Warning: getimagesize(https://markey.id/wp-content/uploads/2020/09/markey.png): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 429 Too Many Requests in /home/appkey01/markey.id/public_html/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(https://markey.id/wp-content/uploads/2020/09/markey.png): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 429 Too Many Requests in /home/appkey01/markey.id/public_html/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Media Bisnis Online | by APPKEY

Bisnis Model bisnis Trend Baru Jualan Online di E-Commerce Dengan Cara Live...

Trend Baru Jualan Online di E-Commerce Dengan Cara Live Streaming

-

China menjadi pasar livestreaming e-commerce di dunia, disebabkan China mencoba memanfaatkan livestreaming untuk mendongkrak penjualan bisnis di bidang e-commerce mereka.

Berbeda dengan mayoritas livestreaming platform milik Barat yang berfokus pada gaming dan entertainment, China berfokus pada livestreaming e-commerce, sebagai opsi bagi para konsumen untuk menemukan produk yang tepat.

Oleh karena itu, China menjadi pusat industri livestreaming e-commerce.

Sebagai bukti, menurut laporan Delloite, pasar livestreaming di China menyentuh $4,4 milliar pada 2018, kemudian bernilai US$61,2 milliar atau sekitar Rp. 910 triliun pada tahun 2019, dan angka ini diperkirakan akan meningkat dua kali lipat tahun ini, atau tahun 2020.

Ada dua pemain utama yang mendominasi pasar livestreaming e-commerce di China, yaitu Taobao Live milik Alibaba yang diluncurkan tahun 2018, juga dua aplikasi video pendek bernama Douyin dan Kuaishou.

Dikarenakan pasar livestreaming e-commerce di China begitu kuatnya, Taobao yang merupakan milik Alibaba, salah satu pemain kuat e-commerce di China, kemudian merangkap menjadi content community.

Taobao pada akhirnya bukan hanya sekedar platform e-commerce, Taobao menjadi rumah bagi lebih dari 4.000 livestream hosts yang memproduksi 150.000 jam konten belanja setiap hari.

Budaya Livestreaming di China

live-streamming-1

Saat livestreaming e-commerce berlangsung dalam salah satu platform e-commerce di China, para penggemar dapat berbelanja produk-produk yang mereka lihat langsung dalam aplikasi yang sama.

Sebanyak 600.000 produk dapat dibeli oleh para pelanggan suatu e-commerce melalui livestreaming setiap harinya, melalui e-commerce Tao Bao.

Key Opinion Leader (KOL), atau seseorang yang ahli di bidang tertentu, yang opininya dianggap valid karena memahami bidang-bidang tertentu, menggunakan livestreaming sebagai media utama bagi mereka untuk membangun kedekatan mereka dengan audiens.

Para pemilik akun, baik itu e-commerce ataupun sosial media, dapat mengajukan pertanyaan mengenai produk, memberi komentar, hingga menerima hadiah virtual ketika menonton livestreaming.

Konten yang beragam menjadi turunan lain dari strategi livestreaming yang digunakan oleh e-commerce China. Mulai dari produk kecantikan hingga produk pertanian segar di China, semuanya memiliki konten livestreaming.

Para host dari livestreaming akan berbicara mengenai trend terbaru dari kategori produk yang dibawakan, memamerkan produk, juga mengajak para audiens terlibat dan berinteraksi secara langsung.

Menurut Lauren Hallanan, Vice President of Meet Group, sebuah platform hiburan sosial global terkemuka, bahwa livestreaming e-commerce telah menjadi populer, terutama di kalangan wanita di kota-kota lower tier juga daerah pedesaan di China.

Para wanita ini memperlakukan para penyiar alias host layaknya teman dekat sendiri, seseorang yang dapat mereka tuju untuk mendapatkan saran mengenai produk, seseorang yang rekomendasi-nya mereka percayai.

Dan Lauren juga menambahkan, membeli produk melalui livestreaming biasa ataupun livestreaming e-commerce telah menjadi kebiasaan, dan ia melihat kebiasaan ini akan menjadi kuat di masa depan.

Jadi, melihat konten livestreaming produk segar, menampilkan bagaimana petani memetik sayuran dan menangkap ikan hidup di sungai terdekat, adalah hal yang biasa di China. Para penonton livestreaming pun dapat mengajukan berbagai pertanyaan sekaligus membuat pesanan seraya menonton livestreaming.

Seperti itulah industri livestreaming e-commerce di China!

Bagi siapapun yang tertarik untuk mempelajari industri livestreaming secara global, harus mempelajari pasar Asia, China terutama.

Top 5 Teratas Aplikasi Streamming China

live-streaming-2

Seperti yang dipaparkan sebelumnya perusahaan streaming China adalah yang terdepan begitu berhubungan dengan teknologi streaming baru, metode gamification dan monetization juga desain produk.

Ada empat kategori utama platform streaming China:

Entertainment, gaming, e-commerce, dan education. Kemudian terdapat top five platforms di kategori entertainment, sebagai contoh, Momo, Huajiao, YY, Yizhibo dan terakhir Inke.

Momo

Tidak seperti aplikasi livestreaming pure-play lainnya, Momo adalah aplikasi social networking sekaligus dating app, yang berarti juga ia memiliki variasi fitur yang luas sekaligus aktivitas membangun komunitas (community-building activity), yang tidak dimiliki oleh aplikasi-aplikasi serupa lainnya.

Sebagai contoh, grup diskusi berdasarkan topik (topic-based discussion group), chat rooms streaming voice-only, serta sebuah timeline dimana pengguna dapat mem-posting foto dan video.

Ini juga menjadi alasan kunci untuk kesuksesan berkelanjutannya, dikarenakan pengguna aplikasi ini ada untuk persahabatan dan hiburan sosial, tidak hanya untuk livestreaming.

Huajiao

Huajiao adalah aplikasi standalone atau mampu beroperasi secara mandiri juga pure-play live streaming app yang hanya berfokus pada aktivitas-nya. Mereka menciptakan namanya sendiri secepatnya di saat China sedang mengalamai ledakan streaming, dengan cara berinvestasi sebanyak-banyaknya di bidang advertising, bahkan menyewa artis-artis besar China, seperti Fan Bingbing, untuk menjadi Chief Experience Officer, yang bertugas sebagai spokeperson alias pembicaranya dan dapat melakukan livestreaming di Huajiao.

Beberapa tahun terakhir, ketika kondisi pasar menurun dan bergabung, mereka telah mampu mempertahankan pertumbuhan yang stabil dan sekarang ini dipertimbangkan sebagai satu dari platform-platform teratas di China.

Huajiao sangat menarik bagi streamer-streamer teratas dikarenakan mereka banyak memberikan potongan yang jauh lebih tinggi, dari pendapatan hadiah mereka dibandingkan platform China lain.

YY

Berbeda dibandingkan aplikasi platform streaming lainnya, YY pada dasarnya mengukir jalan untuk ledakan streaming China dengan me-rilis produk inti mereka, YY client, sebuah software gratis berbasis PC, kemudian mereka mengeluarkan sebuah aplikasi mobile, Mobile YY di September 2010, dan sebuah browser-based version dari pelayanan mereka di Oktober 2012.

Dan banyak sekali produk-produk yang di-launching oleh YY demi menyemarakkan industri livestreaming e-commerce di China.

Yizhibo

Yizhibo me-launching relatif lambat di bidang game di Mei 2016, tetapi tetap membuktikan untuk menjadi kekuatan utama di ekosistem information-sharing China sekarang. Di tahun 2017, Yizhibo menduduki peringkat pertama dalam hal akuisisi pemakai di antara platform yang sedang berkompetisi.

Yizhibo adalah aplikasi livestreaming pilihan untuk millennial Chinese, mayoritas dikarenakan integrasi mereka dengan platform sosial media terbesar Chinese, Weibo. Di tahun 2016, Yizhibo dan Weibo membangun sebuah partnership kolaboratif untuk content creation juga circulation.

Inke

Inke di-launching Mei 2015 dengan slogan, “siapapun dapat menjadi seorang streaming star.” Aplikasi itu sendiri cukup biasa, seperti layaknya aplikasi livestreaming China yang sudah tidak mengeluarkan fitur baru, Inke cukup cepat menambahkan banyak aneka ragam produk, seperti hadiah virtual, battle, dan sekarang grup streaming.

Di tahun 2018, menjadi tahun besar bagi video pendek platform-platform China, jadi banyak perhatian media berubah kesana.

Tetapi livestreaming masih tetap menguat di tahun ini. Bahkan platform-platform streaming China sudah di pusblish sekarang (dalam hal saham), di tahun 2018.

Trend Live Streaming E-Commerce Asia Tenggara

ecommerce

Skala livestreaming di Asia Tenggara belum setara dengan China, namun kawasan ini dinilai memiliki potensi yang kuat. Pernyataan yang terakhir ini ditambahkan oleh seorang senior di Analyst Forrester, di sebuah perusahaan riset pasar.

Asia Tenggara adalah rumah bagi 650 juta orang manusia.

Raksasa teknologi yang berbasis di Amerika Serikat, yaitu Facebook, juga mengincar pasar e-commerce di Asia Tenggara yang tengah tumbuh ini.

Adanya peluncuran fitur berjualan gratis, Facebook Shops, di bulan Mei 2020, beserta investasi-investasi baru di Gojek merupakan indikator kuat ambisi mereka terhadap e-commerce di Asia Tenggara.

Tidak ada yang tahu, bahwa banyaknya promosi produk atau layanan berbasis livestreaming ini, merupakan hasil investasi dari para perusahaan-perusahaan raksasa demi mewujudkan ambisi mereka terhadap e-commerce di Asia Tenggara.

Lazada yang dimiliki oleh Alibaba Group yang juga pemilik sah dari Taobao, sempat meluncurkan fitur LazLive di awal 2018, dan pandemi COVID-2019 ternyata mendorong trend ini.

Karantina wilayah di berbagai daerah di Asia Tenggara membuat banyak orang mengeksplorasi cara lain untuk menemukan produk-produk baru.

Lazada berhasil mendapatkan 27 juta orang penonton live aktif pada bulan April lalu. Ia juga mengklaim memiliki lebih dari 65 juta konsumen aktif tahunan.

Pandemi COVID-19 telah mempercepat adaptasi format e-commerce di Asia Tenggara yang merupakan rumah bagi 650 juta orang manusia.

E-Commerce di Indonesia

Apabila dianalisis, Indonesia baru memasuki gelombang awal trend Live Commerce pada Juli 2020.

Ketika mayoritas strategi live e-commerce di Indonesia masih terbatas pada penjualan produk-produk untuk gaya hidup seperti fashion, make up, dan gadget, China sudah melangkah jauh dari itu.

China telah memimpin dunia dalam hal penggunaan livestreaming untuk melibatkan customer pada platform customer.

Berasal dari China sebagai pasar livestreaming terbesar di dunia, trend Live Commerce alias Live E-Commerce masuk ke Indonesia dibawa oleh para pemain e-commerce dengan sokongan investasi asal negeri Tirai Bambu tersebut. Tokopedia dan Lazada, contohnya.

Kepopuleran trend Live Commerce didorong oleh perubahan perilaku customer di pasar, yang ingin mencari inspirasi sekaligus berbelanja di waktu yang bersamaan.

Fenomena ini dijuluki oleh Tokopedia dengan era social commerce, dimana fitur livestreaming dimanfaatkan oleh pebisnis untuk mendorong kreativitas pemasaran dan meningkatkan engagement dengan customer.

Sejak tahun 2018, Tokopedia meluncurkan saluran videostreaming, Tokopedia Play. Saluran ini memungkinkan customer Tokopedia merasakan pengalaman live shopping seraya berinteraksi dengan para content creator.

Strategi serupa turut dilakukan oleh Lazada Indonesia dengan menghadirkan teknologi livestreaming juga, Shoppertainment.

Inovasi ini menggabungkan gaming, shopping, dan livestreaming, berangkat hasil dari analisis Lazada yang menemukan bahwa customer saat ini mencari pengalaman multisensor saat berbelanja.

Teknologi ini dikatakan oleh Chief Marketing Officer Lazada telah mengubah cara Lazada berinteraksi dengan customer-nya.

Teknologi ini memungkinkan mereka menjangkau customer dengan cara yang lebih relevan sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan.

Hal ini juga memungkinkan para penjual dan brand partner Lazada menjual produk dengan cara yang lebih menarik. Misalnya saja dengan menyesuaikan konten video dengan produk yang dijual demi  menghadirkan pengalaman belanja yang lebih menarik.

Kesimpulan

Demikian informasi mengenai teknologi livestreaming e-commerce beserta inovasi-inovasinya di berbagai e-commerce terkemuka.

Di Indonesia, teknologi livestreaming e-commerce masih digawangi oleh e-commerce atau sosial media.

Lazada dengan fitur LazLive di awal 2018 dan Shoppertainment-nya, Tokopedia dengan Tokopedia Play-nya, Facebook dengan Facebook Live-nya atau Instagram dengan Instagram Live-nya.

Platform livestreaming di Indonesia, seperti Twitch, Cube TV, Youtube Gaming, dan platform lainnya semuanya lebih banyak dikhususkan untuk live streaming game, demi menghasilkan uang hasil bermain game.

Sepanjang pengetahuan penulis, belum ada platform livestreaming yang secara independen mengkhususkan layanannya untuk livestreaming khusus mempromosikan produk atau suatu layanan.

Oleh karena itu, jika Anda ingin bergabung dengan industri livestreaming di bidang e-commerce untuk penjualan produk, Anda bisa menciptakan aplikasi livestreaming yang berdiri sendiri, khusus untuk berbelanja.

Atau, dengan hanya sekedar untuk berpromosi lewat Twitter Live, Facebook Live dan teman-temannya, Anda berarti sudah menyemarakkan industri livestreaming biasa (melalui sosial media atau platform lainnya) maupun livestreaming e-commerce.

 


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya