Media Bisnis Online | by APPKEY

Blog Bisnis Ikuti 8 Kebiasaan Digital Simpel Ini untuk Menyukseskan Branding...

Ikuti 8 Kebiasaan Digital Simpel Ini untuk Menyukseskan Branding B2B Anda

-

Menjalankan branding B2B sejatinya tidak sulit. Melakukan branding adalah hal penting dalam setiap jenis bisnis, termasuk untuk Anda yang saat ini tengah mengelola B2B marketing. Pasalnya, branding akan membangun bisnis B2B Anda menjadi lebih terkenal, unggul dalam persaingan, dan bisa menjaring lebih banyak calon konsumen serta memperoleh keuntungan bisnis.

Namun sayangnya, membangun branding ke sesama perusahaan tampak agak lebih sulit dibandingkan ketika Anda membranding diri ke hadapan konsumen akhir perorangan (masyarakat biasa). Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat melakukan B2B marketing, lantas, darimana Anda sebaiknya memulai?

Anda tidak perlu bingung lagi, sebab Anda sudah menemukan jawabannya pada artikel ini! Kali ini, kami akan membagi rahasia mudah melakukan branding B2B dengan mempraktikkan 8 kebiasaan digital marketing strategy simpel disertai rekomendasi sejumlah aplikasi pendukung B2B marketing. Penasaran? Ayo langsung kita simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Artikel terkait  Cara Jadi Reseller Baju dan Bisnis Online Tanpa Modal!

8 Kebiasaan Digital yang Wajib Anda Miliki untuk Meningkatkan Branding B2B

b2b-1

Selama ini, ada banyak sekali orang yang keliru memandang cara kerja dari digital marketing strategy. Banyak masyarakat meyakini bahwa kesuksesan berbisnis datang dari keterampilan, pengetahuan dan gelar pendidikan, modal atau ide-ide brilian yang dimiliki oleh seseorang. Padahal aslinya belumlah tentu demikian.

Nyatanya, ada kesuksesan bisnis yang bisa diraih sesederhana Anda memiliki kebiasaan yang baik dalam berbisnis. Orang-orang dengan kebiasaan baik dalam berbisnis faktanya dapat mengalahkan orang-orang genius yang mempunyai banyak ide kreatif dalam dunia usaha.

Hal ini dikarenakan mereka yang mempunyai kebiasaan bisnis lebih tahu bagaimana caranya mengelola sebuah ide supaya bisa menghasilkan keuntungan secara efektif. Sementara orang genius dengan ide bisnis brilian bisa jadi kebingungan saat merealisasikan idenya, sebab dia tidak punya gambaran bagaimana caranya mengelola sebuah usaha.

Membangun sebuah kebiasaan baik dalam berbisnis juga tidak sulit, mengingat bisnis adalah sebuah aktivitas yang dilakukan terus-menerus setiap hari. Mempunyai suatu kebiasaan baik dalam berbisnis juga dapat memberi dampak baik pada branding B2B Anda, lho. Sebagai permulaan menuju branding B2B yang lebih efektif dan sukses, Anda bisa mempraktekkan 8 kebiasaan digital marketing strategy berikut ini:

1. Biasakan Mengecek Update Isu dan Trending Topik Setiap Hari

b2b-2

Sekarang ini kita sudah hidup di zaman persaingan digital marketing. Bahkan untuk bisnis B2B pun, banyak perusahaan mencoba melakukan branding menggunakan tools-tools digital. Anda pun bisa menempuh jalur yang sama dan mencoba menghadirkan aneka konten marketing yang memberi dampak positif bagi calon klien.

Bagaimana caranya membangun konten yang baik seperti itu? Jawabannya ternyata mudah sekali, Anda cukup membiasakan diri untuk mengecek aneka update isu dan trending topik setiap hari!

Banyak inovasi layanan dan ide konten marketing menarik bisa didapatkan dengan selalu up-to-date dengan perkembangan trend di masyarakat. Seperti yang Anda telah pahami, masyarakat selalu memiliki pandangan, trend dan permasalahan yang berubah-ubah. Jadi, cara terbaik untuk selalu mengetahui persis hal yang diinginkan oleh masyarakat adalah dengan mengikuti trend hari ini.

Berkat bantuan teknologi pun, kini kita bisa mengecek aneka trend dengan mudah via smartphone saja. Anda bisa mencoba beberapa aplikasi yang bermanfaat, seperti:

  • Google Trends: bermanfaat untuk mengecek trend penelusuran Google.
  • Twitter dan Facebook: mempunyai fitur khusus bernama “trending topic” yang berisi perbincangan hangat dari warganet secara real-time.
  • BuzzSumo dan AllTop: untuk mengetahui topik, trend, berita dan headline mana yang sukses mendapatkan engagement terbanyak.

Namun jangan lupa untuk menyesuaikan topik bahasan trend dengan niche atau domain utama bisnis Anda supaya pembahasan yang disajikan tidak keluar jalur. Cara-caranya adalah:

  • Memfollow akun-akun medsos influencer yang berkecimpung di niche yang sama dengan Anda.
  • Subscribe blog atau website lainnya yang membahas topik seputar industri bisnis Anda.
  • Ikuti komunitas/grup online di mana ada banyak pakar/ahli dari niche bisnis Anda yang rajin membagikan ilmunya.

2. Awali Hari dengan Rencana Bisnis

Kunci utama kesuksesan branding B2B adalah perubahan mindset. Kemudian, cara termudah untuk mengubah mindset tersebut adalah dengan membiasakan mengawali hari dengan rencana bisnis untuk waktu ke depan.

Mungkin Anda pernah merasa bahwa proses dan waktu dalam pengelolaan usaha B2B Anda berjalan dengan tidak teratur. Di satu hari, Anda bisa pergi ke kantor dan pulang sesuai jam operasional. Namun di lain waktu, Anda tiba-tiba memiliki lebih banyak pekerjaan sehingga harus lembur.

Kenyataannya, bekerja lembur tidak terbukti efektif dalam mencapai target branding atau bisnis. Justru sebaliknya, jam kerja lembur menandakan bahwa ada yang salah dengan manajemen waktu kerja Anda.

Oleh sebab itulah, sangat penting untuk Anda selalu mengawali hari dengan rencana-rencana pekerjaan yang hendak digarap hari itu. Cobalah untuk membuat rencana tugas harian, mingguan atau bulanan supaya jam kerja dapat berjalan baik dan tidak melebihi batas. Untuk mempermudah, gunakanlah beberapa app produktivitas seperti:

  • To Do List: membantu membuat daftar pekerjaan harian dan dilengkapi fitur penanda tugas selesai serta alarm.
  • Google Calendar
  • TickTick: ToDo List Planner and Reminder
  • Productive – Habit Tracker, dan masih banyak lagi

3. Cek Kabar dari Kompetitor

Selalu cari tahu kabar dari kompetitor Anda setiap hari. Ya, Anda tidak salah membaca kalimat tersebut. Trik sukses bersaing dalam dunia bisnis dan branding B2B adalah dengan mengecek situasi dan kondisi dari para pesaing.

Mengapa? Alasannya sederhana: untuk bisa memenangkan persaingan bisnis, Anda harus selalu melihat sudah sejauh mana perkembangan dari lawan usaha Anda. Dengan selalu melihat usaha-usaha kreatif mereka, Anda pun dapat terdorong untuk terus memaksimalkan usaha dan kreativitas bisnis sendiri agar tak ketinggalan.

Mengecek performa kompetitor juga bermanfaat untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kelemahan dari produk mereka. Sehingga, Anda bisa memanfaatkan celah peluang yang ada untuk berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang baru. Menjadikan aktivitas mengecek kompetitor sebagai kebiasaan dapat pula mempermudah Anda untuk menyaingi tingkat engagement yang mereka peroleh setiap hari.

Untuk mengecek kabar kompetitor ini, Anda bisa melakukannya semudah dengan mengunjungi website atau media sosial mereka (semisal Facebook, Instagram dan Twitter) setiap hari selama beberapa menit. Cari tahu isi postingan terbaru mereka, perhatikan apakah mereka menghadirkan fitur baru dalam servis, dan seterusnya.

Artikel terkait  Feedback Adalah : Mengapa Feedback Penting Dalam Proses Komunikasi Bisnis

4. Bangun Hubungan Dekat dengan Komunitas Bisnis Anda

Ketika hampir semua saran dan tips sukses berbisnis menyarankan Anda untuk mengurangi waktu bermain-main di media sosial, maka hal sebaliknya berlaku untuk menyukseskan branding B2B. Tumbuhkan kebiasaan menggunakan media sosial untuk branding B2B yang lebih baik.

Langkah ini juga bermanfaat untuk mendekatkan brand dengan perusahaan-perusahaan calon konsumen yang tergabung sebagai member komunitas bisnis. Nantinya, brand Anda berkesempatan lebih besar untuk diingat dan dipilih oleh mereka ketika membutuhkan sebuah produk/jasa.

Beberapa cara mudah untuk membangun hubungan dekat dengan komunitas bisnis adalah:

  • Balas semua komentar atau tanggapan dari komunitas di akun media sosial Anda.
  • Selalu cek inbox mail dan berikan balasan kepada e-mail konsumen.
  • Berkunjunglah ke akun influencer yang Anda ikuti lalu berikan like, share dan juga komentar.
  • Berikan credit dengan cara menghubungi pemilik konten atau men-tag username akun mereka jika Anda mengutip dan membagikan sebuah informasi.
  • Selalu tanggapi semua kritik dan saran yang diberikan konsumen.
  • Rajin-rajin mengucapkan terima kasih kepada followers yang membagikan konten Anda.

5. Berkoordinasi dengan Tim

Dalam dunia bisnis, apalagi bisnis B2B, sudah tentu Anda tidak akan bekerja seorang diri. Membina hubungan kerja yang baik dengan rekan-rekan perusahaan jelas memberikan dampak positif dimana pekerjaan terasa lebih ringan, efisien, hemat biaya, dan berlangsung dengan baik. Jadi, wajib bagi Anda untuk menumbuhkan kebiasaan kerjasama dan koordinasi yang baik sesama rekan kerja.

Kebiasaan kerjasama dapat ditumbuhkan semudah selalu mengecek kabar dari setiap anggota kerja, berkomunikasi, dan berdiskusi terkait progress masing-masing. Perusahaan yang mempunyai kebiasaan berdiskusi dan berkoordinasi secara harian pun cenderung tidak lagi membutuhkan sesi meeting khusus yang melelahkan dan buang-buang waktu.

Untuk mempermudah koordinasi antar rekan kerja, Anda bisa memanfaatkan sejumlah aplikasi canggih seperti:

  • WebEx, Zoom Meeting, Google Meet: aplikasi teleconference untuk berdiskusi seminar jarak jauh.
  • Trello: membantu membagi jobdesc untuk setiap kru dan melacak progress masing-masing project.
  • Telegram dan WhatsApp: aplikasi komunikasi personal dan grup untuk berdiskusi via chatting atau telepon.

Artikel terkait  Apa Itu Lean Startup? Definisi, Keunggulan dan Cara Memulai

6. Daur Ulang Konten Lama

Supaya konten-konten marketing Anda selalu relevan dengan perkembangan zaman, maka sudah pasti Anda akan dituntut untuk membuat konten baru setiap hari. Konten-konten baru ini haruslah memuat aneka topik segar yang disesuaikan dengan isu terhangat agar menarik untuk dibaca.

Sayangnya, terdapat kelemahan besar dari sistem penyajian konten baru di setiap harinya, seperti merasa stuck alias kehabisan ide untuk diangkat sebagai konten. Guna menyiasatinya, Anda bisa mengelola kembali konten-konten lama alias mendaur ulang dengan aneka sentuhan baru!

Cobalah untuk membiasakan mengecek kembali konten-konten lama dan melihatnya dari perspektif yang berbeda. Apakah masih ada sub-bahasan relevan yang bisa dikembangkan dari topik konten lama Anda? Atau, adakah topik dari konten lama yang bisa dikaitkan dengan trend baru masa kini? Mungkinkah Anda sekarang punya ide dan inovasi baru untuk ditambahkan pada bahasan konten lama?

Beberapa aplikasi yang bisa mempermudah Anda membuat konten berkualitas adalah:

  • Social Media Post Maker, Planner, Graphic Design
  • Writer Plus (Write On the Go)
  • Editor Photo dan Video

7. Lakukan Bersih-Bersih File selama 20 Menit

Tak melulu soal melakukan inovasi dan mengagas ide, melakukan “bersih-bersih” file lama dan item-item dari bisnis yang sudah tak terpakai juga harus dibiasakan dalam aktivitas sehari-hari.

Selama mengelola bisnis B2B, tentunya Anda telah menerima atau menciptakan banyak file dari waktu ke waktu. Mulai dari sekarang, coba untuk biasakan meluangkan waktu selama 20 menit saja untuk mengamati kembali keadaan di sekitar Anda. Tidak hanya di areal kantor Anda saja, tetapi juga pada komputer atau perangkat lain yang Anda pakai untuk bekerja. Apakah ada banyak e-mail, file foto, dokumen atau video yang sudah tidak penting lagi dan belum dihapus? Atau, adakah subscription atau app yang tidak lagi berguna tetapi masih Anda jalankan sampai hari ini?

Membiasakan diri melakukan bersih-bersih item tak terpakai masih jarang dilakukan oleh para pebisnis. Padahal, kebiasaan menimbun hal-hal yang tak perlu hanya akan memberikan dampak negatif untuk produktivitas bisnis Anda.

8. Cek Data Perusahaan Secara Berkala

Terakhir, budayakan untuk selalu mengecek data milik perusahaan sendiri secara berkala. Hal ini penting karena selama bisnis berjalan, Anda dan tim pasti melakukan perubahan dan update di sana-sini yang berakibat pada perubahan data. Selama bisnis Anda masih melakukan banyak perubahan, baik sekecil apapun, maka Anda wajib untuk melakukan sinkronisasi data agar perusahaan dapat berjalan dengan baik.

Sinkronisasi data juga amat berpengaruh terhadap branding B2B Anda, lho! Jika calon konsumen mendapati perbedaan antara data yang dipromosikan dengan kondisi kenyataan, maka mereka akan serta-merta mengira Anda mencoba melakukan praktik penipuan. Tentunya Anda tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Supaya lebih mudah, Anda bisa memantau serta menyinkronkan data memakai beberapa app seperti:

  • Google Analytics: membantu memantau performa bisnis secara keseluruhan
  • Autosync for Google Drive
  • Sync Tile, dan lain-lain

Demikianlah 8 kebiasaan positif yang wajib dikuasai untuk mempermudah mengelola bisnis sekaligus membranding usaha B2B Anda. Bagaimana? Sudah siap untuk memulai hari baru dengan kebiasaan berbisnis yang lebih baik?

Selamat mencoba dan janganlah takut untuk gagal! Kalau pun menemukan masalah dalam pengelolaan bisnis B2B, Anda bisa langsung mendapatkan solusi terbaik dari APPKEY!

APPKEY menyediakan layanan jasa pengembangan web dan aplikasi termurah se-Indonesia. Selain itu, APPKEY juga menaungi jasa layanan pemasaran digital untuk bisnis B2B yang sudah teruji dan banyak memperoleh testimoni berkualitas.

Tim APPKEY siap membantu mendukung bisnis B2B Anda secara menyeluruh, mulai dari merancang strategi terbaik, solusi permasalahan, hingga membimbing Anda mendapatkan target bisnis yang diharapkan. Semuanya terjamin 100%!

Tunggu apa lagi? Segera hubungi APPKEY hanya di https://appkey.co.id/ untuk langsung mendapatkan layanan konsultasi dan pengembangan software bisnis lainnya sesuai kebutuhan Anda. Sampai jumpa!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Tahapan Produksi | Indikator Keberhasilan

Dalam dunia bisnis, produksi adalah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya produksi, lalu bagaimana produk akan ada? Seorang pengusaha...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya