Media Bisnis Online | by APPKEY

Bisnis Online Service Sukses Jadi Jutawan dengan Peer to Peer Lending di...

Sukses Jadi Jutawan dengan Peer to Peer Lending di Investree

-

Memiliki pendapatan tambahan merupakan keinginan banyak orang. Cara terbaik untuk memperoleh pemasukan tambahan ialah dengan berinvestasi. Banyak orang memilih melakukan investasi saham, sebab keuntungan yang ditawarkan cukup besar.

Anda ingin investasi saham tapi takut? Daripada pusing belajar saham dan merugi, yuk coba investasi Peer to Peer Lending bersama Investree! Investasi P2P ini terkenal mampu memberi keuntungan yang sama besarnya dengan saham sekaligus lebih mudah dilakukan, lho.

Mari langsung simak artikel berikut ini untuk belajar sistem Peer to Peer Lending bersama Investree, lengkap dengan tips dan trik jitu berinvestasi untuk pemula.

Apa itu P2P Lending? Mengenal Investree dan Keuntungannya

Saat ini kita mengenal beragam jenis investasi, semisal saham, reksadana, emas, obligasi dan deposito. Setiap investasi pastinya memiliki karakteristik, keuntungan dan resikonya masing-masing. Manakah investasi yang pernah Anda coba sebelumnya? Atau, Anda masih mencari-cari investasi yang paling cocok dan menguntungkan? Jika iya, coba Peer to Peer Lending di Investree saja, yuk!

Nama Peer to Peer Lending mungkin masih asing di telinga masyarakat Indonesia, mengingat investasi ini merupakan inovasi baru dari fintech. Peer to Peer Lending (disingkat P2P) adalah sebuah investasi di mana Anda bisa meminjamkan uang kepada masyarakat diwadahi oleh pihak ketiga berupa perusahaan fintech.

Perusahaan fintech Peer to Peer Lending berperan mewadahi Anda selaku pemberi dana (investor/lender) dan masyarakat yang membutuhkan dana (kreditur/borrower). Nantinya, uang yang Anda pinjamkan akan kembali bersama suku bunga tertentu.

Investasi Peer to Peer Lending ini sesungguhnya sudah dimulai dari 10 tahun lalu di Inggris serta negara lain, namun baru-baru ini menjadi trend di Indonesia. P2P mulai diminati sebab menawarkan kemudahan bagi peminjam, diproses cepat, serta memberikan return tinggi hingga 20% dalam setahun kepada pemodal.

Selain itu, seluruh kegiatan investasi Peer to Peer Lending dilakukan secara mudah via online. Jadi, Anda sudah bisa melakukan investasi dan memperoleh keuntungan besar bahkan sembari bersantai di rumah saja.

Salah satu fintech Peer to Peer Lending terkemuka di Indonesia adalah Investree. Investree sendiri adalah fintech pelopor investasi P2P di Indonesia. Kini, Investree memberikan aneka pelayanan seperti investasi P2P yang aman dan terpercaya, juga memberi pemodalan untuk pegiat UMKM dan e-commerce. Beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh dari Investree adalah:

  • Keuntungan investasi sampai 20%p.a.
  • Proses full-online yang mudah, praktis, cepat
  • Modal awal terjangkau mulai dari 1 juta Rupiah
  • Memiliki resiko terukur dan rincian transparan
  • Cicilan pinjaman terjangkau, tanpa jaminan, start 0,9% per bulan.

Artikel terkait  Jasa Desain Kaos Distro Online yang Keren, Fashionable dan Berkualitas

Cara Kerja P2P Lending di Investree

peer-to-peer-lending-1

Seluruh aktivitas Peer to Peer Lending dilakukan secara online, sehingga lebih cepat dan praktis. Siapapun juga dapat melakukan investasi P2P. Namun pada dasarnya, hanya terdapat dua pihak dalam sistem P2P. Kedua pihak tersebut adalah investor atau kreditur. Berdasarkan kedua pihak ini, kita dapat menelaah lebih jauh cara kerja P2P Lending di semua fintech, termasuk Investree.

Yuk langsung simak cara kerja P2P Lending berikut:

P2P untuk Investor

Anda ingin menjadi investor atau peminjam dana di P2P Lending? Untuk memulai investasi sebagai lender, Anda bisa menelusuri marketplace terlebih dahulu. Marketplace adalah “pasar” atau “lapak” khusus yang memuat semua ajuan pinjaman dana dari kreditur untuk dipilih investor.

Telusuri baik-baik marketplace sebelum berinvestasi. Bacalah seluruh keterangan tentang pinjaman yang termuat dalam fact sheet secara rinci. Hal-hal yang umumnya dicek oleh investor dalam fact sheet pinjaman adalah:

  • Rincian ajuan pinjaman
  • Identitas kreditur (borrower)
  • Riwayat keuangan kreditur
  • Tujuan dan alasan pinjaman
  • Pendapatan tetap sang kreditur, dan lain-lain

Jika Anda sudah yakin untuk mendanai sebuah ajuan pinjaman, maka tahap selanjutnya adalah melakukan deposit dan berinvestasi sesuai jumlah yang tertera pada rincian pinjaman. Keuntungan akan Anda peroleh berupa pokok dan bunga di kala kreditur mencicil pinjaman di setiap bulannya. Besar bunga yang didapat tergantung pada suku bunga yang Anda investasikan.

P2P untuk Kreditur

P2P untuk kreditur memiliki sistem yang jelas berbeda dari investor. Agar bisa mengajukan pinjaman dana, Anda harus mengunggah dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat peminjam. Beberapa dokumen yang wajib disertakan ialah:

  • Tujuan peminjaman
  • Rincian peminjaman dana
  • Laporan keuangan dalam kurun waktu tertentu
  • Dokumen identitas diri
  • Untuk perusahaan, biasanya turut diminta bukti legalitas usaha serta laporan keuangan milik perusahaan

Setelah mengunggah berkas-berkas yang dibutuhkan, selanjutnya Anda cukup menunggu proses validasi berkas. Di sistem P2P Lending, proses validasi ini berlangsung relatif cepat. Nantinya, ajuan pinjaman Anda bisa ditolak atau diterima. Jangan khawatir jika ajuan pinjaman ditolak, sebab Anda akan mendapat notifikasi terkait kesalahan atau kekurangan berkas. Segera perbaiki agar ajuan dana Anda cepat diverifikasi ulang.

Jika ajuan diterima, Anda akan diarahkan ke bagian selanjutnya yakni penetapan suku bunga. Terakhir, ajuan pinjaman Anda akan dimasukkan ke marketplace yang tersedia pada sistem agar bisa diakses oleh investor. Jangan lupa juga untuk membayar cicilan pinjaman sesuai jumlah dan tanggal jatuh tempo yang ditentukan, ya!

Bagaimana, mudah sekali bukan cara kerja P2P? Sistem yang sama juga diterapkan pada Investree. Investree bekerja sebagai wadah untuk aktivitas pinjam meminjam dana secara online. Di sini, Anda bebas mau berinvestasi meminjamkan uang ataupun meminjam modal pada satu tempat yang dinamakan “marketplace”. Jadi, Anda bisa meminjamkan uang tanpa merasa was-was, atau meminjam modal tanpa melalui beragam syarat rumit dan berbelit-belit.

Sebagai pelopor fintech lending lebih dari 5 tahun lamanya, Investree tentu sudah menjamin keamanan investasi P2P Anda. Kelancaran investasi di Investree dapat terwujud tentu berkat dukungan fitur-fitur unggulan yang dimilikinya.

Apa sajakah fitur-fitur Investree untuk memperlancar investasi Anda? Mari lanjutkan membaca ke bagian selanjutnya!

5 Fitur Unggulan Investree, Bikin Investasi Semakin Lancar

Investree adalah platform P2P yang bertugas menganalisis, menyortir, hingga menyetujui sebuah peminjaman online. Selain itu, Investree juga memberikan keuntungan besar kepada setiap investornya.

Untuk melancarkan tugas-tugas tersebut, Investree pun dilengkapi oleh beragam fitur unggulan di dalamnya. Memahami fitur-fitur ini juga akan mempermudah Anda dalam proses berinvestasi P2P di Investree, lho! Apa sajakah? Berikut ulasannya:

Live Chat

Punya pertanyaan atau kebingungan saat menggunakan Investree? Jangan panik, sebab Anda bisa mengomunikasikan semua keluhan serta pertanyaan Anda via Live Chat. Fitur ini tersedia pada semua versi Investree, yakni aplikasi dan website. Di Live Chat, Anda akan terhubung dengan customer service yang siap sedia membantu semua kesulitan Anda selama 24 jam.

Blog

Tak seperti platform P2P lainnya, Investree dilengkapi dengan fitur blog. Di sini, Anda bisa mendapatkan berita sekaligus informasi terkini terkait dunia P2P. Ada pula beragam tips dan trik menarik yang bisa menambah wawasan Anda terkait investasi. Blog Investree dapat Anda akses secara gratis di website resminya.

Pendanaan

Fitur unggulan Investree berikutnya adalah pendanaan. Di sini, semua informasi terkait pendanaan untuk investor dapat Anda peroleh, mulai dari jenis-jenis produk investasi yang tersedia, keunggulan menjadi investor, dan testimonial dari para pengguna. Untuk informasi lebih rinci, fitur pendanaan dibagi-bagi lagi menjadi pendanaan pinjaman, reksadana untuk lender, dan SBN ritel.

Pinjaman

Berkebalikan dengan fitur sebelumnya, fitur pinjaman dikhususkan untuk Anda yang ingin menjadi kreditur di Investree. Bagian ini memuat semua keterangan produk pinjaman yang disediakan Investree berdasarkan kategori peminjam:

  • Buyer Financing

Pinjaman untuk ritel besar dan grosir.

  • Invoice Financing Syariah

Pinjaman syariah berbasis invoice.

  • Online Seller Financing Syariah

Pinjaman syariah untuk pedagang online.

  • Working capital term loan

Pinjaman modal yang memanfaatkan keunikan dari bisnis atau perusahaan Anda.

  • Online Seller Financing

Pinjaman modal untuk e-commerce.

  • Invoice Financing

Pinjaman biasa berbasis invoice.

Fitur ini akan mempermudah Anda memilih produk serta membuat penghitungan pinjaman modal yang tepat sesuai kebutuhan.

Marketplace

Fitur unggulan terakhir dari Investree adalah marketplace. Marketplace bertugas mengumpulkan semua investor dan kreditur untuk bertemu agar aktivitas pinjam-meminjam dapat berlangsung. Fitur marketplace di Investree bekerja mirip seperti beranda toko online pada umumnya. Semua ajuan pinjaman dari kreditur akan muncul di sini. Kemudian, investor bisa bebas memilih hendak mendanai pinjaman yang diinginkan.

Syarat dan Resiko Menjadi Investor P2P

peer-to-peer-lending-2

Tak peduli semudah apapun, pada kenyatanya, setiap investasi pasti memiliki syarat dan resikonya masing-masing. Begitu pula investasi P2P. Oleh sebab itu, Anda yang baru hendak memulai investasi P2P harus memahami betul-betul semua syarat dan resiko yang menanti selama proses investasi berlangsung.

Untuk bisa menjadi seorang investor P2P di Investree, Anda harus memenuhi syarat-syarat berikut ini:

Berusia Minimal 18 Tahun

Di Investree, setiap investor diwajibkan berusia minimal 18 tahun. Sebab, pada usia tersebut, Anda sudah memiliki hak, otoritas dan kapasitas hukum untuk menyetujui beragam ketentuan pengguna pada kebijakan Investree. Jika Anda masih berusia di bawah 18, Anda harus menggunakan perwakilan dari orang tua atau wali.

Individu atau Perusahaan

Anda bisa menjadi investor baik sebagai individu/perseorangan ataupun perusahaan. Pastikan Anda hendak berinvestasi atas nama individu atau perusahaan, kemudian berikan keterangan identitas yang sesuai dengan profil Anda. Semua bentuk informasi data diri yang diberikan kepada fintech haruslah bersifat akurat dan selengkap-lengkapnya.

Sudah Bekerja dan Berpenghasilan Tetap

Syarat mutlak selanjutnya adalah sudah bekerja dan memiliki penghasilan tetap. Sistem fintech akan selalu meminta keterangan rinci terkait pendapatan dan laporan keuangan Anda agar bisa memverifikasi ajuan pinjaman atau pemodalan. Syarat ini berlaku untuk individu ataupun perusahaan. Memiliki pekerjaan atau sumber penghasilan tetap tentunya akan mempermudah Anda saat melunasi tagihan pinjaman atau mendanai modal secara kontinu.

Selain syarat, ada pula sejumlah resiko yang harus Anda pahami sebelum terjun berinvestasi P2P Lending di Investree. Seorang investor yang sukses selalu memperhitungkan baik-baik profil kreditur beserta resiko yang mungkin muncul.

Jangan sampai Anda justru menghadapi kerugian karena mengabaikan jenis-jenis resiko investasi P2P berikut ini:

Gagal Bayar

Resiko P2P yang terbesar adalah gagal bayar. Setiap investor harus memahami dengan baik bahwa kemungkinan gagal bayar dari peminjam akan selalu ada. Jika peminjam gagal membayar tagihan, maka semua resiko akan ditanggung oleh sang investor. Kerugian ini tidak menjadi tanggungan pihak pengelola P2P atau perusahaan otoritas keuangan negara sekalipun.

Perlu digaris bawahi bahwa pihak fintech hanya bertugas sebagai pengelola proses pinjaman serta penagihan. Namun keterlambatan hingga gagal bayar tetap menjadi resiko penuh milik pemodal. Kerugian yang diakibatkan oleh tunggakan kreditur ini dikenal pula dengan nama resiko kredit.

Kebangkrutan Pengelola P2P

Kenyataannya, kita memang tidak akan pernah tahu bagaimana nasib sebuah perusahaan. Meskipun sudah dikelola dengan baik serta penuh strategi yang matang, tetap tidak ada perusahaan yang bisa melepaskan diri dari bayang-bayang kebangkrutan. Jadi, ada baiknya Anda menyadari dan memahami resiko ini terlebih dahulu sebelum melakukan investasi. Sebab, jika pengelola P2P Lending bangkrut, maka efeknya akan sangat berpengaruh bagi investor.

Salah satu cara baik untuk meminimalisir resiko ini adalah dengan menganalisa terlebih dahulu track record dan identitas dari calon perusahaan fintech P2P untuk investasi. Pastikan seberapa besar kekuatan modal yang mereka miliki, sebab biasanya, semakin solid dan baik kondisi keuangan mereka maka akan semakin kecil kemungkinannya untuk bangkrut.

Penyalahgunaan Dana Investasi

Resiko ini juga tidak dapat diprediksi. Jadi, mau tak mau, Anda harus ekstra hati-hati saat memilih perusahaan pengelola P2P agar tidak berakhir merugi.

Saat ini ada banyak pengelola P2P yang menunjukkan kredibilitasnya dengan memaparkan secara terbuka sistem investasi serta penempatan dana mereka. Namun untuk berjaga-jaga, Anda tetap harus rajin mengecek sistem kerja dari fintech yang Anda pilih untuk berinvestasi. Cari tahu apakah fintech pilihan Anda menempatkan dana investor di rekening terpisah khusus nasabah, reputasi dan rekam jejak fintech, dan apakah fintech sudah terdaftar resmi di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Indonesia.

Tidak Bisa Leluasa Mencairkan Investasi

Resiko terakhir P2P adalah dana yang tidak bisa dicairkan kapan saja seperti halnya investasi lain. P2P hanya bisa ditarik jika pinjaman sudah lunas atau jatuh tempo. Jadi, ada baiknya Anda tetap menyediakan dana darurat untuk berjaga-jaga jika P2P belum bisa dicairkan, ya!

Demikianlah pembahasan kali ini terkait investasi P2P Lending di Investree. Yuk segera akses https://investree.id/ atau download aplikasi resminya dari Play Store, dan mulailah berinvestasi untuk jaminan masa depan yang lebih baik!

 

Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

Jenis-Jenis Perusahaan Jasa di Indonesia

Perusahaan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan komoditi yang dipromosikan ke masyarakat, yaitu barang dan jasa. Perusahaan produk sudah jelas...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Teknologi Jaringan Tanpa Kabel Disebut ? | Pengertian & Ulasannya

Apa sih sebenarnya teknologi jaringan tanpa kabel itu? Teknologi jaringan tanpa kabel disebut dengan nirkabel. Yang mana jaringan tersebut...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya