Media Bisnis Online | by APPKEY

Blog Bisnis Evaluasi itu Apa? Definisi dan Tujuannya (Lengkap)

Evaluasi itu Apa? Definisi dan Tujuannya (Lengkap)

-

Pernahkah Anda mendapatkan hasil kerja yang tidak optimal, namun di saat yang sama Anda tidak tahu dimana letak kesalahan yang Anda buat? Mungkin sudah waktunya Anda melakukan evaluasi terhadap cara kerja Anda.

Kata evaluasi memang sudah akrab di telinga Anda, bukan? Sedari masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar hingga akhirnya menjadi dewasa, Anda tidak pernah lepas dari sistem evaluasi. Sistem evaluasi memang paling mudah dilihat penerapannya saat mengikuti ujian akhir semester sekolah.

Namun sadarkah Anda, bahwa proses evaluasi pun dapat dilakukan di luar ranah institusi formal seperti sekolah? Semisal di perusahaan, Anda melakukan proses evaluasi terhadap kinerja diri sendiri atau pegawai lain dalam tim yang Anda ketuai. Atau dalam mengatur rancangan belanja rumah tangga, Anda melakukan evaluasi karena masih merasa cukup boros.

Akan tetapi, apa sih, arti evaluasi sesungguhnya? Mengapa aktivitas yang satu ini begitu lekat dalam kehidupan orang-orang? Bagaimana cara melakukan evaluasi yang baik dan benar? Yuk simak tulisan berikut ini untuk mencari tahu jawabannya!

Apa Itu Evaluasi? Pengertian Evaluasi Menurut Pakar

evaluasi-menurut-pakar

Anda mungkin sudah sering mendengar kata evaluasi dalam kehidupan sehari-hari. Namun sudahkah Anda memahami apa itu evaluasi? Jika belum, berikut kami punya jawabannya.

Pengertian evaluasi adalah suatu proses pengukuran dan penilaian atas pekerjaan atau kegiatan yang telah dilakukan. Arti evaluasi adalah sebagai alat ukur guna mengetahui suatu pekerjaan sudah berhasl mencapai target atau belum. Ada pula yang merumuskan pengertian evaluasi adalah alat perbandingan hasil akhir suatu pekerjaan dengan target awal.

Nantinya melalui hasil evaluasi, Anda dapat mengetahui apakah kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan telah memenuhi keinginan di awal ataukah belum. Jika belum, Anda juga dapat mempelajari letak-letak kesalahan dan kekurangan dari sistem kerja guna mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Oleh sebab itu, arti evaluasi sering dipandang penting guna mengoptimalkan proses kerja suatu perusahaan.

Para ahli ekonomi pun tak luput mendefinisikan istilah evaluasi menurut pendapat serta perspektif masing-masing. Menurut Sanders dan Worthen, evaluasi adalah suatu proses peninjauan yang digunakan untuk mencari setiap informasi berharga seperti alternatif prosedur kerja, produksi, maupun program kerja.

Artikel terkait  6 Unsur-Unsur Manajemen Terpenting dalam Bisnis

 

Sedangkan Sudijono berpendapat bahwa sebuah proses penafsiran terhadap data-data yang bersifat kuantitatif merupakan kegiatan evaluasi. Lalu terakhir menurut Purwanto, saat kita memberikan penilaian atas kualitas sesuatu, maka hal tersebut sudah merupakan aktivitas evaluasi. Ia menambahkan lebih jauh lagi bahwa evaluasi juga mencakup segala aktivitas yang kita lakukan untuk mendapatkan, merencanakan, hingga menyediakan informasi guna menciptakan alternatif keputusan kerja baru.

Bagaimana, kini Anda sudah paham bukan, apa itu evaluasi? Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa arti evaluasi adalah suatu proses penilaian dengan cara mengumpulkan informasi terkait sistem kerja, alat-alat kerja hingga kinerja sumber daya manusia yang terlibat untuk mencocokkan kembali antara hasil kerja dengan target awal.

Mengapa Melakukan Evaluasi? 3 Tujuan Evaluasi

Selayaknya setiap hal yang dilakukan atas dasar tujuan tertentu, ada sejumlah tujuan utama dari proses evaluasi. Terdapat 3 tujuan yang akan menjadi alasan kuat Anda untuk mulai melakukan evaluasi terhadap sistem kerja. Apa sajakah 3 tujuan evaluasi tersebut?

Memperoleh Feedback

Tujuan pertama evaluasi adalah mendapatkan feedback atau umpan balik atas sistem kerja yang telah Anda lakukan selama ini. Proses penilaian kembali terhadap hasil dan sistem pekerjaan dapat memberitahu Anda beragam informasi yang belum diketahui sebelumnya, lho! Feedback yang Anda peroleh dari hasil evaluasi bisa berupa letak-letak kekurangan serta kesalahan dalam sistem kerja yang bisa diperbaiki ke depannya.

Menilai Tingkat Efisiensi Kerja

Tujuan selanjutnya yakni evaluasi untuk menilai tingkat efisiensi kerja. Hanya melalui proses evaluasi lah Anda bisa melihat seberapa efektif sarana, sistem, serta sumber daya yang perusahaan Anda miliki ketika dipergunakan untuk bekerja mencapai target. Jika terdapat komponen yang tidak efektif, maka Anda dapat segera menggantinya dengan alternatif lain.

Menilai Kemampuan Karyawan

Evaluasi terhadap karyawan juga penting untuk dilakukan. Tujuannya agar Anda memahami sejauh mana setiap karyawan memahami dan menguasai pekerjaannya. Anda juga bisa melihat karyawan mana yang rajin dan produktif serta yang tidak.

Jangan Tertukar, Inilah 2 Jenis Evaluasi

Kebanyakan orang awam mengira setiap jenis evaluasi sama saja. Padahal sebenarnya evaluasi dapat dibedakan berdasarkan sifatnya masing-masing. Pengelompokkan jenis-jenis evaluasi adalah evaluasi sumatif dan formatif. Apakah perbedaan dari masing-masing evaluasi? Berikut jawabannya.

Evaluasi Sumatif

Jika Anda pernah melakukan proses evaluasi terhadap hasil akhir dari suatu pekerjaan, maka Anda telah melaksanakan evaluasi sumatif. Evaluasi sumatif berlangsung dengan menilai seluruh hasil kerja yang Anda berhasil dapatkan dari awal memulai pekerjaan hinga akhir. Oleh sebab itu, penilaian sumatif dilakukan di akhir pekerjaan atau kegiatan. Semisal, Anda mengikuti proses magang selama 3 bulan di perusahaan A. Otomatis, perusahaan akan menilai kinerja Anda menjelang masa 3 bulan tersebut berakhir.

Evaluasi Formatif

Tipe evaluasi kedua adalah evaluasi formatif. Berbeda dengan sumatif yang menilai hasil kerja di akhir, proses evaluasi formatif dilakukan secara rutin atau berkala. Proses evaluasi formatif cocok digunakan jika Anda ingin mendapatkan feedback sesering dan secepat mungkin terkait kemajuan sistem kerja.

Lebih bagus lagi, sistem evaluasi berkala ini dapat selalu memberikan informasi jika terjadi hambatan atau kendala dalam sistem kerja. Sehingga Anda bisa memperbaiki hambatan tersebut dengan lebih cepat sebelum semakin parah merusak sistem kerja.

Artikel terkait  5 Alasan Knowledge Management Diperlukan Oleh Perusahaan

 

Langkah-Langkah Evaluasi

langkah-langkah-evaluasi

Setelah memahami tujuan dan jenis, lalu bagaimana caranya melaksanakan proses evaluasi? Di bawah ini kami sudah siapkan 5 langkah yang akan memandu Anda dalam melaksanakan proses evaluasi.

1) Membuat Target Evaluasi

Langkah pertama adalah membuat target evaluasi. Suatu sistem kerja bisa memiliki begitu banyak aspek, dan tidak semua hal dari sistem bermasalah, bukan? Agar proses evaluasi dapat berjalan dengan efisien, buatlah target hal-hal apa yang sekiranya memerlukan peninjauan kembali.

2) Membuat Rancangan Proses Evaluasi

Setelah mengetahui hal apa yang ingin dievaluasi, tahap selanjutnya adalah menyusun rancangan proses evaluasi. Tentukan jenis evaluasi apa yang ingin Anda gunakan dan sesuai dengan sistem kerja perusahaan. Buat desain yang sedemikian rupa hingga perkirakan data-data apa saja yang akan Anda butuhkan agar proses evaluasi dapat berlangsung dengan lancar.

3) Mengumpulkan Data

Tahapan ketiga adalah mengumpulkan data yang akan digunakan untuk evaluasi. Kumpulkan hasil-hasil pekerjaan yang akan Anda analisis dalam kurun waktu periode tertentu. Jangan mengumpulkan data yang tidak sesuai dengan target evaluasi sebab akan mengacaukan analisis.

4) Menganalisa Data

Begitu data-data terkumpul, kini Anda sudah siap melakukan proses analisis sebagaimana yang telah dirancang sebelumnya. Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menganalisis data, seperti menggunakan alat-alat analisis, mengelompokkan data, hingga teori-teori yang relevan.

Proses ini nantinya akan melahirkan suatu hasil yang dapat dibandingkan dengan target atau perkiraan awal dari sistem kerja. Di sini juga Anda dapat menarik kesimpulan apakah hasil kerja yang telah dilakukan telah memuaskan atau belum.

5) Melaporkan Hasil

Proses terakhir dari rangkaian evaluasi adalah melaporkan hasil yang didapat. Tahapan ini nantinya harus dibaca oleh pihak-pihak lain yang terlibat dalam sistem kerja agar mereka bisa teredukasi dan turut berkontribusi untuk perbaikan di masa mendatang.

Contoh-Contoh Evaluasi

Anda telah belajar banyak hal tentang evaluasi! Nah, bagian terakhir dari artikel ini adalah contoh evaluasi yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Contoh di bawah ini diambil dari ranah pendidikan yang juga dapat Anda coba gunakan untuk menilai kualitas sumber daya manusia dari perusahaan.

Evaluasi Objektif

Evaluasi objektif seperti menjawab soal dalam bentuk pilihan ganda, mencocokkan jawaban, melengkapi jawaban, atau memilih benar-salah merupakan contoh evaluasi yang cukup sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tes-tes seperti dikelompokkan ke dalam evaluasi objektif sebab penilaian yang dilakukan bersifat objektif. Biasanya, penilaian evaluasi objektif dilakukan berdasarkan kunci jawaban yang sama sehingga sudah jelas mana jawaban yang benar dan salah.

Evaluasi Subjektif

Artikel terkait  Ekonomi Kreatif : Pengertian, Jenis dan Perkembangannya

Berbeda dengan tes objektif, tes subjektif adalah contoh evaluasi yang mengedepankan sistem esai. Evaluasi ini cocok digunakan untuk menilai perspektif, opini, hingga kemampuan intelektual dari sumber daya manusia. Tes esai tergolong ke dalam evaluasi subjektif sebab penilaiannya tidak bisa didasarkan pada kunci jawaban yang standar atau sama. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki cara pandang, pendapat dan cara berpikir terhadap suatu masalah yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, tes ini lebih bersifat subjektif.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait evaluasi! Semoga membantu menambah pengetahuan Anda, ya. Have a nice day.
[business-about]

Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Jenis-Jenis Perusahaan Jasa di Indonesia

Perusahaan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan komoditi yang dipromosikan ke masyarakat, yaitu barang dan jasa. Perusahaan produk sudah jelas...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Teknologi Jaringan Tanpa Kabel Disebut ? | Pengertian & Ulasannya

Belakangan ini kita sering mendengar perusahaan-perusahaan gadget yang menawarkan aneka produk nirkabel untuk lebih memudahkan aneka pekerjaan masyarakat. Biasanya, kita...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya