15 Cara Menghemat Uang | Tips Hemat Buat Anak Muda

Bagi banyak orang, aktivitas sesederhana menghemat uang ternyata bisa menjadi suatu kegiatan yang sulit untuk dilakukan. Terutama adalah anak-anak muda seperti pelajar sekolah dan mahasiswa. Kesulitan mencari cara menghemat uang merupakan kejadian yang sering dialami para anak sekolah, sebab mayoritas dari mereka belum memiliki penghasilan tetap. Alhasil, masuk akal jika banyak anak muda cenderung merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menerapkan cara menghemat uang.

Anak-anak muda biasanya tidak memiliki uang dalam jumlah besar sebab kebutuhan mereka masih menjadi tanggungan orang tua. Pelajar biasa mendapatkan uang jajan dari orang tua mereka, dan saat ini, sudah ada pula remaja yang bekerja paruh waktu sembari menempuh pendidikan. Walaupun sudah memiliki uang sendiri, sayangnya, nominal tersebut masih belum mencukupi untuk memenuhi keinginan anak muda untuk bergaya mengikuti tren kehidupan masa kini.

Oleh karena itu, anak muda sebaiknya mengetahui cara menghemat uang yang terbaik agar bisa membeli kebutuhan pribadi. Selain bisa membeli barang impian dengan uang sendiri, mulai menerapkan cara menghemat uang dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan manfaat positif yang beragam, lho! Contohnya, Anda tidak mudah tergiur untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan, atau Anda tidak perlu lagi khawatir atas kebutuhan yang memerlukan dana besar sebab telah memiliki tabungan sendiri.

Lalu, bagaimana cara menghemat uang yang baik dan mudah? Mari simak 15 tips menghemat uang yang telah kami sajikan khusus untuk Anda di bawah ini!

15 Tips Menghemat Uang Termudah untuk Kaum Milenial

menghemat-uang

Pernahkah Anda mendengar peribahasa, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”?. Istilah tersebutlah yang harus Anda tanamkan ketika hendak menjalankan cara menghemat uang. Dengan 15 tips menghemat uang berikut ini, anak muda dengan uang saku kecil pun bisa memiliki tabungan puluhan juta! Apa saja tipsnya?

Menggunakan “Sistem Anggaran dalam Amplop”

Cara menghemat uang yang pertama adalah dengan membuat anggaran untuk setiap kebutuhan Anda selama satu bulan menggunakan amplop surat.  Setiap orang pastinya memiliki kebutuhan rutin yang harus dipenuhi dalam satu bulan, bukan? Gunakan sistem amplop untuk membuat kategori kebutuhan yang harus Anda penuhi, seperti makanan, bensin, kuota internet dan lainnya. Kemudian, tuliskan nominal masing-masing kebutuhan di amplop, lalu masukkan uang saku sesuai dengan nominal di setiap amplop. Jika ada uang lebih, sebaiknya ditabung.

Membuat Rencana Keuangan

Cara ini dapat membantu dalam penyusunan alokasi dana yang sesuai untuk memenuhi seluruh kebutuhan pribadi Anda. Anda bisa membuat suatu rencana keuangan yang terdiri dari jumlah uang yang dimiliki selama sebulan dikurangi dengan jumlah kebutuhan. Jangan lupa untuk membuat skala prioritas sehingga uang Anda tidak habis untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.

Memperbaiki Mindset “Harga Murah”

Kesalahan dari mayoritas anak muda dalam menghemat uang terletak pada mindset mereka terkait “harga murah”. Kebanyakan anak muda suka menyepelekan nominal yang dirasa “murah” untuk sekadar memenuhi gaya hidup. Misalnya pada saat ini, banyak anak muda yang suka membeli bubble tea seharga Rp 10.000. Harga ini mungkin tergolong “murah”. Namun, jika dalam 30 hari Anda rutin menghabiskan Rp 10.000 untuk segelas bubble tea, maka Anda telah boros menghasbiskan sebesar Rp 300.000 per bulannya hanya untuk segelas minuman.

Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan menanamkan mindset untuk membeli barang-barang yang diperlukan. Selain itu, biasakan untuk membuat catatan pada pengeluaran Anda. Dengan begitu, Anda dapat terus memantau untuk apa saja uang Anda dipergunakan.

Sarapan Sebelum Pergi

Banyak anak muda juga melalaikan sarapan sebelum beraktivitas. Padahal, Anda bisa menghemat uang saku jika rajin sarapan sebelum pergi ke sekolah. Anda tidak merasa lapar saat beraktivitas dan uang saku pun dapat ditabung.

Membeli Barang Murah Berkualitas

Tidak sedikit anak muda yang gemar membeli barang hanya karena rasa gengsi atau mengikuti tren. Alhasil, mereka pun gemar membeli barang mahal bermerk terkenal alias branded. Ubah mindset tersebut dengan menekankan pada diri Anda bahwa yang terpenting adalah kualitas barang, bukan merknya. Saat ini pun Anda bisa menemukan banyak sekali barang murah dengan kualitas yang tak kalah baik. Kebiasaan ini akan mampu membuat Anda lebih berhemat.

Membawa Bekal

Tips berhemat lainnya adalah dengan membiasakan diri membawa bekal dari rumah saat bepergian. Kebiasaan ini akan membuat Anda lebih hemat sebab tidak perlu lagi untuk berbelanja di luar. Selain itu, kesehatan Anda dapat ikut terjaga sebab makanan buatan rumah sudah terjamin kehigienisannya.

Memanfaatkan Fasilitas Gratis

Saat ini ada banyak fasilitas gratis yang diberikan untuk umum seperti akses internet dan buku-buku pinjaman di perpustakaan. Anda bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk mengerjakan pekerjaan seperti tugas sekolah. Anda pun jadi lebih hemat sebab tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kuota internet atau buku baru.

Menabung

Seberapapun jumlah uang yang Anda miliki, usahakan untuk tetap menabung. Sisihkan setiap uang yang Anda miliki, meskipun jumlahnya tidak seberapa. Pepatah yang mengatakan sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit harus selalu diingat. Bisa jadi setiap uang 2.000 atau 5.000 yang Anda sisihkan saat ini kelak menjadi puluhan juta!

Membandingkan Harga sebelum Membeli

membandingkan-harga

Setiap toko menawarkan harga yang berbeda untuk suatu produk. Saat hendak berbelanja, pastikan Anda membandingkan harga produk yang sama dari sejumlah toko terlebih dahulu. Belanjalah pada toko dengan harga kebutuhan termurah yang Anda temukan. Dengan demikian, Anda bisa menjadi lebih hemat.

Bekerja Sampingan

Banyak anak muda mengambil kerja sampingan atau paruh waktu di sela-sela jam sekolah mereka untuk menambah penghasilan. Kerja paruh waktu kebanyakan dilakukan oleh mahasiswa yang notabene jam kuliah mereka lebih fleksibel. Jika Anda mengambil kerja sampingan, Anda akan belajar cara memanajemen waktu serta memiliki pengalaman di dunia kerja. Namun jangan lupa untuk tetap memprioritaskan pendidikan, ya!

Menghindari “Pembelian Mendadak”

Saat menabung, tak jarang Anda akan bertemu dengan banyak “godaan”. Misalnya, Anda tiba-tiba melihat diskon besar-besaran dari suatu produk. Jika Anda tergoda membeli produk diskon tersebut, berarti Anda telah melakukan yang dinamakan “pembelian mendadak”.

Sikap membeli barang di luar alokasi bulanan, apalagi yang bersifat keinginan semata, merupakan hal yang harus dihindari ketika Anda sedang berhemat uang. Jangan sampai karena tergiur diskon, Anda menyesal karena telah mengacaukan usaha menabung Anda sendiri.

Membayar Tunai

Sekarang ini, banyak platform uang digital menawarkan fitur PayLater (bayar kemudian) yang semakin memudahkan orang untuk berbelanja. Dengan fitur PayLater, Anda bisa membeli barang bahkan ketika tidak memiliki uang. Sebagai gantinya, Anda harus membayar “hutang pinjaman” tersebut kepada aplikasi di bulan berikutnya.

Jika Anda ingin kegiatan menabung Anda berhasil, hindari pembayaran dengan sistem PayLater ataupun kartu kredit. Penggunaan fitur ini dapat menjadikan Anda boros sekaligus menghancurkan aturan anggaran pengeluaran Anda.

Melawan Kebiasaan Boros

Setiap orang boros di jalannya masing-masing, alias memiliki kebiasaan berfoya-foya untuk hal yang berbeda-beda. Jika Anda merasa memiliki kebiasaan buruk ini, sebaiknya segeralah berubah! Cari tahu untuk hal apa saja Anda sering menghabiskan uang; Apakah untuk berbelanja online? Ngopi di café? Atau membeli jajanan kaki lima? Ketika Anda sukses mengubah kebiasaa boros tersebut, maka selamat! Anda telah selangkah lebih maju dalam gaya hidup hemat!

Menjaga Kesehatan

Mengapa menjaga kesehatan? Tentu saja, agar Anda tidak mudah jatuh sakit. Ingat-ingatlah bahwa biaya satu kali berobat ke dokter, untuk penyakit jenis apapun, tidak pernah sedikit. Oleh karena itu, Anda harus terus menjaga kesehatan seperti makan makanan sehat, rajin berolahraga dan beristirahat yang cukup. Ketika Anda sehat, maka tabungan Anda pun dapat ikut sehat.

Gaya Hidup Bukan Kompetisi

Persaingan gaya hidup bukanlah hal baru di masyarakat. Faktor gengsi dan ingin terlihat “lebih” selalu mendorong orang untuk berbondong-bondong memamerkan kekayaan serta gaya hidup mewah. Kebiasaan ini dapat menjadi racun bagi kehidupan Anda, tak peduli berapapun jumlah kekayaan yang dimiliki. Tanamkan pada diri Anda bahwa gaya hidup glamour serta foya-foya yang tidak perlu dapat mempercepat Anda menemui titik kemiskinan. Ubah kebiasaan tersebut dan mulailah untuk hidup hemat secukupnya.

Bagaimana, Anda tertarik untuk menerapkan cara menghemat uang di atas? Semoga tips di atas dapat membantu Anda, ya! Selamat menabung!

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol