pasar uang, obligasi, atau saham. Investasi reksadana juga tidak memberatkan dari segi biaya modal. Banyak manajer investasi reksadana yang mematok modal awal investasi hanya sebesar Rp100.000 saja.

Properti

 Investasi properti juga tidak kalah menjanjikan sebab nilai properti senantiasa bertambah. Dari tahun ke tahun, nilai properti bisa meningkat hingga 15-20%. Angka tersebut bisa jadi lebih besar lagi jika properti yang Anda miliki berada di lokasi strategis seperti di pusat kota.

Bisnis properti juga tidak akan sepi peminat karena setiap orang akan selalu membutuhkan rumah atau lokasi usaha. Minusnya hanya terletak pada biaya yang harus Anda keluarkan untuk merawat properti Anda. Contoh investasi properti yang dapat Anda lakukan seperti menyewakan indekos, jual beli rumah, sewa villa atau membuka kontrakan ruko.

Deposito Berjangka

 Deposito berjangka dapat Anda lakukan di bank. Kegiatan ini sama halnya dengan menabung, hanya saja bunga tabungan deposito berjangka jauh lebih besar. Sistem deposito berjangka adalah menabung dalam batas waktu yang ditentukan seperti 3, 6 sampai 12 bulan. Selama itu, Anda tidak diperkenankan untuk menarik uang Anda sebelum batas waktu berakhir.

Apabila Anda melakukannya, maka Anda akan dikenakan penalti oleh bank. Keuntungan dari sistem deposito berasal dari banyaknya jumlah uang serta lamanya jangka waktu Anda menabung. Semakin banyak uang dan semakin lama menabung, keuntungan Anda akan semakin tinggi.

Itulah ulasan ringkas mengenai definisi, jenis dan tujuan investasi, dilengkapi dengan contoh-contoh investasi paling menguntungkan. Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk memutuskan dalam memilih tipe investasi yang tepat.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol