Media Bisnis Online | by APPKEY

Bisnis Model bisnis Inilah 3 Tahap Utama dalam Pendirian Start Up, Apa...

Inilah 3 Tahap Utama dalam Pendirian Start Up, Apa Sajakah?

-

Ingin memulai bisnis start up online? Yuk simak terlebih dahulu 3 tahap utama dalam pendirian start up berikut ini.

Meski terkesan sulit, ternyata mendirikan perusahaan start up adalah sebuah pekerjaan yang mudah. Faktanya, siapa saja bisa mendirikan start up digital jika sudah memiliki keinginan, modal dan sumber daya lainnya yang memadai.

Namun tetap ada baiknya bagi Anda untuk mengetahui 3 tahap utama dalam pendirian start up agar tidak kaget saat menjalankan perusahaan online satu ini.

Lantas apa itu start up dan apa saja tahap-tahapan pendiriannya? Yuk kita temukan jawabannya bersama-sama pada artikel edisi kali ini. Selamat membaca!

Apa Itu Start Up?

Perusahaan start up adalah istilah yang sudah familiar di telinga kita. Anda mungkin juga sepakat bahwa perusahaan start up adalah trend bisnis kekinian yang tengah menjamur di masyarakat saat ini. Di Indonesia sendiri ada cukup banyak bisnis start up yang berkembang, seperti GoJek, Tokopedia, OVO, dan lain-lain.

Tetapi, apa itu start up? Start up adalah sebuah jenis bisnis rintisan (swasta) yang didukung oleh sistem layanan digital. Keunikan lain dari start up adalah budaya kerjanya yang serba cepat dan tim kelompok kerja minimalis. Start up adalah bisnis yang turut terkenal mengedepankan kreatifitas dan inovasi segar tanpa batas.

Ada juga yang mendefinisikan start up adalah sebuah perusahaan yang baru beroperasi dan masih dalam tahap pengembangan sekaligus penelitian untuk menemukan pangsa pasar terbaik. Inilah mengapa nama lain dari perusahaan start up adalah perusahaan rintisan.

3 Tahap Utama dalam Pendirian Start Up

bisnis-startup

Mendirikan start up sendiri pada dasarnya mirip dengan mendirikan bisnis lain pada umumnya. Oleh sebab itulah, Anda yang ingin mendirikan start up pasti akan melewati 3 tahapan utama berikut ini, yang juga dikenal dengan istilah 3P: permission, planning dan practice.

1. Permission

Tahap pertama dalam proses pendirian start up adalah permission. Permission yang dimaksud di sini tak lain merujuk pada keteguhan hati Anda sendiri untuk mulai terjun ke dunia bisnis.

Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, hampir 80% orang yang ingin berbisnis berakhir gagal sebelum memulai karena mereka terlalu takut dengan berbagai kemungkinan bisnis yang ada.

Orang-orang yang bermimpi memiliki start up sendiri, tapi tidak berani untuk mewujudkannya akan terus tertinggal di belakang. Mereka adalah orang-orang yang menggebu-gebu membahas soal rencana start up mereka, mengikuti beragam kelas online atau membaca referensi tentang cara mendirikan start up – akan tetapi, mereka juga masih menyimpan ketakutan akan kegagalan berbisnis.

Atau mereka merasa takut dengan mitos bahwa orang-orang yang bisa sukses berbisnis hanyalah orang-orang dengan latar belakang ilmu bisnis saja.

Permasalahannya ada pada diri Anda. Mimpi memiliki start up sendiri tidak akan terwujud jika Anda tidak pernah mengizinkan diri sendiri untuk benar-benar mencoba mendirikan usaha, mencicipi kegagalan, atau melakukan inovasi-inovasi terbaik yang Anda bisa.

Jika selama ini Anda bisa bekerja untuk perusahaan milik orang lain dengan baik, lantas mengapa tidak mencoba untuk menjadi bos dari perusahaan milik sendiri?

Jika tahap ini sudah terasa berat untuk dijalani, ada baiknya Anda mencoba melakukan diskusi dengan orang-orang terdekat seperti keluarga atau sahabat untuk mencari solusi terbaik atas ketakutan serta keraguan yang masih mengganjal dalam hati.

Anda juga bisa mengumpulkan referensi dengan sharing dari pebisnis yang sudah berpengalaman. Pada akhirnya, jangan lupa untuk memastikan bahwa seluruh tekad, niat dan keberanian tersebut sudah tumbuh dalam diri Anda sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Artikel terkait  Pedoman Lengkap Terbaru Cara Buat dan Pakai Google Bisnis 2021

2. Planning

Setelah mengumpulkan segenap tekad untuk terjun ke dunia start up, kini tiba waktunya untuk membuat rencana usaha. Mulailah mencari tahu kira-kira bisnis start up apa yang paling baik untuk dibuat.

Siapa saja rekan tim dan apa saja sumber daya yang dimiliki? Apa saja goals dari bisnis start up Anda?

Lebih lanjut, Anda juga harus membuat perkiraan realistis terkait jumlah modal dan keuntungan yang mungkin didapat oleh bisnis start up Anda. Begitu pula dengan waktu kerja membangun start up yang mungkin perlu disesuaikan dengan jadwal rutinitas Anda yang lainnya.

Setidaknya, pebisnis start up bisa menghabiskan sekitar 20 jam per minggu untuk mengurusi usaha rintisan mereka.

Sebisa mungkin jangan buat goals yang terlalu muluk-muluk atau tidak cocok dengan kondisi sumber daya yang dimiliki perusahaan. Tidak apa-apa jika start up perdana Anda masih memiliki keterbatasan modal.

Lebih baik coba cari inspirasi hal-hal terbaik yang bisa dikerjakan dengan modal dana yang ada. Nantinya, perusahaan Anda bisa bertumbuh perlahan-lahan dari titik awal tersebut, bukan?

Ingat, membuat rencana tidak sama dengan memprediksi masa depan. Alih-alih, planning adalah upaya Anda dan tim memetakan daftar pekerjaan, arah pertumbuhan dan goals bisnis start up untuk dipraktekkan secara nyata.

3. Practice

Tahap terakhir dalam merintis usaha start up adalah langsung terjun berpraktek! Setelah cukup memahami teori dan membuat rencana, maka apa lagi yang Anda tunggu? Segera wujudkan gagasan dan ide-ide yang telah dibuat.

Anda bisa memulai dengan aktivitas-aktivitas kecil, seperti membuat website bisnis, membuat akun medsos bisnis, dan mulai merancang konten.

Kunci keberhasilan dari bisnis start up sesungguhnya sederhana yakni berpraktek setiap hari. Pengalaman telah membuktikan bahwa pebisnis yang senantiasa berpraktek setiap hari lebih mudah untuk berkembang sekaligus menjadi semakin ahli dalam menjalankan bisnisnya.

Praktek dan proses belajar setiap hari adalah cara terbaik agar Anda semakin mahir menavigasi perusahaan, melayani konsumen, dan menghadirkan aneka produk berkualitas untuk masyarakat. Bagaimana, sudah siap mencoba terjun ke dunia start up?

Artikel terkait  Usaha Mikro: Jenis, Permodalan, Dasar Hukum, dan Kewajiban Perpajakan

Bonus: 3 Tips Ampuh Mengembangkan Start Up Sendiri

bisnis-startup-2

Sebelum benar-benar turun ke dunia start up, berikut ini kami sajikan bonus ulasan 3 tips ampuh saat mengembangkan usaha start up sendiri. Tips-tips ini dijamin ampuh untuk melancarkan jalan perkembangan usaha start up Anda ke depannya:

1. Rajin Meningkatkan dan Mengoptimalisasi Layanan Brand

Tips pertama, rajin-rajinlah meningkatkan dan mengoptimalisasi layanan brand start up Anda melalui strategi marketing terbaik pilihan. Coba perhatikan usaha-usaha start up lain yang sudah sukses di masyarakat. Mereka semua tentunya bisa sukses bertahan di pasaran karena rajin meningkatkan serta mengoptimalisasi layanan brand mereka untuk masyarakat.

Anda bisa melakukan optimalisasi produk serta layanan dengan menerapkan sejumlah strategi simpel seperti mengotomatisasi beberapa pekerjaan dengan tools IT canggih untuk meringankan beban kerja tim, seperti administrasi, cloud storage, SEO, training dan lainnya. Coba juga untuk membangun tim dengan orang-orang yang tepat agar tercipta lingkungan kerja yang solid serta kompak dalam upaya memuaskan klien.

Terakhir, Anda bisa memakai sistem tenaga outsourcing untuk mendapatkan sumber daya pegawai berkualitas khususnya untuk divisi pembuatan konten (penulis konten, desainer, video editor).

2. Memelihara Hubungan dengan Customer (Sistem Brand Advocates)

Kedua, gunakan strategi brand advocates. Brand advocates adalah trik menjalin hubungan antara start up dengan konsumen dengan baik. Sehingga efeknya, akan ada lebih banyak orang yang tertarik untuk mempromosikan brand bisnis Anda.

Cara ini juga dinilai lebih hemat biaya promosi. Ketimbang menguras dompet habis-habisan untuk memasang iklan mahal-mahal yang belum tentu efektif, lebih baik maksimalkan potensi iklan word of mouth.

Biarkan konsumen sendiri yang berbicara terkait keunggulan produk Anda serta kepuasan mereka menjadi pelanggan Anda.

Langkah terbaik memulai kedekatan hubungan dengan konsumen ini dapat pula dilakukan dengan cara sederhana, seperti menyebarkan konten-konten promosi yang spesifik dan tepat sasaran pasar (targeted content).

Lakukan survey untuk mengetahui siapa saja target utama dari bisnis start up Anda, dan di mana Anda bisa menemukan mereka. Konten yang tepat sasaran akan lebih mudah diterima serta disebarkan konsumen via linimassa medsos masing-masing.

3. Gunakan Internet untuk Mengoptimalkan Usaha

Terakhir, jangan lupa gunakan kecanggihan internet untuk mengoptimalkan semua usaha start up Anda. Internet mampu menyederhanakan banyak pekerjaan merepotkan, seperti melakukan survey pasar yang luas dan dinamis, berpromosi, dan membangun komunikasi dengan jutaan orang dari seluruh dunia.

Dengan internet, Anda bisa mendapatkan banyak informasi dalam hitungan waktu singkat serta praktis. Selain itu, internet dapat membantu memudahkan proses pembangunan jaringan relasi dari bisnis start up Anda. Anda bisa bekerja sama dengan banyak perusahaan besar ataupun sesama start up.

Selain itu, internet juga menjadi tempat terbaik untuk mendapatkan inspirasi bisnis terbaru setiap hari. Start up Anda juga bisa lebih mudah memanjakan konsumen melalui penawaran-penawaran yang disebar secara virtual.

Demikianlah pembahasan artikel edisi kali ini tentang start up business. Semoga pembahasan apa itu start up business hingga tips-tips start up business di atas mampu menambah wawasan Anda, ya!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya