Ekonomi Kreatif : Pengertian, Jenis dan Perkembangannya

Apakah Anda termasuk orang yang senang membuat atau menciptakan hal-hal baru? Menyukai suatu inovasi yang kreatif untuk mempeprbarui atau membuat hal-hal lama menjadi unik dan baru? Jika Anda adalah seseorang yang demikian, maka Anda adalah orang yang sangat cocok bergabung dalam ekonomi kreatif yang saat ini tengah marak di Indonesia. Memiliki kemampuan dalam hal berinovasi sangat penting saat ini.

Di era globalisasi yang ditandai pesatnya kemajuan teknologi serta konektivitas yang tidak lagi memiliki batasan, mengubah pola dan gaya hidup masyarakat. Bagaimana seseorang saling bertukar informasi, konsumsi, dan juga perdagangan baik produk maupun budaya, sangat mudah dan umum di kalangan masyarakat dunia saat ini. Ini mengakibatkan timbulnya berbagai macam cara baru dalam usaha memajukan ekonomi. Perubahan dunia yang sangat dinamis dan kompleks ini mengharuskan manusia untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan kegiatan ekonomi di era saat ini.

Istilah ekonomi kreatif adalah sebuah konsep dengan kreatifitas dan pengetahuan sebagai asset atau landasan utama dalam usaha menggerakkan bisnis dan ekonomi secara garis besar. Konsep ini akhirnya berhasil memicu ketertarikan dari banyak industri maupun negara-negara untuk dikembangkan dan dijadikan roda penggerak perekonomian yang mengganti gaya konvensional. Namun sebenarnya apa sih pengertian ekonomi kreatif? Lalu, bagaimana hubungan antara ekonomi kreatif dan industri kreatif? Baca artikel ini sampai akhir untuk menemukan jawabannya dan informasi lainnya.

Pengertian Ekonomi Kreatif

ekonomi-kreatif

Ekonomi kreatif adalah konsep yang menggabungkan informasi dengan kreativitas manusia sebagai faktor produksi utama dalam hal perekonomian. Ekonomi kreatif telah terbukti memberi banyak bantuan dalam usaha menumbuhkan ekonomi karena banyaknya pebisnis kreatif yang telah berhasil menuangkan ide serta kreatifitas mereka yang mendapat dukungan pemerintah. Hasil lonjakan ekonomi setelah adanya konsep ekonomi kreatif, membuat banyak negara memberikan dukungan penuh pada pelaku sektor kreatif dengan harapan ekonomi kreatif akan menjadi salah satu pilar pendapatan dan perekonomian negara.

Apalagi, sektor ini memiliki pertumbuhan yang sangat menanjak, sekitar 5,76%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan sektor listrik, gas dan air, bahkan sektor pertambangan dan penggelian, juga kehutanan dan perikanan, juga pertanian, peternakan, dan industri pengolahan dan jasa.

Dengan kehebatan itu, keyakinan akan masa depan sektor ekonomi kreatif ini mendorong Presiden Indonesia, bapak Joko Widodo membentuk sebuah badan yang berfungsi sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan nama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Bagaimana hubungan antara ekonomi kreatif dan industri kreatif? Ekonomi kreatif memiliki cakupan yang sangat luas, karena tidak hanya mencakup penciptaan nilai tambah secara ekonomi, namun juga termasuk penciptaan nilai tambah secara sosial, budaya, dan lingkungan. Menurut Departemen Perdagangan Republik Indonesia, pengertian industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas, keterampilan, serta bakat inividu dalam usaha menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan melalui penciptaan serta pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta seseorang.

Jenis Ekonomi Kreatif

Berdasarkan buku Pengembangan Industri Kreatif Indonesia 2025 yang diterbitkan Departemen Perdagangan Republik Indonesia, berikut jenis-jenis industri kreatif di Indonesia.

1. Periklanan

Periklanan yang dimaksud dapat berupa iklan yang menggunakan media TV, Radio, Brosur, juga dengan media internet melalui sosial media (e-flyer), juga spanduk dan media lainnya yang memungkinkan. Periklanan ini dilakukan dengan tujuan memperkenalkan dan memasarkan produk baik berupa barang maupun jasa.

2. Handicraft

Handicraft atau seni kerajinan tangan merupakan salah satu kreatifitas yang sudah ada sejak lama dan banyak dilakukan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang. Kerajinan ini dapat berupa hasil budaya tradisional maupun penggabungan dari trend-trend terkini seperti pembuatan tas dari bahan alami atau limbah, kipas, vas bunga, serta barang-barang lainnya di mana proses pengerjaan dan pembuatannya tidak dilakukan dengan bantuan mesin.

3. Pasar Barang Seni

Pasar Barang seni merupakan tempat para pengrajin memasarkan hasil dari kerajinan mereka. Mulai dari tas, gantungan tas, gelas, vas, dan berbagai barang seni lainnya yang telah dihias.

4. Kuliner

Industri kuliner memang tidak ada matinya. Industri ini justru semakin terbantu dengan adanya kemudahan dalam mengakses informasi serta perkembangan teknologi saat ini. Kuliner ini menyajikan berbagai pilihan menu dengan komposisi yang unik dan lezat serta dipercantik dengan hiasan yang akan mengundang keinginan pecinta kuliner menikmatinya.

5. Fashion

Dunia fashion yang terus berkembangan adalah salah satu perkembangan dan trend yang tidak akan lekang oleh waktu. Hal ini karena industri satu ini selalu dipenuhi oleh orang-orang atau desainer kreatif yang mampu mendobrak batas dan garis ukur dalam menciptakan sebuah seni.

6. Film, Video, dan Fotografi

Ketiga industri ini juga termasuk dalam ekonomi kreatif. Film, video, dan fotografi adalah cara untuk menciptakan cerita dan seni melalui video dan gambar.

7. Music

Lagu, lirik, dan nada merupakan jenis ekonomi kreatif dengan tujuan menciptakan music terbaru.

8. Seni Pertunjukan

Seni pertunjukan dapat berupa seni teater panggung atau drama panggung, hingga film dan serial TV.

9. Penerbitan dan Percetakan

Jika Anda adalah seseorang yang memiliki hobi menulis dan membuat buku atau majalah, maka Anda telah turut berpartisipasi dalam berperan dan menjalankan ekonomi kreatif.

10. Layanan Komputer dan Perangkat Lunak

Layanan komputer, software atau perangkat lunak, website design, termasuk juga game design adalah bagian dari ekonomi kreatif.

11. Radio dan Televisi

Siaran radio dan televisi dengan berbagai konten yang unik dan menarik serta menghibur merupakan bagian dari jenis ekonomi yang satu ini.

12. Riset dan Pengembangan

Dengan melakukan riset dan juga pengembangan, Anda dapat menemukan ide-ide kreatid baru dan bermanfaat dalam kegiatan ekonomi.

Perkembangan Ekonomi Kreatif Indonesia

Konektivitas yang sangat cepat dan proses globalisasi berperan besar mengubah cara manusia melakukan kegiatan ekonomi, saling bertukar dan berbagi informasi, melakukan kegiatan konsumsi, dan hal lainnya. Perubahan dunia yang begitu dinamis ini menuntut setiap individu untuk inovatif dan mengembangkan kreativitas dalam melakukan beragam kegiatan ekonomi. Bagaimana pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia?

Sebenarnya, ekonomi kreatif ini sudah ada sejak lama di Indonesia. Namun, dahulu masih menggunakan istilah ekonomi informasi dan ekonomi industri. Istilah ekonomi kreatif sendiri baru dikenal dan mulai digunakan setelah John Howkins menerbitkan buku terkait industri kreatif. Bagi masyarakat, hal ini menghasilkan ide merupakan hal yang harus dilakukan demi kemajuan sebagai definisi ekonomi kreatif.

Semenjak era pemerintahan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, ekonomi kreatif di Indonesia sudah muncul. Kemudian, pada masa pemerintahan Bapak Joko Widodo, industri ini semakin berkembang berkat dibentuknya Bekraf. Kemunculan ekonomi kreatif ini juga tidak lepas karena adanya Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA yang telah ada dan berkembang selama beberapa tahun. Keberadaan MEA dan industri kreatif ini diharapkan mampu membantu memajukan perekonomian Indonesia dengan cara:

  1. Membuka lapangan kerja baru
  2. Menekan angka pengangguran
  3. Kompetisi dunia bisnis yang lebih sehat
  4. Masyarakat akan menjadi lebih kreatif
  5. Meningkatkan inovasi dalam berbagai sektor.

Ciri dan Karakteristik Ekonomi Kreatif

ciri-ciri-ekonomi-kreatif

1. Berbasis Ide dan Gagasan

Sebuah bisnis kreatif akan selalu mengikut dari ide dan gagasan yang berasal dari pelaku bisnis.

2. Pengembangan Terbuka dan Tidak Terbatas

Seperti ide dan kreatifitas, bisnis yang tergolong bisnis kreatif tidak akan megikuti cara konvensional yang terbatas. Melainkan akan selalu mengikuti dan terbuka terhadap trend-trend serta inovasi terbaru.

3. Merupakan Hasil Kreasi Intelektual

Produk yang dihasilkan atau diciptakanmerupakan proyeksi dari kreatifitas, bakat, serta intelektual atau pengetahuan pelakunya.

4. Butuh Kerjasama

Demi mendukung segala aspek, ekonomi kreatif sangat bergantung kerjasama semua pihak baik pelaku usaha, kaum inletektual, dunia usaha, dan pemerintah yang merupakan prasyarat dasar.

5. Konsel yang Bersifat Relative dan Mudah Diganti

Usaha ini sangat bergantung pada kemajuan zaman, teknologi, dan juga trend sehingga tidak mengherankan produk baik barang maupun jasa yang dihasilkan akan memiliki siklus hidup yang singkat. Kendati demikian, bisnis ini mempunyai margin yang tinggi dengan aneka ragam pilihan, persaingan sejenis yang sangat tinggi dan mudah ditiru oleh pelaku bisnis lain.

Itulah pemaparan terkait berbagai informasi mengenai ekonomi kreatif, khususnya di Indonesia. Dalam dunia bisnis yang tengah berkembang saat ini, penting untuk mengikuti trend dan perkembangan zaman. Sebab dengan begitu, maka bisnis yang Anda jalankan mampu berkembang sesuai harapan. Dengan kenyataan bahwa penggerak ekonomi yang dinamis dan selalu mengalami perubahan, akan menuntut banyak pihak untuk tetap dijalurnya. Dibutuhkan kerjasama, kebersamaan, serta sinergi, dan lingkungan yang sepaham untuk menunjangnya. Pelaku ekonomi kreatif dan industri kreatif harus saling berbagi ide dan melakukan kolaborasi dengan erat, berbagi pengalaman dan gagasan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan kesinambungan ekonomi. Terima kasih telah membaca hingga akhir, semoga bermanfaat!

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol