Media Bisnis Online | by APPKEY

Bisnis Peluang Bisnis Wajib Dicoba! 5 Tips Mengurangi Resiko Bisnis Dropship dan...

Wajib Dicoba! 5 Tips Mengurangi Resiko Bisnis Dropship dan Memaksimalkan Omset

-

Bisnis dropship Anda macet? Berbisnis dropship tanpa modal yang gampang tetap bukan berarti bebas resiko 100%, lho. Bisa jadi Anda mengalami beragam permasalahan dropship yang tidak diantisipasi sebelumnya.

Bisnis dropship tanpa modal sedang menjadi trend di kalangan masyarakat kekinian. Bisnis ini sangat cepat dikenal dan banyak diikuti orang-orang karena sangat mudah dijalankan sekaligus fleksibel. Anda juga tidak perlu modal uang sama sekali untuk berbisnis. Jadi, bisnis dropship adalah jenis usaha terbaik bagi Anda yang baru ingin mulai merintis usaha.

Akan tetapi seperti bisnis-bisnis pada umumnya, bisnis dropship tanpa modal tetap mempunyai sejumlah resiko yang harus Anda siasati agar tidak bangkrut. Kabar gembiranya, kami sudah menyiapkan berbagai tips dropship terbaru khusus untuk mengurangi resiko bisnis dropship dan memaksimalkan omset.

Cukup ikuti tips dropship berikut ini saja, lalu Anda sudah bisa kembali berbisnis dengan lancar! Jadi tanpa berbasa-basi lagi, mari langsung meluncur ke pembahasan lengkapnya berikut ini. Selamat membaca!

Apa Itu Dropshipper? Cara Kerja, Keuntungan dan Resiko Dropshipper

dropshipping-1

Dibandingkan bisnis jenis lainnya, bisnis dropship adalah bisnis yang paling sederhana. Bisnis ini dapat dijalankan oleh siapa saja, baik yang mempunyai kemampuan dan pengalaman bisnis dan yang tidak.

Bisnis dropship biasanya sangat digemari di kalangan pelajar/mahasiswa, pegawai kantoran dan ibu rumah tangga karena bisa dijalankan di sela-sela kesibukan. Anda juga tidak perlu modal sama sekali untuk memulai dropship. Dalam sistem dropship, semua kebutuhan produk dan pengiriman sudah ditangani oleh pihak supplier.

Inti dari bisnis dropship adalah promosi. Tugas Anda selaku dropshipper adalah mempromosikan katalog produk dari supplier dan mendapatkan untung dari setiap produk yang laku terjual. Apabila ada pesanan yang masuk, maka tugas Anda adalah menyalurkan rincian pesanan kepada supplier untuk diproses.

Lalu bagaimana dengan keuntungan dropship? Anda bisa mendapat untung dari sistem selisih harga.

Semisal Anda menjual peralatan rumah tangga secara dropship. Supplier memberikan harga jual produk kepada Anda sebesar 100 ribu rupiah. Kemudian, Anda menaikkan harganya menjadi 150 ribu rupiah dan menjualnya kepada konsumen. Ini artinya Anda mendapatkan selisih untung 50 ribu rupiah dari setiap produk yang laku terjual. Sangat gampang, bukan?

Untung-Rugi Bisnis Dropship

Walaupun gampang, bisnis dropship tetap memiliki keuntungan dan kerugian atau resikonya tersendiri. Beberapa keuntungan yang selalu dicari dalam bisnis dropship adalah:

  • Bisa dimulai tanpa modal maupun pengalaman sama sekali.
  • Tidak perlu repot menyetok produk, melakukan produksi dan distribusi barang. Semua dilakukan oleh supplier Anda.
  • Sangat fleksibel, dapat dilakukan kapanpun dimanapun bahkan di sela-sela kesibukan Anda lainnya.
  • Anda bisa menjual sebanyak mungkin jenis produk. Cukup bekerjasama dengan beberapa supplier saja.
  • Anda bisa bekerja mempromosikan produk dengan cara yang menyenangkan, seperti sembari bermain dan berkreasi di sosial media.

Di sisi lain, dropship juga mempunyai sejumlah resiko yang patut diantisipasi. Resiko-resiko ini bisa menjadikan bisnis Anda macet, terlebih jika Anda tidak tahu bagaimana cara menghadapinya. Beberapa resiko bisnis dropship adalah:

  • Anda lah yang harus bertanggung jawab mengatasi komplain, kritik dan pertanyaan dari konsumen, bukan supplier. Hal ini bisa jadi lumayan menyulitkan apabila Anda tidak paham mekanisme dropship dan rincian dari produk.
  • Anda tidak punya kendali penuh atas jumlah stok produk. Jadi Anda perlu bolak-balik mengecek apakah stok barang masih ada atau tidak.
  • Tidak bisa mengatur sistem pengiriman paket karena sistem tersebut diatur sepenuhnya oleh supplier.
  • Tidak bebas membuat custom produk atau menyediakan promo seperti bundling karena stok produk ada di tangan supplier.
  • Sulit menjamin kualitas asli dari produk karena Anda tidak pernah melihat, meraba dan memiliki produk yang dijual.

5 Tips Dropship yang Wajib Dicoba untuk Menghindari Kerugian

Dropship tetaplah sebuah bisnis yang beresiko. Jadi meskipun gampang, janganlah pernah menyepelekan aktivitas bisnis dropship.

Pun agar Anda tidak banyak menemui kendala saat berbisnis dropship, yuk coba 5 tips dropship simpel berikut ini supaya usaha semakin sukses:

Artikel terkait  Aplikasi Scan Barcode Untuk Produk Online Shop

1. Membuat Kriteria untuk Memilih Supplier

Salah satu penyebab masalah dalam sistem dropship diakibatkan oleh kesalahan Anda saat memilih supplier. Sebuah supplier bisa saja menawarkan paket dropship dengan harga murah, deskripsi menarik serta foto produk yang terlihat menjanjikan. Namun apakah produk yang dijual sungguh-sungguh berkualitas sebagus deskripsi dan foto di katalog? Jawabannya “belum tentu”.

Saat ini ada banyak sekali supplier dropship abal-abal yang patut Anda waspadai. Bisa saja mereka menawarkan katalog produk yang bagus, tetapi kondisi produk asli sangat jauh dari apa yang ditampilkan.

Jadi, satu-satunya cara untuk menghindari salah memilih supplier adalah dengan cermat menyeleksi supplier sebelum menjalin kerjasama. Untuk memudahkan proses seleksi, Anda bisa membuat sejumlah kriteria khusus yang harus dimiliki sebuah supplier dan produk yang ditawarkan seperti:

Tipe Produk

Apakah produk yang ditawarkan merupakan kebutuhan masyarakat? Jika Anda menjual produk ini, apakah peluangnya untuk laku di masyarakat cukup baik?

Selain itu, pastikan produk yang Anda jual tidak banyak dijual juga di toko-toko offline. Konsumen umumnya tidak tertarik membeli produk yang bisa mereka dapatkan di toko terdekat secara online.

Tipe Supplier

Apa tipe supplier Anda? Sebaiknya pilihlah supplier yang bersifat industri, pabrik atau produsen (tangan pertama) demi mendapat harga grosir produk.

Hindari memilih supplier yang bersifat sesama penjual (tangan kedua) karena besar kemungkinan harga jual produk sudah ia naikkan sebelumnya. Anda akan sulit untuk menjual kembali produk yang harga jualnya sudah tinggi.

Kualitas Produk

Bagaimana kualitas dari produk yang hendak dijual? Apakah ada nilai positif unggulan di produk tersebut yang dapat Anda promosikan ke konsumen?

Kualitas Supplier

Terakhir, pastikan kualitas supplier Anda. Anda bisa melakukan sejumlah penelitian kecil-kecilan seperti mengecek ulasan positif dan rating yang diterima oleh supplier. Anda juga bisa menilai bagaimana kinerja supplier dari cara mereka berkomunikasi menyampaikan ketentuan kerja dropshipper dan bernegosiasi dengan Anda.

Namun akan lebih bagus lagi jika Anda menemukan calon supplier yang bersedia memberikan sampel produk yang dijual. Jadi, Anda bisa menilai kualitas supplier sekaligus kualitas produk jualan!

2. Biasakan Berjualan Memakai Banyak Metode

Perluas jangkauan pasar dropship Anda dengan berjualan di banyak tempat. Sosial media seperti Instagram, Facebook, WhatsApp dan Twitter sangat direkomendasikan untuk berjualan online metode dropship.

Akan tetapi tidak ada salahnya untuk memperluas jangkauan pasar dengan menambah tempat jualan Anda di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, ataupun Amazon. Apalagi saat ini marketplace juga menyediakan fitur khusus dropship yang semakin mempermudah Anda dalam melakukan penjualan sebagai dropshipper.

Memasarkan produk di marketplace jauh lebih menguntungkan karena ada jutaan masyarakat saat ini menggunakan marketplace untuk belanja kebutuhan. Plus, di marketplace ada banyak voucher diskon yang bisa menghemat belanjaan konsumen.

3. Memiliki Supplier Utama dan Cadangan

Tips selanjutnya adalah usahakan untuk memiliki supplier utama dan cadangan. Kebanyakan dropshipper lokal Indonesia masih belum mempraktekkan cara ini karena masih menganggap 1 supplier saja cukup untuk modal berbisnis.

Padahal kenyataan di lapangan tidak bisa dikatakan selalu mulus. Bisa saja supplier tiba-tiba kehabisan stok produk padahal ada banyak konsumen yang ingin membeli barang tersebut.

Jika sudah begini situasinya, maka bisnis dropship Anda otomatis terancam. Anda tidak hanya akan mengecewakan konsumen, tetapi mereka juga tidak akan lagi mau berbelanja di tempat Anda. Dengan kata lain, reputasi bisnis dropship Anda pun seketika hancur lebur hanya gara-gara kebiasaan Anda mengandalkan 1 supplier.

Jadi, sebaiknya Anda mulai mengubah strategi dengan memiliki supplier utama dan cadangan. Pilihlah 2-3 supplier yang menawarkan produk yang sama berkualitasnya untuk diajak kerjasama. Apabila sewaktu-waktu supplier utama Anda kehabisan stok, maka Anda bisa memesan produk dari supplier cadangan dan tak mengecewakan konsumen.

Artikel terkait  Sering Dilakukan, 9 Kesalahan Cara Membuat Hashtag di Promosi Sosial Media

4. Membaca Betul-Betul Kontrak Kerjasama dari Supplier

Jangan pernah lupa atau malas membaca kontrak kerjasama dari supplier sebelum memulai kerjasama dropship! Hal ini sangat penting karena setiap supplier memiliki ketentuan kerjasama dropship yang berbeda-beda.

Bayangkan bagaimana rasanya jika Anda bekerjasama dengan supplier yang tidak satu visi-misi atau sepamahaman dengan Anda. Pastinya kerjasama Anda akan banyak mengalami kendala dan masalah. Konsumen pun tidak akan tertarik atau merasa takut berbelanja di toko yang sistem kerjanya berantakan.

Faktanya, masih banyak pebisnis dropship yang mengabaikan membaca kontrak kerjasama di awal. Ada juga yang tidak tahu seperti apa isi kontrak kerjasama dropshipper yang baik. Sekarang Anda tidak perlu bingung lagi. Anda hanya perlu memastikan kontrak kerja dari calon supplier memuat poin-poin berikut ini:

  • Memiliki aturan dan sistem yang rinci untuk melakukan refund/pengembalian barang yang tidak sesuai.
  • Memuat ketentuan rinci terkait proses pengiriman, waktu pengiriman dan bentuk-bentuk pelayanan yang sah dan tidak sah.
  • Merinci seluruh tipe produk dan harga-harganya.
  • Memuat kontak aktif yang bisa dihubungi dari supplier.
  • Terdapat rincian sanksi yang jelas apabila salah satu pihak (supplier maupun dropshipper) melanggar kesepakatan kerjasama.

5. Menggunakan Aplikasi Dropship Terbaik

dropshipping-3

Tips dropship terakhir adalah berbisnislah menggunakan aplikasi dropship terbaik. Meskipun Anda sudah membuka toko online di sosial media dan marketplace, nyatanya bisnis dropship paling baik dilakukan menggunakan aplikasi dropship terbaik milik sendiri. Mengapa begitu?

Di aplikasi dropship terbaik milik sendiri, Anda bisa dengan bebas mengatur sistem jual-beli yang berlaku. Selain itu, memakai aplikasi pihak ketiga seperti sosial media dan marketplace juga beresiko mengingat semua aturan pemakaian aplikasi tersebut dapat berubah kapan saja sesuai keinginan pemiliknya.

Jadi daripada merugi, lebih baik buat aplikasi dropship terbaik Anda bersama APPKEY! Aplikasi bisnis online APPKEY bisa digunakan untuk beragam jenis bisnis, mulai dari dropship, reseller, supplier, hingga UMKM. Anda juga bebas mengatur sendiri tampilan, sistem dan menu dari aplikasi bisnis APPKEY agar pas dengan karakteristik dan kenyamanan Anda saat berjualan.

Berbeda juga dengan aplikasi bisnis online buatan lain, di APPKEY Anda tidak perlu harus punya pengalaman seputar IT untuk bisa memakai aplikasi bisnis milik sendiri. Tim IT kami sengaja menyiapkan sistem aplikasi yang berkualitas namun gampang dipelajari oleh masyarakat awam.

Bahkan kalau terjadi masalah dengan aplikasi, cukup hubungi APPKEY dan kami akan segera memperbaikinya secepat mungkin. Super praktis!

Artikel terkait  Startup Pitch Deck | Panduan Pembuatan dan Contohnya

Fitur Lengkap Aplikasi Belanja Online APPKEY

Aktivitas bisnis dropship Anda dijamin jauh lebih gampang dengan aplikasi belanja online APPKEY. Ini karena aplikasi APPKEY sudah dilengkapi dengan beragam fitur unggulan seperti:

  • Riwayat Belanja: konsumen bisa melihat sendiri daftar riwayat produk yang pernah ia beli, sehingga memudahkan untuk melakukan pembelian ulang.
  • Notifikasi Real-Time: konsumen tidak akan ketinggalan informasi diskon atau penawaran terbaru dengan adanya notifikasi real-time. Anda juga bisa meningkatkan keuntungan secara signifikan dengan selalu menawarkan promo dengan mudah ke konsumen kapan saja.
  • Rincian Produk: tampilkan semua kelebihan produk Anda dengan fitur ini untuk menarik minat belanja konsumen.
  • Keranjang Belanja: keranjang virtual yang bisa memuat hingga ratusan produk sekaligus. Konsumen Anda dapat lebih nyaman karena tidak perlu check out produk 1 demi 1.
  • Kategori Produk dan Search (Pencarian): membantu konsumen menemukan produk impian dengan mudah dan cepat.

Dan masih banyak lagi fitur menarik yang bisa Anda tambahkan ke aplikasi sesuai keinginan!

Yuk tunggu apa lagi, segera kontak APPKEY sekarang di https://appshop.co.id/appshopping/ dan dapatkan lebih banyak promo menarik lainnya yang sudah menanti Anda. Sampai jumpa lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing


Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

7 Dasar Belajar Komputer dengan Cepat Untuk Pemula

Apakah Anda ingin belajar komputer? Rasanya agak ketinggalan jika kita belum menguasai komputer di era modern yang serba digital...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya